Pembalap asal Australia itu mencatat enam kemenangan beruntun di Phillip Island pada 2007 hingga 2012.
Selain Stoner, sejarah juga diciptakan pembalap Mick Doohan. Pembalap tersebut memastikan gelar juara dunia kelimanya setelah memenangkan balapan Phillip Island pada 1998.
Phillip Island telah memainkan peran ikonik dalam sejarah kejuaraan dan telah memberikan banyak momen tak terlupakan bagi para penggemar selama bertahun-tahun,”
ujar Carlos Ezpeleta, Wakil CEO MotoGP.
Pindah ke Adelaide
Mulai 2027, MotoGP Australia akan menggunakan Adelaide Street Circuit. Kesepakatan antara MotoGP Sports Entertainment Group, Pemerintah Australia Selatan, dan City of Adelaide berlaku selama enam tahun hingga 2032.
Perpindahan ini juga akan menghadirkan sesuatu yang baru bagi MotoGP. Adelaide menjadi lokasi balapan MotoGP pertama yang menggunakan lintasan di pusat kota.
Lintasan Adelaide memiliki panjang sekitar 4,195 kilometer dengan 18 tikungan. Berdasarkan rancangan yang diperkenalkan MotoGP, pembalap dapat mencapai kecepatan lebih dari 340 km/jam.
Momen untuk Veda
Dengan kepindahan tersebut, GP Australia 2026 menjadi kesempatan terakhir bagi pembalap untuk berlaga di Phillip Island dalam kalender MotoGP. Hal tersebut turut dirasakan Veda Ega Pratama, pembalap Indonesia di Moto3 yang sedang menjalani musim debutnya.
Veda akan menjalani balapan pertamanya di kelas Moto3 di Phillip Island yang tidak lagi digunakan untuk MotoGP Australia mulai tahun depan.
Selain itu, perpisahan dengan Sirkuit Phillip Island juga akan dihadiri sejumlah pembalap seperti Casey Stoner, Mick Doohan, dan Wayne Gardner. Ketiganya dijadwalkan mengikuti seremoni pada Minggu, 25 Oktober 2026.
Setelah hampir 30 tahun, MotoGP Australia akan meninggalkan Phillip Island dan memasuki era baru di Adelaide mulai musim 2027.
Saya senang menjadi bagian dari babak terakhir ini dan berbagi dengan para penggemar. Saya tahu ini akan menjadi akhir pekan yang akan kita ingat selama bertahun-tahun yang akan datang,”
ujar mantan pembalap Australia, Casey Stoner.