Dalam balapan yang berlangsung di Autódromo Hermanos Rodríguez, Mexico City, Antonelli berhasil finis di posisi ketiga dengan menyelesaikan 71 putaran.
Pembalap asal Italia tersebut sebelumnya hanya membutuhkan finis di posisi kesembilan di Mexico City untuk memastikan gelar juara dunia pertamanya di usia 20 tahun.
Pada jalannya balapan tersebut, Antonelli yang secara statistik sudah unggul tampak bermain dengan tenang tanpa tekanan.
Hal itu terbukti dengan keberhasilannya meraih posisi ketiga, tepat di belakang nama-nama pembalap besar seperti Max Verstappen dan Lewis Hamilton.
Sejak awal, kami memiliki mobil yang sangat kuat, dan kami sangat konsisten serta menunjukkan performa yang bagus. Saya pikir kami bisa memiliki peluang tahun ini, dan saya sangat senang kami berhasil meraih semuanya.”
ujar Antonelli Senin, 2 November 2026.
Ucapan selamat juga datang dari Toto Wolff, Direktur Utama Mercedes-Benz Formula 1. Ia turut menyampaikan bahwa perjalanan karier Antonelli yang gigih membuatnya sangat layak mendapatkan gelar tersebut.
Apa yang telah Kimi raih hari ini sungguh luar biasa. Menjadi Juara Dunia Formula 1 di usia 20 tahun, dan melakukannya hanya di musim keduanya, adalah prestasi yang luar biasa. Tetapi yang membuat saya paling bangga bukanlah rekor atau statistiknya, melainkan perjalanan yang telah ia lalui untuk sampai di sini,”
ujar Toto Wolff dalam laman resmi Mercedes-Benz, Senin, 2 November 2026.
Kalahkan Rekor Vettel
Dengan gelar juara dunia tersebut, Antonelli berhasil mematahkan rekor Sebastian Vettel yang sebelumnya memegang status sebagai juara dunia F1 termuda.
Vettel meraih gelar pertamanya pada tahun 2010 ketika bergabung bersama tim Red Bull di usia 23 tahun.
Selain itu, Antonelli juga menjadi pembalap Italia pertama yang berhasil menjadi juara dunia F1 sejak Alberto Ascari pada tahun 1953 bersama Ferrari.
Sementara itu, kemenangan seri GP Meksiko diraih oleh pembalap Red Bull, Max Verstappen, yang berhasil finis di posisi pertama, diikuti oleh pembalap Ferrari yang juga berhasil menyelesaikan 71 putaran di belakang Verstappen.
Meski gelar juara dunia telah dikunci, balapan F1 masih menyisakan beberapa seri yang belum dipertandingkan.
Setelah Meksiko, balapan selanjutnya akan berlangsung di Brasil pada 6–8 November, dilanjutkan tiga seri penutup musim lainnya di Las Vegas (19–21 November), Qatar (27–29 November), dan Abu Dhabi (4–6 Desember).