Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Olahraga

Persija Tak Bisa Andalkan SUGBK, Shin Tae-yong Desak Perbaikan Rumput JIS

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyoroti kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara

Persija Tak Bisa Andalkan SUGBK, Shin Tae-yong Desak Perbaikan Rumput JIS
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (owrite/Hadi Febriansyah)

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyoroti kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.

Ia berharap kualitas lapangan di stadion tersebut segera ditingkatkan agar Macan Kemayoran dapat menampilkan performa terbaik.

Permintaan itu disampaikan karena Persija tidak bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, yang tengah menjalani renovasi hingga sekitar April 2027.

Iklan

“Saya berharap kondisi lapangan JIS juga bisa segera diperbaiki agar kami dapat menunjukkan permainan terbaik kepada para penggemar di lapangan yang layak,”

kata Shin Tae-yong pada jumpa pers di Jakarta, Jumat 30 Oktober 2026.

Persija dijadwalkan menghadapi Dewa United Banten FC di Stadion Internasional Banten pada Sabtu pukul 19.00 WIB.

Menjelang pertandingan tersebut, Shin kembali mengungkapkan kekecewaannya karena timnya belum bisa memanfaatkan SUGBK sebagai markas utama musim ini.

Menurut pelatih asal Korea Selatan tersebut, kondisi lapangan menjadi salah satu faktor penting untuk menghadirkan pertandingan berkualitas.

Lapangan yang baik dinilai dapat membantu pemain mengeluarkan kemampuan terbaik sekaligus memberikan tontonan menarik bagi suporter.

“Sebenarnya, agar kami bisa menyajikan pertandingan yang bagus untuk para penggemar, kondisi lapangan harus bagus,”

kata pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Baru Sekali Bermain

Walaupun SUGBK telah didaftarkan sebagai kandang utama Persija, tim ibu kota tersebut baru satu kali memainkan pertandingan di stadion itu sepanjang musim ini.

Momen tersebut terjadi ketika Persija menjamu Persib dan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 2-1.

Sementara itu, tiga pertandingan kandang lainnya harus digelar di stadion berbeda. Persija pernah menggunakan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, saat menghadapi Java United, kemudian Stadion Patriot Candrabhaga ketika menjamu Arema FC, serta JIS dalam pertandingan melawan Persik Kediri.

Saat tampil di JIS, Persija sempat menyampaikan keluhan mengenai kondisi rumput yang dinilai belum mendukung permainan tim secara optimal.

Keluhan mengenai kondisi lapangan JIS juga disampaikan kapten Persija, Rizky Ridho. Ia menilai kualitas rumput di stadion tersebut menjadi kendala bagi tim untuk memperlihatkan permainan terbaik.

Ridho menyayangkan kondisi lapangan yang menurutnya menjadi persoalan berulang setiap musim. Padahal, Persija memiliki ambisi besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara musim ini.

“Setiap tahun seperti ini. Kami dituntut untuk main bagus, menang, cuma lapangannya begini. Kami cuma berharap terus mendapatkan keberuntungan di setiap pertandingan,”

ucap Ridho.

Dengan SUGBK yang masih dalam masa renovasi, perbaikan kualitas rumput JIS menjadi salah satu hal yang diharapkan Persija.

Tim berjuluk Macan Kemayoran itu membutuhkan fasilitas lapangan yang memadai agar bisa menjaga performa dan mewujudkan targetnya pada musim ini.

Iklan