Timnas Indonesia kini punya pilihan seragam alternatif setelah Kelme, apparel asal Spanyol yang jadi sponsor memperkenalkan jersey ketiga terbaru pada Kamis 17 September 2026.
Seragam anyar itu hadir dengan warna biru muda yang menjadi pembeda dari jersey kandang dan tandang Timnas Indonesia. Pada bagian depan, ada motif bunga melati yang ditata secara vertikal sehingga memberikan identitas khas Indonesia.
Peluncuran jersey ketiga ini dilakukan jelang bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen itu akan berlangsung di Indonesia pada 24 September hingga 5 Oktober 2026 dengan Jakarta dan Bandung sebagai kota penyelenggara pertandingan.
Filosofi Jersey
Dalam merancang jersey terbaru Timnas Indonesia, Kelme memasukkan elemen laut sebagai salah satu inspirasi utama. Konsep itu berkaitan erat dengan karakter Indonesia sebagai negara kepulauan. Laut dipandang sebagai simbol yang menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia.
Sementara itu, warna biru muda pada jersey memiliki makna kepercayaan dan harmoni. Identitas nasional kemudian diperkuat melalui penggunaan motif bunga melati yang dikenal sebagai salah satu simbol nasional Indonesia.
Menariknya, Kelme tak menggunakan bentuk bunga melati yang telah mekar. Motif yang ditampilkan justru berupa kuncup melati.
Kuncup tersebut menggambarkan proses pertumbuhan. Filosofi ini kemudian diselaraskan dengan perjalanan sepak bola Indonesia yang masih terus berkembang untuk mencapai prestasi yang lebih besar.
Melalui peluncuran jersey ketiga ini, kami mengangkat dua elemen yang menjadi representasi semangat Kelme bersama Timnas Indonesia,”
kata International Sales Director Kelme, Violet Wu, dalam keterangannya, Jumat, 18 September 2026.
Dia menjelaskan kombinasi unsur desain kuncup bunga melati sebagai puspa bangsa yang mewakili kesucian dan kemurnian.
Sekaligus juga menggambarkan progres akan kuncup bunga hingga menjadi bunga melati. Hal tersebut selaras dengan semangat ber-progress atau resilience Kelme untuk dapat tumbuh kembang bersama dengan Timnas Indonesia,”
lanjut Violet.
Dua Pilihan Jersey
Dari segi bahan, Kelme menyediakan jersey ketiga Timnas Indonesia dalam dua versi, yakni Player Issue dan Replica Issue. Keduanya menggunakan material jacquard dinamis yang dirancang agar tetap ringan ketika dikenakan. Bahan tersebut juga punya kemampuan sirkulasi udara serta cepat kering.
Pemilihan material itu disesuaikan dengan karakter cuaca Indonesia yang umumnya panas dan memiliki kelembapan tinggi. Pun, untuk versi Player Issue, Kelme memberikan teknologi tambahan berupa K-TechFit dan DrySport+ Fabric.
Teknologi tersebut dirancang untuk membantu mempertahankan stabilitas material, mendukung sirkulasi udara, sekaligus mempercepat proses penyerapan keringat ketika jersey digunakan untuk aktivitas fisik.
Jersey ketiga Timnas Indonesia juga ditawarkan dengan dua model kerah, yaitu v-neck dan polo collar. Konsep desainnya tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan bertanding. Kelme juga membuat seragam tersebut agar tetap cocok digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Selain karena unsur kebangsaan yang tersemat dalam desain jersey ketiga, Kelme juga mendesain jersey ketiga ini untuk dapat digunakan sehari-hari oleh seluruh penggemar yang dapat tetap menunjukkan unsur secara modern dan muda,”
ujar Violet.
Harga Jersey Ketiga
Kelme membanderol jersey ketiga Timnas Indonesia Player Issue lengan pendek dengan harga Rp1.449.000. Pembelian versi Player Issue tersebut sudah termasuk exclusive box.
Sementara itu, Replica Issue lengan pendek ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau, yakni Rp749.000. Versi Replica tidak mendapatkan exclusive box. Kedua varian tersebut mulai tersedia untuk dibeli pada 17 September 2026.
Para penggemar Timnas Indonesia dapat memperoleh jersey ketiga terbaru tersebut melalui Kelme Pop Up Store yang berada di FX Sudirman dan Paskal 23 Bandung.
Selain itu, pembelian juga tersedia melalui situs resmi Kelme Indonesia serta official marketplace Kelme Indonesia. Dengan hadirnya jersey ketiga ini, penggemar memiliki pilihan seragam baru yang menggabungkan identitas Indonesia dengan konsep modern dari Kelme menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.






