Kembalinya Shin Tae-yong ke sepak bola Indonesia mendapat respons positif dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Persija Jakarta, kehadiran pelatih asal Korea Selatan tersebut dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan kompetisi nasional.
Menurut Erick, semakin banyak pelatih berkualitas yang berkarier di Indonesia menjadi indikator bahwa kualitas liga terus bergerak ke arah yang lebih baik.
Erick Thohir menilai perkembangan kompetisi sepak bola Indonesia menunjukkan tren yang positif dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menyebut posisi liga Indonesia di kawasan Asia mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Bagus dong. Karena ranking liga kita itu, kan, naik dari 25 menjadi 16 kalau tidak salah. Target kita kalau bisa 10 besar. Kemarin secara komersial, liga kita sudah ranking satu Asia Tenggara,”
kata Erick Thohir kepada awak media.
Pernyataan tersebut disampaikan Erick Thohir kepada awak media di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 9 Juni 2026, usai Timnas Indonesia meraih kemenangan 1-0 atas Mozambik dalam FIFA Matchday Juni 2026.
Liga Indonesia Ditargetkan Tembus 10 Besar Asia
Erick menegaskan bahwa masuknya pelatih-pelatih berkualitas ke kompetisi domestik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pertandingan dan perkembangan pemain lokal.
Ya jadi makin banyak coach bagus ke liga, kualitas liga makin bagus, mudah-mudahan liga tembus 10 besar. Tentu itu menjadi bagian fundamental pengembangan tim nasional selain, ya, terus kita pacu, U-17 kita, U-19 kita, dan juga grassroots kita yang sekarang terus kita dorong,”
ucap Erick Thohir.
Menurutnya, kemajuan liga harus berjalan beriringan dengan pembinaan pemain usia muda agar ekosistem sepak bola nasional semakin kuat.
Persija Jakarta secara resmi memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Senin 8 Juni 2026.
Penunjukan ini menjadi babak baru dalam perjalanan karier Shin Tae-yong di Indonesia setelah sebelumnya mengakhiri masa tugasnya bersama Timnas Indonesia pada Januari 2025.
Perjalanan Karier Shin Tae-yong Setelah Tinggalkan Timnas Indonesia
Usai berpisah dengan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sempat mengisi sejumlah posisi penting di Korea Selatan.
Kariernya berlanjut sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) selama 11 bulan. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Director of Football di Seongnam FC selama empat bulan.
Sebelum menerima tawaran Persija Jakarta, Shin juga sempat menangani Ulsan HD. Dalam 10 pertandingan bersama klub tersebut, ia mencatatkan dua kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan.
Meski tidak berhasil mempersembahkan gelar juara, Shin Tae-yong meninggalkan sejumlah pencapaian penting selama lima tahun menangani Timnas Indonesia.
Beberapa prestasi yang berhasil diraih antara lain meloloskan tiga kelompok usia Timnas Indonesia ke Piala Asia, membawa Timnas Indonesia mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023.
Selain itu, STY juga mengantar Timnas U-23 finis di peringkat keempat Piala Asia U-23 2024, Membawa Indonesia lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 serta Piala Asia 2027, dan meningkatkan peringkat FIFA Indonesia dari posisi 173 menjadi 129 dunia.
Selama menukangi Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memimpin 57 pertandingan dengan catatan 26 kemenangan, 14 hasil imbang, dan 17 kekalahan.
Tak hanya menangani tim senior, pelatih berusia 55 tahun tersebut juga berperan dalam pengembangan Timnas Indonesia U-19, U-20, dan U-23 sebagai bagian dari proyek jangka panjang sepak bola nasional.

