Gol tersebut lahir dari bola rebound hasil tembakan Leandro Trossard. Keunggulan ini cukup untuk membawa Arsenal menang agregat 2-1 dan memastikan tiket ke partai puncak.
Arsenal tampil dominan sejak menit awal dengan penguasaan bola yang lebih baik. Sementara Atletico Madrid mengandalkan strategi bertahan dan serangan balik cepat.
Peluang pertama datang dari Atletico melalui kombinasi Giuliano Simeone dan Julian Alvarez, namun belum membuahkan hasil. Arsenal juga mencoba mengancam lewat tembakan jarak jauh Riccardo Calafiori dan Gabriel Magalhaes, tetapi belum tepat sasaran.
Memasuki babak kedua, Atletico meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang berbahaya sempat tercipta, termasuk dari Alexander Sorloth di menit akhir.
Namun, lini pertahanan Arsenal tampil disiplin. Pemain seperti Gabriel Magalhaes dan William Saliba mampu menjaga area pertahanan tetap aman hingga peluit akhir dibunyikan.
Akhir Penantian Panjang The Gunners
Keberhasilan ini mengakhiri penantian panjang Arsenal yang terakhir kali tampil di final Liga Champions pada musim 2005/2006. Saat final tahun tersebut Arsenal harus menelan kekalahan melawan Barcelona.
Kini, skuad asuhan Mikel Arteta kembali memiliki kesempatan untuk meraih trofi paling prestisius di Eropa.
Kemenangan atas Atletico Madrid menjadi bukti konsistensi dan perkembangan Arsenal musim ini. Dengan performa solid dan mental kuat, The Gunners kini hanya tinggal selangkah lagi menuju gelar juara Liga Champions.