Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas, mendesak Presiden Prabowo Subianto menegur Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Mohamad Qodari dan mencopot Ulta Levenia Nababan, menyusul polemik unggahan yang dinilai menghina simbol akademik saat merespons kritik publik.
Prabowo harus segera menyingkirkan para pembantunya yang membuat citra pemerintahannya semakin buruk. Tidak perlu ragu memecat mereka walaupun menjadi bagian tim pemenangan atau relawan pada pemilu lalu,”
kata Fernando Emas kepada Owrite, Rąbu, 22 Juli 2026.
Ulta Levenia saat ini menjabat sebagai Plt. Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang juga dikenal sebagai Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP).
Fernando menilai, respons sejumlah pembantu Presiden terhadap kritik publik justru memperburuk citra pemerintahan. Menurutnya, komunikasi yang dibangun tidak meredakan polemik, tetapi memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat.







