Penundaan Piala Asia 2027 tak hanya mengubah kalender kompetisi sepak bola Asia. Namun, juga memunculkan persoalan baru bagi sejumlah negara peserta.
Salah satu yang terdampak adalah Korea Selatan, terutama terkait kepastian masa depan pelatih tim nasional mereka, Robert Moreno.
Komite penyelenggara Piala Asia AFC menyetujui penjadwalan ulang turnamen tim nasional unggulan ini mengingat keadaan luar biasa saat ini yang timbul dari perkembangan di kawasan tersebut,”
demikian pernyataan AFC yang dinukil dari Yonhap News Agency, Sabtu, 7 November 2026.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebelumnya memutuskan menggeser jadwal Piala Asia 2027 di Arab Saudi dari Januari menjadi akhir tahun. Turnamen yang semula dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 kini akan digelar pada 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028.
Iklan
Langkah AFC itu diambil di tengah situasi keamanan yang memburuk di kawasan Timur Tengah. Hal itu termasuk serangan berkelanjutan pemberontak Houthi Yaman terhadap Arab Saudi. Kondisi itu turut memunculkan kendala logistik dan gangguan perjalanan bagi penyelenggaraan turnamen.
AFC ingin perubahan jadwal diperlukan untuk memastikan seluruh rangkaian kompetisi dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Lebih lanjut, AFC juga menegaskan jadwal baru tersebut akan diajukan kepada FIFA untuk mendapatkan persetujuan. Penundaan dinilai jadi langkah yang diperlukan demi kepentingan seluruh tim peserta, ofisial, penonton, dan pemangku kepentingan lainnya.
Keadaan luar biasa telah tercipta untuk penyelenggaraan dan pelaksanaan kompetisi seperti yang dijadwalkan semula, sehingga penundaan ini diperlukan demi kepentingan semua tim peserta, ofisial, penonton, dan pemangku kepentingan lainnya,”
lanjut pernyataan AFC.
Perubahan kalender Piala Asia turut memunculkan ketidakpastian di tubuh timnas Korea Selatan. Perhatian kini tertuju pada Robert Moreno yang saat ini menangani Taegeuk Warriors dengan status pelatih sementara.
Pelatih asal Spanyol tersebut ditunjuk oleh Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) pada September 2027. Kontraknya dijadwalkan berakhir pada 27 November 2026.
Pemain Timnas Indonesia mengangkat piala FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga.
Sebelumnya, KFA buka peluang bagi Moreno untuk mendapatkan posisi lebih permanen hingga Piala Asia 2027. Namun, kelanjutan masa tugasnya bergantung pada hasil enam pertandingan persahabatan pertama Korea Selatan selama periode September hingga November.
Penundaan turnamen hingga Desember 2027 membuat rencana tersebut perlu dipertimbangkan kembali. KFA kini harus menentukan apakah Moreno tetap dipertahankan atau timnas akan ditangani pelatih baru sebelum tampil di kompetisi terbesar Asia tersebut.
Persoalan semakin rumit karena KFA juga tengah menghadapi kekosongan kepemimpinan. Pemilihan presiden federasi berikutnya sementara dijadwalkan berlangsung pada 18 Desember 2026.
Saat ini, KFA dipimpin sementara oleh Wakil Presiden Lee Yong-soo. Situasi itu membuat keputusan mengenai penunjukan pelatih kepala permanen berpotensi menunggu terbentuknya kepengurusan baru.
Seorang pejabat KFA mengatakan, presiden berikutnya kemungkinan akan memiliki peran penting dalam menentukan sosok pelatih tim nasional putra.
Mungkin tepat bagi administrasi berikutnya untuk menunjuk pelatih kepala tim nasional putra berikutnya,”
demikian pejabat KFA tersebut.
Dia menjelaskan setelah presiden baru menjabat, proses pencarian pelatih kepala bisa dimulai kembali. Namun, KFA juga tidak ingin membiarkan posisi pelatih tim nasional kosong terlalu lama.
Menurutnya, saat presiden baru menjabat, maka proses perekrutan pelatih baru harus dimulai dari awal.
Karena kita tidak mampu membiarkan posisi pelatih kosong untuk sementara waktu, kita mungkin perlu mempertahankan Moreno sebagai manajer sementara untuk sedikit lebih lama,”