Timnas Argentina menutup pertandingan melawan Benin dengan kemenangan meyakinkan 3-0 di Stadion Monumental, Rabu 7 Oktober 2026. Duel itu disorot karena jadi salah satu momen perpisahan Lionel Messi bersama Tim Tango.

Argentina tampil dominan sejak awal pertandingan. Messi menjadi pusat perhatian sepanjang laga dan turut menyumbangkan satu gol melalui tendangan penalti. Dua gol lainnya dicetak Nicolas Otamendi dan Nico Paz.

Pertandingan setelah Piala Dunia adalah hal terindah yang pernah saya alami. Hingga saat ini, setiap kali menonton videonya, saya merasa sangat terharu,”

tulis Messi dalam akun Instagram @afaseleccion, Rabu, 7 Oktober 2026.

Bagi Messi, laga itu jadi momen yang luar biasa. Ia pun menyampaikan terimakasih.

Di laga itu, Argentina langsung mengambil kendali permainan sejak menit-menit awal. Messi mendapatkan peluang pertamanya ketika pertandingan memasuki menit ketujuh. Namun, tembakannya masih mampu diamankan kiper Benin, Marcel Dandjinou.

Tekanan Argentina terus berlanjut. Pada menit ke-24, sebuah umpan silang dari sisi kanan hampir menjangkau Messi di area berbahaya. Namun, bola justru melintas tipis di sebelah kanan gawang Benin.

Dua menit kemudian, Messi kembali mencoba peruntungannya melalui tendangan bebas. Dandjinou kembali menunjukkan refleks bagus dengan membaca arah bola dan menggagalkan peluang tersebut.

Bongkar Pertahanan Benin

Meski terus menekan melalui kedua sisi lapangan, Argentina belum mampu menciptakan gol pada paruh pertama. Pertahanan Benin beberapa kali sukses memutus serangan sebelum berkembang menjadi peluang berbahaya.

Messi kembali dapat kesempatan pada menit ke-33. Mendapat umpan matang dari Lautaro Martinez di sisi kanan, pemain berjuluk La Pulga itu mencoba melakukan sontekan kaki kiri dari jarak dekat. Namun, penyelesaian Messi masih melebar tipis dari sisi kiri gawang Benin.

Kiper Benin kembali jadi penghalang Argentina untuk mencetak gol. Pada menit ke-43, Dandjinou berhasil memenangkan duel satu lawan satu dengan Julian Alvarez. Hingga babak pertama selesai, kedua tim masih bermain tanpa gol.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan hanya beberapa menit setelah babak kedua dimulai. Nicolas Otamendi mencetak gol pada menit ke-48 melalui tendangan voli kaki kanan.

Gol itu berawal dari sepak pojok yang dikirim Lionel Messi. Otamendi menyambut bola dengan sempurna untuk membawa Argentina unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat permainan Argentina semakin nyaman. Tekanan mereka kembali menghasilkan gol pada menit ke-61.

Nico Paz berhasil mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Argentina unggul 2-0. Lagi-lagi, Messi memainkan peran penting dalam proses terciptanya gol tersebut melalui umpan yang diberikan kepada Paz.

Setelah unggul dua gol, Argentina semakin leluasa mengendalikan jalannya pertandingan. Benin pun harus menghadapi tekanan yang semakin besar dari para pemain Tim Tango.

Titik Penalti

Argentina mendapatkan kesempatan menambah keunggulan pada menit ke-68 setelah Agustin Giay dijegal Tamimou Ouorou di dalam kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih. Messi kemudian mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor.

Tendangan kaki kiri Messi diarahkan ke sisi kanan gawang. Dandjinou bergerak ke arah berlawanan sehingga tidak mampu menghentikan bola.

Argentina akhirnya unggul 3-0 pada menit ke-71. Gol itu jadi salah satu momen penting dalam laga yang mendapat sorotan karena menjadi pertandingan perpisahan Messi bersama Tim Tango.

Meski Argentina sudah memimpin jauh, Messi masih berusaha mencari gol tambahan. Pada menit ke-75, ia mendapatkan peluang setelah menerima umpan dari Nicolas Gonzalez.

Messi coba melakukan penyelesaian dengan kaki kanan, tetapi bola kembali melebar tipis dari sisi kanan gawang Benin. Kesempatan terakhir Messi datang menjelang pertandingan berakhir.

Pada menit ke-89, tembakannya hanya membentur tiang gawang sehingga ia gagal menambah koleksi golnya. Tidak ada gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang. Argentina pun mengamankan kemenangan 3-0 atas Benin.

Hasil tersebut menjadi penutup yang manis bagi Argentina dalam pertandingan yang menjadi salah satu momen perpisahan Lionel Messi bersama tim nasional.

Nicolas Otamendi membuka skor pada awal babak kedua, Nico Paz menggandakan keunggulan, sementara Messi menyempurnakan kemenangan Argentina lewat eksekusi penalti.

Selain mencetak gol, Messi juga berperan dalam terciptanya gol Otamendi dan Paz. Meski gagal mencetak gol tambahan dari permainan terbuka, sang kapten tetap menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam kemenangan 3-0 atas Benin.