Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menunjukkan pendekatan yang tidak biasa dibandingkan pendahulunya.
Juru taktik asal Inggris tersebut memilih turun langsung ke lapangan dengan mendatangi sesi latihan klub-klub peserta Super League 2025/2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Herdman dalam memantau langsung kualitas pemain yang berpotensi dipanggil memperkuat Tim Merah Putih.
Menurut Herdman, menilai pemain hanya melalui tayangan pertandingan di televisi belum cukup.
Ia menilai perlu pemahaman yang lebih mendalam terkait karakter, etos kerja, serta perkembangan setiap pemain, khususnya mereka yang kerap membela Timnas Indonesia.
Pelatih berusia 50 tahun itu ingin mengenal pemain secara lebih personal sebelum menentukan pilihan.
Sudah Kunjungi Tiga Klub Super League
Hingga saat ini, Herdman telah melakukan kunjungan ke tiga klub Super League 2025/2026. Klub-klub tersebut adalah Bali United, Persita Tangerang, dan Persija Jakarta.
Sebelum hadir di sesi latihan, Herdman terlebih dahulu meminta izin kepada manajemen masing-masing klub.
Ia juga melakukan diskusi dengan jajaran pelatih dan ofisial untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai kondisi dan perkembangan pemain.
Ya, tentu saja. Saya sebelumnya juga ke Bali United dan berbicara dengan manajer mereka. Di Persita, saya juga berdiskusi dengan para ofisial di sana. Penting bagi saya untuk berbicara dengan banyak pihak,”
kata John Herdman.
Fokus Cari Pemain Muda Potensial
Setiap menghadiri sesi latihan, Herdman mengaku selalu mengajukan pertanyaan serupa kepada pelatih klub.
Ia ingin mengetahui pemain-pemain muda yang dinilai memiliki potensi nyata untuk tampil di level internasional.
Saya bertanya pemain muda mana di liga ini yang benar-benar menunjukkan potensi nyata dan mampu mengekspresikan diri di level yang membuat mereka layak dipertimbangkan untuk masuk timnas Indonesia,”
ungkap John Herdman.
Bagi Herdman, pandangan dan informasi dari pelatih klub merupakan elemen krusial dalam proses seleksi pemain.
Pengetahuan tentang pemain lokal dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun kekuatan Timnas Indonesia ke depan.
Pengetahuan pemain lokal itu sangat penting. Para pelatih dan ofisial harus tahu bahwa masukan mereka sangat dihargai,”
tegasnya.
Ambil Keputusan
Herdman menegaskan dirinya tidak ingin gegabah dalam menentukan pemain yang akan dipanggil ke Timnas Indonesia. Untuk saat ini, ia memilih mengumpulkan sebanyak mungkin masukan dari berbagai pihak.
Keputusan besar akan diambil setelah proses pemantauan dan evaluasi dirasa cukup matang.
Untuk sementara waktu, saya akan mendengarkan sebanyak mungkin pendapat. Pada waktu yang tepat, saya akan menutup fase itu dan siap mengambil keputusan-keputusan besar,”
tambahnya

