Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengajukan permintaan resmi kepada FIFA untuk menjelaskan dasar, prosedur, dan keadaan di balik perubahan tambahan waktu di laga Indonesia vs Bangladesh pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Laga tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta Kamis 1 Oktober 2026 lalu.
Pertandingan yang dimenangkan Indonesia dengan skor 9-2 tersebut, tambahan waktu yang awalnya ditunjukkan dua menit kemudian diubah menjadi tujuh menit.
Dengan perubahan waktu tersebut, timnas Garuda berhasil mencetak dua gol tambahan yang membuat Malaysia harus tersingkir usai kalah dengan jumlah produktivitas gol yang diraih.
Dikutip dari akun Facebook resmi @FAMalaysiaOfficial, pada 2 Oktober menyatakan ingin meminta pernyataan resmi dari FIFA terkait perubahan waktu tersebut.
FAM ingin menegaskan bahwa pengelolaan waktu pertandingan merupakan aspek krusial untuk memastikan setiap pertandingan berjalan secara adil, transparan, dan sesuai dengan peraturan kompetisi yang telah ditetapkan,”
akun Facebook resmi @FAMalaysiaOfficial.
FAM juga berpandangan bahwa masalah ini memerlukan perhatian yang tepat, mengingat pertandingan tersebut menentukan klasemen akhir Grup A, yang berdampak pada penentuan tim yang lolos ke babak final.
Dilanjutkannya, FAM meminta penjelasan lebih rinci kepada FIFA terkait hal yang merugikan skuad Harimau Malaya usai mengalahkan Singapura telak 6-0.“
ujar @FAMalaysiaOfficial.
Oleh karena itu, FAM mendesak FIFA untuk meninjau kembali insiden tersebut dan memberikan penjelasan rinci mengenai keputusan yang diambil oleh perangkat pertandingan, termasuk apakah perubahan waktu tambahan itu dilakukan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku,
Tidak Mempermasalahkan Hasil
Dalam kelanjutan pernyataannya, FAM menegaskan tidak mempermasalahkan hasil pertandingan yang telah terjadi antara Indonesia melawan Bangladesh, 1 Oktober lalu.
FAM ingin memperjelas bahwa permintaan ini tidak dimaksudkan untuk mempertanyakan hasil pertandingan atau mempermasalahkan pencapaian tim mana pun; melainkan bertujuan untuk mendapatkan penjelasan resmi mengenai proses dan prosedur kepemimpinan pertandingan guna mengatasi kebingungan yang telah muncul,”
jelas @FAMalaysiaOfficial.
Hingga saat ini, FIFA belum memberikan suaranya terkait pernyataan dari FAM yang memberatkan permasalahan perubahan injury time yang terjadi.






