Analis Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik Universitas Mercu Buana (UMB) Dr. Syaifuddin menilai respons Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ulta Levenia Nababan terhadap kritik Wakil Ketua BEM UI Fatimah Azzahra mencerminkan kegagalan komunikasi publik pemerintah.
Penjelasan Ulta Levenia yang mempresentasikan pemerintah justru tak menjawab substansi kritik. Ulta Levenia saat ini menjabat sebagai Plt. Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang juga dikenal sebagai Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP).
Ulta Levenia Nababan sebagai wakil pemerintah, dalam hal ini adalah seorang tenaga ahli seharusnya memiliki tanggung jawab etik untuk membangun komunikasi politik yang rasional dan argumentatif yang berbasis data,”
kata Syaifuddin saat dihubungi Owrite, Selasa, 21 Juli 2026.
Menurut Syaifuddin, setiap kritik yang disampaikan mahasiswa seharusnya dijawab melalui penjelasan kebijakan, data, dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Bukan direspons dengan sindiran terhadap simbol-simbol akademik.







