Asian Games 2026 resmi digelar di Aichi-Nagoya, Jepang, mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026. Ajang olahraga terbesar di Asia ini diikuti 45 negara yang mempertandingkan 43 cabang olahraga dengan 469 nomor perebutan medali.
Salah satu yang menarik perhatian adalah hadirnya lima olahraga yang untuk pertama kalinya masuk dalam program Asian Games, yaitu mixed martial arts (MMA), padel, surfing, teqball, dan virtual taekwondo.
Dilansir dari Olympic Council of Asia (OCA), Selasa, 22 September 2026, Asian Games Aichi-Nagoya 2026 jadi edisi ke-20 dan berlangsung di sejumlah venue di Jepang. Penambahan lima olahraga itu membuat program pertandingan semakin beragam mulai dari olahraga bela diri, raket, olahraga air, hingga cabang olahraga virtual.
Kiprah Indonesia
Indonesia juga ikut ambil bagian dalam sejumlah olahraga baru tersebut. Berdasarkan daftar kontingen yang dirilis pada Agustus 2026, Indonesia mengirim atlet untuk mengikuti MMA, padel, surfing, teqball, dan virtual taekwondo.
Dari teqball, Sumaya meraih medali perak nomor tunggal putri. Sementara, Yoga Ardika Putra membawa pulang perunggu dari nomor tunggal putra. Kemudian, Vallensia Fahira Hotmauli menyumbangkan perunggu dari MMA kelas modern putri -54 kilogram.
Dengan demikian, tiga dari lima olahraga baru itu sudah memberikan medali bagi Indonesia pada awal penyelenggaraan Asian Games 2026.
Lima Olahraga Baru
Asian Games 2026 punya sesuatu yang berbeda. Kehadiran lima olahraga tersebut membuat Asian Games 2026 memiliki pertandingan dengan karakter yang cukup beragam. Berikut lima olahraga baru yang debut di Asian Games 2026.
Mixed Martial Arts (MMA)
Mixed Martial Arts atau MMA mempertandingkan pertarungan yang menggabungkan berbagai teknik bela diri. MMA untuk pertama kalinya hadir dalam sejarah Asian Games.
Indonesia jadi salah satu negara yang ikut bertanding di cabang ini. Hasilnya, Vallensia Fahira Hotmauli berhasil meraih medali perunggu pada nomor modern putri kelas 54 kilogram setelah tampil di babak semifinal pada 21 September 2026.
Padel
Sekilas, olahraga ini terlihat seperti perpaduan tenis dan squash karena dimainkan menggunakan raket. Namun, dalam olahraga ini, area pertandingan di lapangan dikelilingi dinding kaca dan jaring.
Indonesia turut mengirimkan dua pasangan atlet untuk debut padel di Asian Games. Mereka turun pada nomor ganda putra dan ganda putri.
Surfing
Berbeda dari empat olahraga lainnya, surfing bawa pertandingan Asian Games ke kawasan pantai. Surfing akan jalani debut Asian Games di Pacific Long Beach, Tahara, Prefektur Aichi. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 25–28 September.
Penilaian pertimbangkan tingkat kesulitan dan kreativitas manuver, kecepatan, kekuatan, serta dinamika gerakan. Dua ombak dengan skor terbaik akan menjadi dasar penentuan peringkat.
Teqball
Olahraga ini menggabungkan keterampilan sepak bola dengan bentuk permainan yang menyerupai tenis meja. Permainannya dilakukan menggunakan meja melengkung.
Atlet harus mengembalikan bola menggunakan bagian tubuh selain tangan dan berusaha membuat lawan gagal mengembalikannya.
Pada debutnya, Indonesia langsung mendapatkan dua medali. Sumaya berhasil meraih perak nomor tunggal putri setelah kalah dari wakil Myanmar Khin Hnin Wai pada pertandingan final. Sementara itu, Yoga Ardika Putra meraih perunggu nomor tunggal putra.
Virtual Taekwondo
Virtual Taekwondo menjadi olahraga baru yang paling berbeda dari cabang lainnya karena memadukan bela diri dengan teknologi virtual reality (VR).
Jika taekwondo konvensional pertemukan dua atlet secara langsung di arena, Virtual Taekwondo memungkinkan atlet melakukan simulasi pertarungan dalam lingkungan virtual tanpa kontak fisik langsung.
Olahraga Digital
Kehadiran Virtual Taekwondo membuat Asian Games 2026 tidak hanya menghadirkan olahraga tradisional. Namun, juga perlihatkan teknologi mulai digunakan dalam pertandingan olahraga.
Penggunaan virtual reality dan teknologi pelacakan gerak jadi salah satu inovasi yang membedakan cabang ini dari taekwondo konvensional.
Bersama MMA, padel, surfing, dan teqball, Virtual Taekwondo menjadi bagian dari lima olahraga yang untuk pertama kalinya hadir di Asian Games. Kehadiran cabang-cabang baru tersebut memberikan warna berbeda dalam penyelenggaraan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.






