Timnas Indonesia harus puas bermain imbang 0-0 saat menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Laga tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin, 28 September 2026.
Hasil tanpa gol tersebut membuat sebagian suporter yang hadir di stadion menunjukkan kekecewaan. Penampilan Skuad Garuda dinilai belum sesuai dengan harapan para pendukung yang memenuhi tribun SUGBK.
Ketidakpuasan suporter kemudian berlanjut setelah pertandingan berakhir. Salah satu nama yang terdengar dalam nyanyian dan teriakan dari tribun adalah mantan pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae-yong alias STY.
Peluit Panjang
Setelah wasit meniup peluit panjang, sejumlah suporter terdengar meneriakkan nama STY. Seruan tersebut tidak hanya terdengar ketika pertandingan baru selesai. Namun, berlanjut hingga para pendukung meninggalkan area stadion.
Pelatih 57 tahun itu kembali dapat sorotan karena kontribusinya selama menangani Timnas Indonesia.
Bahkan, teriakan ‘Shin Tae-yong’ terdengar menggema saat salah satu suporter menyampaikan seruan tersebut di hadapan mantan Ketua Umum PSSI, Mohamad Iriawan alias Iwan Bule yang baru meninggalkan tribun VIP SUGBK.
Eks Kapolda Metro Jaya itu kemudian sempat menghampiri suporter. Ia berusaha menenangkan para pendukung yang masih berada di sekitar stadion untuk menunggu Erick Thohir keluar dari SUGBK.

Dalam momen tersebut, Iwan Bule memberikan respons singkat kepada suporter terkait posisi Ketua Umum PSSI yang saat ini dijabat Erick Thohir.
Ya, sekarang ketumnya kan pak Erick, tunggu saja ya,”
kata Iwan Bule saat bertemu dengan suporter usai laga di SUGBK, Senin, 28 September 2026.
Situasi tersebut menjadi salah satu momen yang menarik perhatian setelah pertandingan Indonesia vs Malaysia berakhir tanpa gol.
Rekam Jejak STY
Seruan nama STY tak terlepas dari catatan yang pernah ditorehkannya selama menangani Timnas Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, skuad Garuda mencatat sejumlah pencapaian penting.
Salah satunya adalah keberhasilan Indonesia lolos ke Piala Asia 2023. Lalu, penampilan ciamik Timnas U-23 yang lolos hingga semifinal Piala Asia U-23 2024 di Qatar.
STY juga membawa Timnas Indonesia melangkah ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pencapaian tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan skuad Garuda di level internasional.
Selain prestasi di kompetisi, STY juga membawa perubahan pada posisi Indonesia di ranking FIFA. Saat mulai menangani Timnas Indonesia, peringkat skuad Garuda berada di posisi 173 dunia. Dalam periode kepemimpinannya, Indonesia kemudian naik hingga menempati peringkat 125 dunia.






