Saat ini, banyak pengguna mobil bertransmisi matic di jalanan kota, selain praktis dan menjadi pilihan juga nyaman dikendarai dalam kemacetan.
Tapi di balik kenyamanannya, banyak pengguna mobil matic tidak memahami karakter dan cara kerja transmisi matic, sehingga transmisi matic gampang rusak lebih cepat karena salah dalam mengemudi dan merawat transmisi matic.
Padahal, ada aturan dasar yang sering diabaikan. Mulai dari wajib berhenti total saat pindah tuas dari P ke R atau N ke D, memberi jeda 1,5 detik agar transmisi benar-benar pas siap digunakan sebelum lepas rem, hingga larangan kick down terlalu sering dan pindah gigi sembarangan saat kecepatan tinggi.
Terlebih untuk mobil bertransmisi CVT yang memang didesain untuk jalan perkotaan, perlakuan ekstra hati-hati sangat dibutuhkan saat melibas tanjakan terjal atau membawa muatan penuh.
Agar tidak berujung pada biaya perbaikan yang mahal, berikut panduan lengkap cara mengemudi dan merawat mobil matic yang benar menurut bengkel spesialis Matic.
Cara Mengemudi dan Merawat Mobil Matic yang Benar
Cara Mengemudi
- Pastikan rem diinjak dan mobil harus benar-benar berhenti saat tuas digeser dari P ke R, N ke R atau N ke D. Kalau mobil masih jalan pelan, potensi matic rontok.
- Beri waktu 1,5 detik dari saat Anda geser tuas (dari P ke R, atau N ke R atau N ke D) sampai Anda melepas rem, untuk memberi kesempatan matic nyantol (engage) dan siap bekerja. Baik saat mulai jalan, berhenti sejenak, atau di lampu merah.
- Jangan terlalu sering kick down (menekan gas spontan lebih dalam) agar transmisi matic tidak terlalu bekerja keras.
- Jangan menggeser tuas dari D ke 2 dan 1/L saat mobil melaju kencang. Transmisi matic bisa rontok.
- Saat menggeser tuas dari D ke 2 atau dari 2 ke D, kecepatan mobil tidak boleh lebih dari 30 km/jam.
- Saat menggeser tuas dari 2 ke 1/L atau dari 1/L ke 2, kecepatan mobil tidak boleh lebih dari 15 km/jam.
- Geser tuas ke 1/L saat melintasi tanjakan atau turunan terjal.
- Segera datangi bengkel resmi matic terpercaya bila mendengar suara yang aneh atau oli matic bocor.
- Mengemudi sewajarnya, jangan agresif dan ugal-ugalan. Patuhi rambu lalu lintas.
- Pastikan membayar pajak kendaraan dan memiliki SIM.
Penting yang harus diperhatikan oleh pengemudi mobil matic adalah, khusus mobil matic CVT, transmisi matic CVT khusus didesain untuk jalanan kota. Mengingat komponen CVT Assy yang rentan rusak kalau terkena beban berat. Karena itu, hindari melintasi jalanan yang menanjak terjal, hindari muatan penuh apalagi di jalanan berbukit. Karena akan memperpendek umur CVT maticnya.
Cara Perawatan Mobil Matic
- Periksa mobil dari kebocoran oli matic.
- Cuci steam, cuci mobil diangkat, cuci kolong berpotensi memicu korslet atau hubungan singkat electrical.
- Mencuci ruang mesin berpotensi korslet atau hubungan singkat sistem kelistrikan dan komputer.
- Hindari genangan atau banjir.
- Perhatikan kualitas oli dan volume oli matic.
- Ganti atau kuras oli matic secara berkala di bengkel Matic yang sudah berpengalaman atau bengkel resmi agar transmisi matic selalu berkinerja baik.
Semoga tips dan trik ini bermanfaat bagi pengguna mobil matic dan mobil anda pun menjadi awet. salam autowrite.





