Timnas Indonesia diperkirakan mengandalkan formasi 3-4-2-1 dalam kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih John Herdman telah memilih 23 pemain untuk perkuat skuad Garuda dalam upaya mengejar trofi pada edisi perdana turnamen tersebut.

Indonesia dapat keuntungan dengan berstatus sebagai salah satu tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Kompetisi ini menggunakan format dua grup yang diisi negara-negara Asia Tenggara serta tim undangan dari kawasan Asia lainnya.

Timnas Indonesia menempati Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan grup akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Sementara itu, Grup B dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Pertandingan untuk grup tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Perjalanan Timnas Indonesia akan dimulai dengan menghadapi Singapura pada Jumat 25 September 2026. Setelah itu, Garuda dijadwalkan melawan Malaysia pada Senin 28 September 2026. Lalu, laga terakhir fase grup kontra Bangladesh pada Kamis 1 Oktober 2026.

FIFA ASEAN Cup 2026 jadi kesempatan bagi John Herdman untuk bawa Timnas Indonesia meraih trofi. Target itu jadi penting setelah skuad Garuda sebelumnya gagal melangkah ke semifinal Piala AFF 2026.

Persaingan di turnamen ini juga membuat setiap pertandingan fase grup jadi krusial. Indonesia harus finis sebagai juara Grup A untuk mengamankan tiket ke partai final.

Pasalnya, format FIFA ASEAN Cup 2026 hanya mempertemukan juara Grup A dan juara Grup B di laga puncak. Artinya, tak ada ruang bagi Indonesia untuk kehilangan banyak poin sejak pertandingan pertama.

Prediksi Formasi 3-4-2-1

John Herdman berpotensi menggunakan skema tiga bek dengan Emil Audero sebagai penjaga gawang. Pengalaman Audero di kompetisi Eropa menjadi salah satu faktor yang membuatnya diproyeksikan sebagai pilihan utama di bawah mistar.

Di lini pertahanan, absennya Jay Idzes karena cedera membuat Herdman harus mencari komposisi baru. Elkan Baggott, Rizky Ridho, dan Justin Hubner diprediksi menjadi tiga pemain yang mengisi jantung pertahanan Timnas Indonesia.

Peran wing back juga akan menjadi elemen penting dalam skema 3-4-2-1. Kevin Diks berpeluang menempati sisi kanan. Sementara, Dean James diproyeksikan beroperasi di sektor kiri. Keduanya diharapkan bisa menjalankan tugas bertahan sekaligus aktif membantu serangan.

Untuk sektor tengah, Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk diprediksi menjadi dua pemain yang bertugas menjaga keseimbangan permainan dari Skuad Garuda.

Keduanya bisa berperan dalam memutus serangan lawan sekaligus membantu distribusi bola ketika Indonesia mulai membangun serangan. Kehadiran dua pemain itu akan jadi bagian penting dalam menjaga struktur permainan Garuda.

Di depan mereka, Thom Haye dan Ole Romeny diperkirakan menempati dua posisi di belakang penyerang utama. Keduanya memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang dan memberikan variasi dalam serangan.

Baker Ujung Tombak

Posisi penyerang utama berpotensi ditempati Mitchell Baker. Pemain 19 tahun itu diproyeksikan jadi salah satu tumpuan Timnas Indonesia untuk mengancam pertahanan lawan dan mencetak gol.

Dengan skema itu, Indonesia punya keseimbangan antara kekuatan pertahanan. Selain itu, mobilitas di sisi lapangan, kreativitas lini tengah, serta opsi serangan dari tiga pemain terdepan.

FIFA ASEAN Cup 2026 pun menjadi panggung penting bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan perkembangan mereka. Bermain di hadapan publik sendiri, skuad Garuda akan berusaha memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah untuk mengejar trofi pada turnamen edisi perdana.