Timnas Thailand harus mengakui keunggulan Indonesia setelah kalah dalam drama adu penalti di final FIFA ASEAN Cup pada Senin, 5 Oktober 2026. Kapten Thailand Chanathip Songkrasin mengakui kekalahan tersebut meninggalkan rasa sakit hati.

Thailand yang bermain dengan 10 pemain sejak menit 81 harus mengandalkan serangan balik hingga peluit terakhir. Skor 2-2 bertahan selama 120 menit sebelum Indonesia akhirnya menang 6-4 melalui adu penalti.

Meski kalah, para pemain Thailand memilih tetap berada di lapangan dan menyaksikan Indonesia mengangkat trofi. Padahal, mereka sebenarnya tak diwajibkan untuk menyaksikan seremoni tersebut.

Menurut Chanathip keputusan para pemain Thailand untuk tetap berada di lapangan merupakan bentuk penghormatan kepada Indonesia sebagai pemenang.

Apapun yang terjadi selama pertandingan, ketika hasil akhirnya sudah seperti ini, kami harus mengucapkan selamat kepada Indonesia. Kami juga harus menunjukkan sportivitas kepada semua orang,”

kata Chanathip, dikutip dari LINE TODAY pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Namun, sikap sportif itu bukan berarti Thailand tidak kecewa. Chanathip mengakui ada rasa sakit hati ketika melihat para pemain Indonesia merayakan keberhasilan mereka menjadi juara.

Namun, ketika melihat mereka merayakan kemenangan, di dalam hati saya sebenarnya juga memikirkan hal lain,”

ujarnya.

Setelah kekalahan dari Indonesia, Chanathip juga menyampaikan pesan kepada para penggemar Thailand. Ia mengaku bangga terhadap perjuangan rekan-rekannya yang bertahan hingga detik terakhir.

Saya bangga pada kalian semua karena telah berjuang hingga detik terakhir. Kita akan terus belajar dan meningkatkan diri,”

tutur Chanathip.

Selain itu, Chanathip juga menyinggung peluang Thailand untuk kembali menghadapi Indonesia pada Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi.

Namun, kami akan bertemu lagi di Piala Asia,” .

ujar Chanathip

Bagi Thailand, kekalahan dari Indonesia jadi bahan evaluasi sebelum menghadapi turnamen yang lebih besar. Tim berjuluk Gajah Perang itu masih memiliki kesempatan melakukan pembenahan sebelum tampil di Piala Asia.

Timnas Thailand selanjutnya dijadwalkan mengikuti King’s Cup ke-52 di Sisaket pada FIFA Matchday November 2026. Turnamen tersebut akan menjadi salah satu persiapan terakhir sebelum mereka berangkat ke Piala Asia 2027.