Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menyampaikan kritik tajam terhadap kualitas lapangan Jakarta International Stadium (JIS) setelah timnya menaklukkan Persik Kediri dengan skor 2-1 pada pekan ketujuh Super League 2026/2027. Meski Macan Kemayoran sukses mengamankan tiga poin, kondisi rumput stadion jadi sorotan sang pelatih.
Persija harus melewati pertandingan yang tidak mudah setelah kebobolan lebih dahulu. Tim ibu kota baru mampu membalikkan keadaan pada babak kedua melalui gol Denis Kolinger dan Rizky Ridho.
“Nah, seperti yang dilihat oleh semua orang yang datang ke pertandingan hari ini, kondisi lapangan sangat buruk. Menurut saya, sebenarnya tidak seharusnya bermain sepak bola di lapangan seperti itu,” kata Shin usai pertandingan, Senin, 27 Oktober 2026, malam.
Iklan
Tuan rumah mendapat kejutan ketika Imanol Garcia membawa Persik unggul pada menit ke-10. Tertinggal satu gol membuat Persija berusaha meningkatkan intensitas serangan.
Namun, berbagai upaya yang dilakukan Macan Kemayoran belum membuahkan hasil hingga turun minum. Persik pun mampu mempertahankan keunggulan 1-0 pada akhir babak pertama.
Selepas jeda, Persija tampil lebih efektif dalam membangun serangan. Denis Kolinger akhirnya mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-64. Hanya berselang dua menit, Rizky Ridho kembali membobol gawang Persik sekaligus mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Dua gol pada babak kedua tersebut memastikan Persija mengamankan kemenangan dan mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara Super League 2026/2027.
Soroti Rumput JIS
Di tengah keberhasilan Persija meraih kemenangan, Shin Tae-yong mempertanyakan kelayakan lapangan tersebut untuk digunakan dalam pertandingan sepak bola.
Pernyataan tersebut menempatkan kondisi rumput JIS sebagai salah satu sorotan setelah pertandingan. Sebagai stadion yang digunakan untuk menggelar laga sepak bola, kualitas permukaan lapangan menjadi faktor penting dalam mendukung jalannya pertandingan.
Persija Jakarta meraih kemenangan (Foto: Media Persija)
Lapangan yang tidak berada dalam kondisi ideal berpotensi mengganggu aliran bola. Selain itu, buruknya rumput membatasi pergerakan pemain, serta menyulitkan tim dalam menjalankan strategi yang telah disiapkan.
Lebih Perhatikan Lapangan
Shin Tae-yong juga menekankan pentingnya perhatian lebih besar terhadap kondisi rumput JIS. Menurutnya, kualitas lapangan perlu jadi salah satu aspek yang diperhatikan agar Persija tampil maksimal dan memberikan tontonan yang lebih baik bagi para pendukung.
“Ke depannya, klub kami perlu lebih memperhatikan masalah ini. Saya rasa itulah satu-satunya cara agar kami bisa menyuguhkan pertandingan yang lebih baik bagi para penggemar yang datang dan semua orang, serta menunjukkan sisi terbaik kami kepada para penggemar,”
tutur Shin Tae-yong.
Kritik tersebut menunjukkan bahwa bagi Shin, hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang perlu menjadi perhatian. Kondisi fasilitas pertandingan juga dinilai penting untuk menunjang kualitas permainan serta pengalaman suporter yang hadir langsung di stadion.
Terlepas dari keluhannya mengenai kondisi lapangan, Shin tetap memiliki alasan untuk mengapresiasi penampilan anak asuhnya. Persija mampu menunjukkan daya juang setelah tertinggal lebih dahulu dari Persik Kediri.
Gol Imanol Garcia pada menit ke-10 sempat membuat tuan rumah berada dalam tekanan. Namun, Persija tidak menyerah dan terus berupaya mencari celah untuk menyamakan kedudukan.
Perubahan permainan setelah turun minum menjadi titik balik bagi Macan Kemayoran. Gol Denis Kolinger mengembalikan momentum tim, sebelum Rizky Ridho memastikan keunggulan Persija lewat gol yang tercipta dua menit kemudian.
Respons tersebut menjadi faktor penting dalam keberhasilan Persija mengamankan kemenangan di kandang sendiri.
Tambahan tiga poin dari kemenangan atas Persik membuat Persija semakin mantap di puncak klasemen sementara. Macan Kemayoran kini mengoleksi 18 poin dari tujuh pertandingan, dengan catatan enam kemenangan dan satu kekalahan.
Di sisi lain, Persik Kediri masih mengantongi 10 poin dari jumlah pertandingan yang sama. Kekalahan di JIS membuat tim asuhan Marcos Reina gagal menambah koleksi poin, meskipun sempat memimpin pada awal pertandingan.
Hasil ini memberikan keuntungan bagi Persija dalam persaingan di papan atas. Namun, kritik Shin Tae-yong terhadap kondisi rumput JIS menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian agar kualitas pertandingan berikutnya dapat lebih terjaga.