Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026. IHSG menguat sebesar 0,34 persen ke level 6.139.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp450,8 miliar dengan melibatkan 6,9 miliar saham dalam 48 ribu kali transaksi. Sebanyak 126 saham turun, 234 tidak bergerak, dan 286 naik.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memperkirakan IHSG berpotensi melemah pada perdagangan hari ini. Pelemahan itu akan terjadi bila IHSG gagal menembus batas level 6.150.

IHSG berpotensi koreksi kembali jika tidak break di atas resistance 6.150,”

kata Fanny dalam analisisnya, Selasa, 6 Oktober 2026.

Bursa Saham Asia

Fanny mengatakan, bursa saham Asia kompak naik pada Senin, 5 Oktober. Kenaikan itu setelah data ketenagakerjaan AS yang ternyata lebih rendah dari perkiraan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Bank Sentral AS Federal Reserve (the Fed).

Adapun indeks Jepang memimpin kenaikan dengan Nikkei 225 dan Topix melonjak masing-masing sebesar 2,4 persen dan 1,3 persen. Kemudian, Hang Seng Hong Kong naik 0,3 persen, Taiex Taiwan melesat 2,6 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 0,05 persen.

Lantas, untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 6.000 hingga 6.070. Sementara, untuk level resist IHSG di kisaran 6.150 hingga 6.200.