Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, memiliki tempat tersendiri bagi Luca Marini. Pembalap Honda asal Italia tersebut menganggap trek yang berada di kawasan pesisir itu sebagai salah satu lintasan favoritnya dalam kalender MotoGP.
Menurut Marini, Sirkuit Mandalika menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan sejumlah trek lainnya. Perpaduan antara karakter lintasan, pemandangan laut, dan atmosfer balapan membuatnya merasa nyaman ketika berlaga di sana.
Adik Valentino Rossi itu secara khusus menyukai sektor dua. Dari bagian lintasan tersebut, Marini dapat menikmati pemandangan laut sekaligus merasakan atmosfer khas Mandalika.
Mandalika merupakan salah satu sirkuit yang saya paling suka, terutama di sektor dua ketika saya bisa melihat laut dan menikmati atmosfer. Hal itu membuat balapan terasa sangat spesial,”
ujar Marini di Alam Sutera, Tangerang, Selasa malam 6 Oktober 2026.
Cuaca Panas Mandalika
Bukan hanya panorama yang membuat Marini menyukai Mandalika. Kondisi cuaca di Lombok juga ternyata sesuai dengan karakter yang dia nikmati ketika menjalani balapan.
Pembalap asal Italia tersebut mengaku tidak keberatan dengan temperatur panas yang biasanya menyelimuti Mandalika.
Sebaliknya, kondisi tersebut justru menjadi salah satu hal yang membuatnya semakin menikmati persaingan di lintasan.
Marini juga merasa karakter tikungan di Sirkuit Mandalika cocok dengan gaya balapnya. Ia bahkan yakin bisa tampil cepat ketika berlomba di trek tersebut.
Saya juga selalu merasa bisa melaju kencang di sana. Saya sangat menyukai balapan di kondisi panas dan saya benar-benar menyukai karakter tikungan-tikungan di Sirkuit Mandalika,”
ungkapnya.
Selain karakter sirkuit, Marini turut memberikan perhatian terhadap atmosfer yang diciptakan para penggemar MotoGP di Indonesia.
Menurutnya, dukungan penonton di Mandalika memiliki energi yang berbeda. Antusiasme tersebut bahkan dapat dirasakan langsung oleh para pembalap ketika berada di lintasan.
Menurut saya para penggemar di sini selalu sangat bergairah dan penuh motivasi. Itu semua sangat fantastis karena kita bisa merasakannya,”
kata Marini.
Bagi Marini, kombinasi antara karakter sirkuit dan dukungan penonton membuat pengalaman membalap di Mandalika menjadi semakin berkesan.
Karakter Sirkuit Mandalika
Sirkuit Mandalika memang memiliki karakter unik dibandingkan trek lain yang masuk kalender MotoGP. Lintasan yang berada di kawasan pariwisata Mandalika tersebut menghadirkan perpaduan antara tikungan berkecepatan tinggi dan bagian teknis yang menuntut konsentrasi pembalap.
Keberadaan pemandangan laut di sekitar sirkuit juga menjadi daya tarik tambahan. Faktor tersebut membuat Mandalika bukan hanya menantang dari sisi balapan, tetapi juga memiliki atmosfer yang berbeda.
Kombinasi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Marini begitu menikmati setiap kesempatan tampil di Sirkuit Mandalika.
Ajang MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026. Para pembalap akan kembali bersaing untuk memperebutkan poin di salah satu seri paling menarik dalam kalender MotoGP.
Luca Marini memiliki modal pengalaman positif dari musim sebelumnya. Pada MotoGP Mandalika 2025, pembalap Honda tersebut berhasil mengakhiri balapan utama atau Race di posisi kelima.
Kini, Marini kembali ke lintasan yang disebut sebagai salah satu favoritnya. Dengan kecocokan terhadap karakter tikungan, cuaca panas, serta atmosfer penonton Indonesia, menarik untuk melihat apakah ia mampu kembali mencatatkan hasil positif di MotoGP Mandalika 2026.






