Pengamat Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai, penurunan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto berdasarkan survei SMRC tidak hanya dipengaruhi persoalan ekonomi, tetapi juga pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai memunculkan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Ada pengaruhnya antara kepuasan publik dengan program MBG. Memang betul niat baik Pak Prabowo, saya kira kita harus akui, yaitu memberikan gizi kepada anak-anak kita. Itu sangat mulia. Hanya saja, dalam pengelolaannya yang menjadi bermasalah,”
kata Emrus saat dihubungi Owrite, Rabu, 29 Juli 2026.
Emrus mengatakan, tujuan Program MBG untuk meningkatkan kualitas gizi anak merupakan kebijakan yang patut diapresiasi. Namun, berbagai persoalan dalam pelaksanaan program tersebut justru memengaruhi persepsi publik terhadap pemerintahan Prabowo.
Menurutnya, kritik yang terus bermunculan terhadap pengelolaan MBG menjadi salah satu faktor yang ikut menekan tingkat kepuasan masyarakat. Polemik tersebut berkembang seiring munculnya tuntutan dari sejumlah pihak agar pelaksanaan program dievaluasi.







