Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Olahraga

Ronaldo Dijatuhi Hukuman oleh FPF, Denda Rp5,1 Juta dan Skors 30 Hari Jadi Sorotan

Sanksi tersebut diberikan setelah sang megabintang dinyatakan melakukan pelanggaran disiplin karena meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal tanpa izin.

Selebrasi ikonik Cristiano Ronaldo
Selebrasi ikonik Cristiano Ronaldo (Foto: FIFA)

Cristiano Ronaldo dijatuhi hukuman skorsing selama 30 hari dan denda sebesar €255 atau sekitar Rp5,1 juta oleh Federasi Sepak Bola Portugal (FPF). 

Sanksi tersebut diberikan setelah sang megabintang dinyatakan melakukan pelanggaran disiplin karena meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal tanpa izin.

Keputusan itu diumumkan oleh Dewan Disiplin FPF setelah Ronaldo dinyatakan bersalah berdasarkan Pasal 160 ayat 1 Regulasi Disiplin FPF.

Iklan

Dalam dokumen resmi setebal 28 halaman, federasi turut memaparkan sejumlah pertimbangan yang meringankan sehingga memengaruhi besaran denda.

Federasi Sepak Bola Portugal dengan ini memutuskan bahwa Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro bersalah karena telah melakukan pelanggaran disiplin yang diatur dan dapat dihukum berdasarkan Pasal 160(1) RDFPF, dan menjatuhkan kepadanya skorsing selama 30 hari serta denda sebesar €255,00,”

demikian pernyataan resmi FPF.

Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal

Permasalahan ini berawal ketika FPF memulai proses disipliner terhadap Ronaldo setelah ia meninggalkan skuad tim nasional pada 30 September 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah kapten Portugal itu hanya berada di bangku cadangan dan tidak mendapatkan kesempatan bermain saat menghadapi Norwegia.

Pada awal Oktober, Ronaldo kemudian merilis pernyataan tertulis untuk menjelaskan keputusannya. Dalam penjelasan tersebut, ia menyinggung persoalan yang berkaitan dengan pelatih kepala Portugal, Jorge Jesus.

Pemain berusia 41 tahun itu mengklaim bahwa sang pelatih tidak memenuhi janji untuk memberinya kesempatan tampil. Selain itu, Ronaldo juga menyebut adanya kesepakatan mengenai konferensi pers yang menurutnya tidak dijalankan sesuai rencana.

Situasi tersebut kemudian menjadi bagian dari sorotan setelah Ronaldo meninggalkan skuad di tengah agenda tim nasional.

Sempat Minta Maaf

Di tengah polemik tersebut, Ronaldo dikabarkan telah menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekan setimnya karena absen dalam dua pertandingan selama jeda internasional.

Meski menghadapi persoalan disipliner, penyerang veteran itu juga menegaskan bahwa dirinya belum memiliki rencana untuk mengakhiri karier dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Ronaldo masih ingin melanjutkan kiprahnya di sepak bola.

Namun, sanksi dari FPF membuat masa depan partisipasinya bersama tim nasional kembali menjadi perhatian, terutama menjelang agenda kualifikasi berikutnya.

Berpeluang Membela Portugal

Hukuman skorsing selama 30 hari tidak serta-merta membuat Ronaldo dipastikan absen dalam seluruh pertandingan Portugal berikutnya. Pasalnya, masa sanksi tersebut dihitung sejak tanggal pelanggaran terjadi.

Dengan perkiraan sisa hukuman sekitar 11 hari, Ronaldo masih berpeluang kembali memperkuat Timnas Portugal sesuai jadwal pertandingan yang disebutkan.

Portugal dijadwalkan menghadapi Denmark pada 14 November dan Wales pada 17 November 2026 dalam rangkaian kualifikasi. Kedua pertandingan tersebut berpotensi menjadi kesempatan bagi Ronaldo untuk kembali tampil apabila tidak ada kendala lain.

Meski demikian, kepastian mengenai partisipasinya tetap perlu menunggu perkembangan resmi dari federasi dan tim nasional.

Selain persoalan sanksi, hubungan Ronaldo dengan pelatih kepala Portugal, Jorge Jesus, juga menjadi hal yang patut diperhatikan. Perselisihan yang disebut dalam penjelasan Ronaldo menimbulkan pertanyaan mengenai kondisi internal tim nasional.

Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah hubungan keduanya telah kembali membaik. Perkembangan selanjutnya akan menjadi sorotan, terutama jika Ronaldo kembali masuk dalam rencana tim untuk pertandingan internasional mendatang.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal