Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Simon Tahamata Soroti Mental Pemain Usai Timnas U-17 Tumbang 2 Kali
Olahraga

Simon Tahamata Soroti Mental Pemain Usai Timnas U-17 Tumbang 2 Kali

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Februari 14, 2026 1:42 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Kepala Pemandu Bakat (Head of Scouting) Timnas Indonesia, Simon Tahamata
Kepala Pemandu Bakat (Head of Scouting) Timnas Indonesia, Simon Tahamata (Foto: Instagram Simon Tahamata)
SHARE

Kepala Pemandu Bakat (Head of Scouting) Timnas Indonesia, Simon Tahamata, menyampaikan evaluasi tegas kepada para pemain muda setelah Timnas U-17 Indonesia menelan dua kekalahan beruntun dalam laga uji coba melawan China.

Daftar isi Konten
  • Perkembangan Positif di Laga Kedua
  • Jangan Takut Satu Lawan Satu

Dua pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada 8 dan 11 Februari 2026. Pada laga pertama, Garuda Asia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 0-7.

Dalam pertandingan pertama, skuad asuhan Nova Arianto kebobolan empat gol di babak pertama. Situasi semakin sulit di babak kedua karena tim kesulitan mengembangkan permainan dan kembali kebobolan tiga gol tambahan.

Pertandingan pertama tidak bagus,”

ujar Simon Tahamata kepada awak media di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat 13 Februari 2026.

Menurutnya, permainan tim saat itu belum berjalan sesuai rencana, baik dari segi organisasi permainan maupun mental bertanding.

Perkembangan Positif di Laga Kedua

Meski kembali kalah pada laga kedua dengan skor 2-3, Simon melihat adanya peningkatan signifikan dalam performa tim.

Pada pertandingan tersebut, Timnas U-17 Indonesia mampu memberikan perlawanan sengit dan bahkan sempat menyamakan kedudukan sebelum akhirnya kebobolan di masa injury time.

Yang kedua saya senang. Apa yang Coach Nova sampaikan untuk mereka, itu pemain bisa jalankan. Tidak usah khawatir, nanti bisa bagus,”

kata Simon Tahamata.

Legenda AFC Ajax itu mengakui sempat terkejut dengan kualitas permainan lawan, namun ia menegaskan bahwa China memang memiliki tim yang solid.

Ya. Anda jangan lupa, Cina punya keseblasan paling bagus. Mereka bisa kontrol (permainan). Dan apa yang Coach Nova sampaikan kepada mereka, semua terjadi. Hasilnya bagus, kan. Sekarang memang harus dikejar terus,”

ucapnya.

Jangan Takut Satu Lawan Satu

Usai dua kekalahan tersebut, Simon memberikan catatan penting untuk para pemain, khususnya pemain sayap. Ia menilai masih ada rasa ragu saat menghadapi duel satu lawan satu.

Saya bilang, yang penting sekarang pemain yang bermain di sayap kiri atau sayap kanan, harus berani satu lawan satu. Jangan khawatir, berani. Hilang bola di depan, ada sembilan, ada tujuh orang di belakang kamu. Boleh hilang bola. Dan itu musti diajarkan dari situ, kenapa, bagaimana saya kehilangan bola,”

ucap Simon.

Menurut Simon, keberanian dalam duel individu merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas permainan tim, terutama di level internasional.

Sebagai mantan pemain sayap, Simon mencontohkan bagaimana dirinya selalu berani menghadapi lawan secara langsung ketika masih aktif bermain.

Saya sendiri bermain di sayap kiri, kalau di bola saya cari lawan. Saya jarang putar, saya cari lawan. Kamu harus berani. Mereka baru berumur 16. Jangan terlalu menekan mereka. Mereka masih punya waktu,”

pungkasnya.

Tag:Keunggulan LawanPemain MudaSepak BolaSimon TahamataTimnasU-17
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Nasional

Kemenhub Sebut 10 Juta Pemudik Padati Angkutan Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 Lebaran (20 Maret 2026) tercatat mencapai 10.003.583…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read
Juru Bicara (Jubir) Satgas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala.
Nasional

292 Kecelakaan Lalu Lintas Selama Arus Mudik, 8 Orang Meninggal Dunia

Polri mencatat 292 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia hingga luka ringan selama musim mudik Lebaran 2026. Data tersebut berdasarkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 per Minggu, 22 Maret…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Tahanan Rumah Yaqut Cuma Bebani Uang Negara dan Lukai Semangat Antikorupsi

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai pengalihan status penahanan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, yang sebelumnya mejadi…

By
Amin Suciady
Rahmat
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi FIFA
Olahraga

Asosiasi Sepak Bola Israel Dihukum FIFA Rp3,2 Miliar, Kenapa?

FIFA menjatuhkan denda sebesar 150.000 franc Swiss (US$190.700) atau sekitar Rp3,23 miliar…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan
2 hari lalu
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Olahraga

(Part I) FIFA Series 2026: Ajang ‘Hidup-Mati’ Pemain di Tangan Herdman dan Harapan Baru Sepak Bola Indonesia

Di bawah arahan pelatih baru, John Herdman, Timnas Indonesia akan mengikuti turnamen…

hadi-febriansyah-owriteAmin Suciady
By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
3 hari lalu
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman
Olahraga

(Part II) FIFA Series 2026: Ajang ‘Hidup-Mati’ Pemain di Tangan Herdman dan Harapan Baru Sepak Bola Indonesia

Kejutan Daftar Pemain Pengamat lain, Kesit Handoyo, menyebut sebagian besar pemain yang…

hadi-febriansyah-owriteAmin Suciady
By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
3 hari lalu
Ilustrasi Piala Dunia
Olahraga

Drama Piala Dunia 2026: FIFA Tolak Relokasi Laga Iran?

FIFA memberikan indikasi bahwa pertandingan tim nasional Iran di Piala Dunia 2026…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up