Tiga gol tuan rumah dicetak oleh Jurrien Timber pada menit ke-64, Eberechi Eze menit ke-67, dan Bukayo Saka menit ke-71.
Hasil itu membuat Lille belum memperoleh poin dan berada di peringkat ke-32 klasemen sementara. Sebelumnya, wakil Prancis itu juga kalah 2-3 dari Real Betis pada pertandingan yang disebut berlangsung 9 September 2026.
Debut di Liga Champions
Momen bersejarah Calvin Verdonk terjadi saat pertandingan memasuki menit ke-78. Pelatih Lille, Davide Ancelotti, memasukkan mantan pemain NEC Nijmegen tersebut untuk menggantikan Romain Perraud.
Meski baru bermain pada penghujung laga, Verdonk berusaha memanfaatkan kesempatan yang diberikan. Ia beberapa kali coba melakukan penetrasi dari sisi kiri untuk menembus pertahanan Arsenal.
Verdonk juga berupaya bantu serangan Lille melalui umpan silang yang berpotensi menciptakan ancaman bagi lini belakang tuan rumah. Penampilannya memperlihatkan keberanian menghadapi lawan dengan kualitas tinggi, terlebih pertandingan tersebut menjadi pengalaman pertamanya di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.
Kehadiran Verdonk turut membantu Lille mempertahankan pertahanan pada sisa pertandingan. Setelah kebobolan tiga gol dalam rentang tujuh menit, Lille tidak kembali kemasukan hingga wasit meniup peluit panjang.
Debut bersama Lille di Liga Champions jadi pencapaian tersendiri bagi Calvin Verdonk. Ia tercatat sebagai pemain yang telah berstatus warga negara Indonesia ketika tampil di kompetisi tersebut, berdasarkan catatan dalam laporan sumber.
Kesempatan menghadapi Arsenal juga memberikan pengalaman berharga bagi bek Timnas Indonesia itu. Bermain melawan klub papan atas Eropa bisa jadi bekal untuk meningkatkan kualitas permainan dan menghadapi tantangan berikutnya bersama Lille.
Meskipun durasi bermainnya terbatas, pengalaman itu jadi langkah penting dalam perjalanan karier Verdonk di level klub Eropa.
Statistik Verdonk
Dari laman FotMob, Verdonk bermain selama sekitar 12 menit dalam pertandingan melawan Arsenal. Dalam periode itu, ia mencatatkan 16 sentuhan bola dengan tingkat akurasi operan sebesar 67 persen.
Catatan tiga tekel dan keberhasilan memenangi tiga dari empat duel memperlihatkan kontribusi Verdonk dalam menghadapi pemain Arsenal. Namun, statistik itu tetap perlu dilihat dengan mempertimbangkan durasi bermainnya yang relatif singkat.
FotMob memberikan nilai 6,2 kepada Verdonk. Rating tersebut sama dengan nilai yang diterima Olivier Giroud, pemain pengganti Lille lainnya yang masuk menggantikan Ayase Ueda.
Kekalahan Lille dari Arsenal jadi hasil yang kurang memuaskan bagi tim asal Prancis tersebut. Namun, bagi Verdonk, kesempatan tampil di Liga Champions merupakan pengalaman penting yang bisa menambah kepercayaan diri dan pengalamannya di level tertinggi sepak bola Eropa.
Penampilan itu juga jadi sorotan bagi pendukung Timnas Indonesia yang mengikuti kiprah para pemain nasional di kompetisi luar negeri.
Kini, tantangan berikutnya bagi Verdonk adalah mempertahankan performa dan berusaha mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak bersama Lille. Jika mampu memanfaatkan peluang yang tersedia, ia berkesempatan menambah pengalaman sekaligus memperkuat posisinya di skuad klub.
Durasi bermain: sekitar 12 menit
Sentuhan bola: 16 kali
Akurasi operan: 67 persen
Aksi bertahan: 3 kali
Tekel: 3 kali
Duel dimenangi: 3 dari 4 duel
Rating FotMob: 6,2