Pemain bintang Portugal Cristiano Ronaldo, meninggalkan tempat latihan Portugal pada Kamis, 1 Oktober.

Hal tersebut ia lakukan setelah mengetahui dirinya tidak menjadi pemain starting ketika melawan Denmark dalam gelaran UEFA Nations League.

Dilansir dari Aljazeera.com, 2 Oktober, konflik tersebut sudah terjadi ketika Cristiano tidak dimainkan ketika menghadapi Norwegia 28 September lalu.

Permasalahan semakin membesar setelah striker Al-Nassr tersebut mengumumkan pergi usai pelatih Jose Jesus memberikan daftar pemain yang akan starting menghadapi Denmark yang berlangsung 2 Oktober dini hari.

Menang Tanpa Ronaldo

Mengacu pada hasil dari dua laga terakhir Portugal di UEFA Nations League, Timnas Portugal terus meraih hasil positif dengan skor 2-1 melawan Norwegia dan 4-2 melawan Denmark.

Kedua skor tersebut diraih ketika striker berusia 41 tahun tersebut duduk di bangku cadangan selama 90 menit.

Usai dirinya meninggalkan tempat latihan, Cristiano Ronaldo akhirnya buka suara melalui akun Instagram resminya @cristiano, 2 Oktober, dengan memutuskan untuk meninggalkan Portugal.

Setelah konferensi pers pelatih Tim Nasional, dan setelah percakapan dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, saya memutuskan untuk meninggalkan kamp Tim Nasional,”

tulis Cristiano Ronaldo melalui instagramnya.

Pada waktunya, ia mengungkapkan akan memberi tahu seluruh rakyat Portugal tentang alasan yang memotivasi kepergian saya dari tim nasional, yang selalu saya dedikasikan.

Sekarang saatnya untuk mendoakan yang terbaik bagi Portugal dan semua rekan satu tim saya, tanpa terkecuali,”

ujarnya.

Alasan Cristiano Ronaldo meninggalkan Portugal diduga karena motivasinya yang ingin mengejar 1.000 gol menjelang pensiun, yang saat ini sudah mengantongi 979 gol sepanjang karier.