Timnas Indonesia menutup perjalanan di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan spektakuler. Skuad Garuda mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Pertandingan tersebut berlangsung dengan tempo tinggi dan diwarnai hujan gol. Michel Baker tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol dengan mencetak lima gol.

Sementara gol Indonesia lainnya disumbangkan Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.

Namun, perhatian selepas pertandingan bukan hanya tertuju pada skor besar. Sejumlah keputusan wasit juga jadi sorotan dan sempat memicu keributan pada penghujung pertandingan.

John Herdman memilih tak perpanjang pembahasan mengenai keputusan wasit dalam pertandingan tersebut. Pelatih asal Inggris itu menilai performa anak asuhnya jauh lebih layak dapat perhatian setelah mampu melewati laga dengan hasil meyakinkan.

Ya, menurut saya, keputusan wasit malam ini seharusnya bahkan tidak menjadi bagian dari pembicaraan,”

kata John Herdman saat jumpa pers usai laga, Kamis, 1 Oktober 2026.

Alih-alih membahas keputusan pengadil lapangan, Herdman memilih menyoroti karakter yang ditunjukkan para pemain. Menurutnya, skuad Garuda kembali perlihatkan keberanian dan determinasi tinggi.

“Saya pikir kami baru saja menunjukkan penampilan yang benar-benar luar biasa dan penuh keberanian dari tim ini. Ini sudah dua pertandingan berturut-turut,” lanjut Herdman.

Mental Bertarung

Kemenangan besar atas Bangladesh membuat Herdman memberikan pujian kepada seluruh pemain. Ia menilai para penggawa Timnas Indonesia menunjukkan komitmen tinggi untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

Bagi Herdman, pertandingan tersebut bukan hanya soal jumlah gol yang tercipta. Ada semangat bertarung dan keinginan kuat dari para pemain untuk memastikan Indonesia melangkah lebih jauh di turnamen.

Saya sangat bangga dengan para pemain ini. Mereka benar-benar mengerahkan seluruh kemampuan mereka,”

tutur Herdman.

Herdman bahkan menyebut kemenangan atas Bangladesh sebagai salah satu pengalaman yang memiliki arti khusus dalam perjalanan karier kepelatihannya.

Pelatih asal Inggris itu mengaku pernah menangani sejumlah tim yang memiliki kualitas dan pengalaman menarik. Namun, atmosfer pertandingan di SUGBK membuat laga kali ini terasa berbeda.

Saya pernah terlibat dalam beberapa tim yang sangat bagus dan menarik. Tetapi, malam ini terasa sangat spesial. Saya pikir para penggemar yang menyaksikan dan merasakan pertandingan ini akan mengingatnya,”

ujar Herdman.

Kemenangan telak atas Bangladesh memastikan perjalanan Timnas Indonesia berlanjut ke partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026.

Skuad Garuda selanjutnya akan menghadapi Thailand pada pertandingan final. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin, 5 Oktober 2026.

Setelah pesta sembilan gol melawan Bangladesh, Herdman dan para pemain kini harus segera mengalihkan fokus. Waktu pemulihan yang singkat membuat persiapan menuju final menjadi tantangan berikutnya bagi Timnas Indonesia.