Lini belakang Persija yang sebelumnya mampu menjaga keunggulan akhirnya kebobolan setelah Balsa Sekulic mencetak gol untuk membuat skor berubah menjadi 1-1.
Persib kemudian semakin berbahaya setelah pelatih Igor Tolic melakukan perubahan di lini tengah. Luka Menalo dimasukkan pada babak kedua untuk menggantikan Mariano Peralta.
Masuknya gelandang asal Bosnia Herzegovina tersebut langsung memberikan energi baru bagi Maung Bandung. Menalo beberapa kali mampu menciptakan peluang yang mengancam pertahanan Persija.
Setidaknya dua peluang emas berhasil didapat Menalo. Namun, semuanya belum berujung gol.
Salah satu peluang terbaiknya terjadi ketika Menalo melepaskan sundulan yang mengarah ke gawang Persija. Kiper Nadeo Argawinata tampil sigap dan melakukan penyelamatan krusial untuk menggagalkan peluang tersebut.
Di sisi lain, Igor Tolic juga menarik Thom Haye dan Mariano Peralta karena permainan keduanya dinilai belum berkembang. Kehadiran Menalo sempat membuat Persib terlihat lebih agresif dalam memburu gol kedua.
Pertandingan pun terlihat akan berakhir dengan skor imbang 1-1. Namun, Persija justru menghadirkan kejutan pada akhir masa tambahan waktu.
Stjepan Loncar mengirimkan umpan dari sisi kiri. Ivan Mamut bergerak menyambut bola tersebut dan melepaskan sundulan.
Bola pun meluncur masuk ke gawang Persib yang dijaga Teja Paku Alam. Persija kembali unggul 2-1 ketika laga berada di penghujung tambahan waktu.
Gol tersebut sekaligus mengubah suasana SUGBK yang sempat terdiam setelah Persib menyamakan kedudukan.
Sorak-sorai pendukung Persija kembali pecah. Ivan Mamut pun menjadi sosok yang paling disorot setelah sundulannya memastikan kemenangan dramatis Macan Kemayoran dalam El Clasico Indonesia.
Kemenangan tersebut menjadi penutup sempurna bagi Persija yang akhirnya mampu mengakhiri rekor buruk saat menghadapi Persib.