Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 17 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Tiga Korban Jiwa Jadi Alarm Keras, Program Semi Militer Calon Manajer Kopdes Harus Distop
Politik

Tiga Korban Jiwa Jadi Alarm Keras, Program Semi Militer Calon Manajer Kopdes Harus Distop

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
Last updated: Juni 25, 2026 4:06 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
Seorang Bintara Pembina Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (19/2/2026). Kementerian Koperasi menyatakan telah selesai membangun sebanyak 1.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dari target 80 ribu unit. (ANTARA FOTO/Andry Denisah/foc.)
SHARE

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Mohammad Guntur Romli menyoroti kematian tiga calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam kegiatan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bukan sekadar musibah. Tapi, ada indikasi kesalahan prosedur dan kelalaian serius yang harus diusut secara hukum.

Menurut Guntur, konsep melibatkan calon manajer koperasi dalam pelatihan semi militer sejak awal sudah menyisakan pertanyaan besar. Sebab, ia menekankan sudah tak relevan dengan tugas dan kompetensi yang dibutuhkan dalam mengelola lembaga ekonomi masyarakat desa.

Kematian tiga nyawa ini bukan sekedar musibah, melainkan alarm keras atas adanya kesalahan prosedur dan salah kaprah konsep kegiatan,”

kata Guntur Romli melalui akun X pribadinya yang dikutip, Kamis, 25 Juni 2026.
Baca juga:
Update Gempa Magnitudo 7,7 di NTT, 14 Orang Meninggal Dunia Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan korban jiwa akibat gempa bumi magnitudo…
Puan Ungkap Sikap PDIP Usai Dipuji Prabowo: Kami akan Bahu… Ketua DPR Puan Maharani merespons pujian Presiden Prabowo Subianto terhadap PDI Perjuangan…
Prabowo Lempar 'Terima Kasih Khusus' ke PDIP: Ini Bukan Prabowonomics,… Presiden RI Prabowo Subianto berterima kasih secara khusus kepada PDI Perjuangan di…
  • Update Gempa Magnitudo 7,7 di NTT, 14 Orang Meninggal Dunia
  • Puan Ungkap Sikap PDIP Usai Dipuji Prabowo: Kami akan Bahu Membahu
  • Prabowo Lempar 'Terima Kasih Khusus' ke PDIP: Ini Bukan Prabowonomics, tapi Marhaen!

Guntur mempersoalkan alasan di balik pemberian pelatihan militer kepada calon manajer koperasi. Ia menuturkan calon manajer koperasi mestinya dipersiapkan untuk mengelola bisnis, keuangan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Apa sebenarnya urgensi memiliterisasi pengelola lembaga ekonomi desa? Koperasi membutuhkan manajer yang cakap dalam menyusun strategi bisnis, mengelola manajemen keuangan, organisasi, dan memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat,”

ujarnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan pemaksaan latihan fisik berat kepada warga sipil dengan dalih membangun kedisiplinan merupakan kekeliruan mendasar. Kondisi itu berpotensi membahayakan keselamatan peserta.

Memaksakan menu latihan tempur yang berat kepada warga sipil demi dalih kedisiplinan adalah kekeliruan konseptual yang sangat fatal. Koperasi bukanlah barak militer, dan manajer bukanlah komandan pasukan,”

jelasnya.
Korban Bertambah! Calon Manajer Kopdes-KNPM Meninggal saat Latihan Militer, Total 3 Nyawa Melayang

Dia heran dengan mempertanyakan saat proses Latsarmil dengan kemungkinan minimnya cek kesehatan.

Apakah tidak ada medical check-up atau cek kesehatan yang ketat sebelum peluit pertama Latsarmil ditiup?,”

tanya dia.

Dikatakan Guntur, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara profesional seharusnya mampu mendeteksi risiko medis peserta sebelum mengikuti aktivitas fisik ekstrem.

Kelalaian dalam mengukur kapasitas fisik peserta sipil menunjukkan adanya kecobohan yang nyata,”

jelasnya.
Baca juga:
Keras! Megawati Kritik Pemerintah RI yang Ragu Beri Belasungkawa, Singgung… Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mempertanyakan sikap pemerintah Indonesia yang dinilainya terlalu…
Megawati Sentil Hukum Indonesia: Kayak Karet, yang Salah Dibenarkan, yang… Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyoroti kondisi hukum dan kehidupan bernegara di…
Update Terbakarnya KMP Putri Yasmin di Selat Lombok, 1 Penumpang… Insiden terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin di Selat Lombok, menyebabkan…
  • Keras! Megawati Kritik Pemerintah RI yang Ragu Beri Belasungkawa, Singgung Diplomasi Dunia
  • Megawati Sentil Hukum Indonesia: Kayak Karet, yang Salah Dibenarkan, yang Benar Disalahkan
  • Update Terbakarnya KMP Putri Yasmin di Selat Lombok, 1 Penumpang Tewas

Maka itu, Guntur mendesak agar program pelatihan semacam itu dihentikan sementara. Dengan demikian, seluruh aspek keselamatan dan relevansinya dievaluasi secara menyeluruh.

Ketika orientasi pembinaan mental bergeser menjadi taruhan nyawa, maka tidak ada pilihan lain, kegiatan ini harus segera dihentikan total,”

ungkapnya.

Lebih lanjut, Guntur menyoroti kematian tiga peserta harus jadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum. Menurut dia, hal itu untuk mengusut kemungkinan adanya unsur kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa.

Panitia penyelenggara dan pihak-pihak terkait tidak boleh berlindung di balik kata musibah. Mereka harus bertanggung jawab secara hukum, baik secara perdata maupun pidana,”

tutur Guntur.

Bagi Guntur, penegakan hukum tegas sebagai cara yang tepat untuk meredam latihan militer salah sasaran.

Penegakan hukum yang tegas adalah satu-satunya cara agar diklat semi-militer yang salah sasaran ini tidak kembali memakan korban,”

ujarnya.

Untuk diketahui, Latsarmil program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang disiapkan jadi calon manajer pengelola KDMP dan KNPM kembali memakan korban. Terbaru, satu peserta meninggal dunia saat mengikuti latihan militer.

Peserta kali ini dari Satuan Pendidikan Pusbahasa Kodiklatau di Jakarta atas nama Novia Rahmadhani Sihotang. Dengan demikian, total sudah tiga orang dinyatakan meninggal dunia.

Tag:calon manajerKDMPKoperasi Desa Merah PutihMeninggal DuniaMohammad Guntur RomliPDIP
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan DPR 2026. (Sumber: Dok. DPR)
1
Gempa M 7,7 NTT Picu Tsunami, Badan Geologi Ungkap Jejak Mengerikan Sesar Flores
By Hardani Triyoga
Foto udara sejumlah tenda pengungsian bencana gempa berdiri di Stadion Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. (ANTARA FOTO/Mega Tokan).
2
Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Netizen Langsung Ramai Cari Lowongan
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyalami Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto (tengah) disaksikan Ketua DPR Puan Maharani (kiri) seusai pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
3
Gempa NTT Bikin Pelabuhan Rusak, Dermaga Roboh hingga Terminal Penumpang Retak
By Natania Longdong
Sarana dermaga di NTT rusak pasca gempa.
4
Tragedi Gempa NTT: 51 Tewas, 132 Luka-luka, Basarnas Sisir Wilayah Terdampak
By Hardani Triyoga
Warga berada di dekat anggota keluarganya yang terluka akibat gempa bumi di RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
5

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso
Politik

Prabowo Mau Buka Dwi Kewarganegaraan, Gerindra Ungkap Syarat yang Tak Bisa Ditawar

Partai Gerindra menilai usulan Presiden Prabowo Subianto untuk membuka peluang kewarganegaraan ganda…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
9 jam lalu
Politikus Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin.
Politik

Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ditagih: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Angka Statistik

Politikus Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin menyoroti usia panjang negara RI semestinya…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
14 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan DPR 2026. (Sumber: Dok. DPR)
Politik

Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan

Pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2026 dinilai…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
17 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyalami Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto (tengah) disaksikan Ketua DPR Puan Maharani (kiri) seusai pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Politik

Puan Ungkap Sikap PDIP Usai Dipuji Prabowo: Kami akan Bahu Membahu

Ketua DPR Puan Maharani merespons pujian Presiden Prabowo Subianto terhadap PDI Perjuangan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up