Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Negara Diusulkan Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Informal Rentan, Ojol hingga Petani Ikut
Politik

Negara Diusulkan Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Informal Rentan, Ojol hingga Petani Ikut

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Agustus 7, 2026 5:15 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
58 menit lalu
Share
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi (Foto: blog.umsu.ac.id)
SHARE

Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mengusulkan agar negara membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal yang masuk kategori miskin dan rentan.

Usulan itu didorong masuk dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang tengah digodok DPR.

Vita mengatakan, skema itu ditujukan agar petani tembakau, petani kopi, pengemudi ojek online, pedagang kecil, hingga pekerja sektor informal lainnya tetap mendapatkan perlindungan jaminan sosial tanpa dibebani iuran mandiri.

Melalui skema ini, pekerja informal yang tergolong miskin dan rentan tidak perlu membayar iuran secara mandiri karena ditanggung oleh negara,”

kata Vita dalam keterangannya, Jumat, 7 Agustus 2026.
Baca juga:
Kementerian HAM Minta Rumah Sakit Berbenah: Pasien BPJS Bukan Warga… Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyoroti dugaan perlakuan diskriminatif terhadap pasien BPJS…
Kabinet Bayangan Bukan Ancaman, Justru Koreksi bagi Pemerintah dan DPR Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai, kemunculan kabinet bayangan yang…
Rem Empati Nakes Blong di Medsos: Epidemiolog Sebut Dampak 'Burnout'… Epidemiolog sekaligus pakar Global Health Security dari Griffith University Dicky Budiman mengatakan…
  • Kementerian HAM Minta Rumah Sakit Berbenah: Pasien BPJS Bukan Warga Negara Kelas…
  • Kabinet Bayangan Bukan Ancaman, Justru Koreksi bagi Pemerintah dan DPR
  • Rem Empati Nakes Blong di Medsos: Epidemiolog Sebut Dampak 'Burnout' Hingga Kultur…

Menurut dia, perlindungan bagi pekerja sektor informal jadi salah satu poin penting dalam pembahasan RUU Ketenagakerjaan. Politikus PDIP itu mengusulkan skema serupa Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, di mana iuran kepesertaan dibayar pemerintah.

Kalau pekerja formal sudah diwajibkan menjadi peserta, pekerja informal justru masih banyak yang belum terlindungi. Karena itu kami mendorong agar mereka juga mendapatkan perlindungan,”

ujarnya.

Vita menjelaskan, skema itu diprioritaskan bagi masyarakat pada kelompok desil 1 hingga desil 5.

Cara Cairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Paklaring 2026

Ia berharap pembahasan RUU Ketenagakerjaan rampung pada Oktober mendatang sehingga menjadi dasar hukum untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Di sisi lain, Vita menilai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di kalangan pekerja informal masih rendah, terutama di wilayah yang didominasi sektor pertanian seperti Kabupaten Temanggung.

Karena itu, edukasi mengenai pentingnya perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun kematian perlu terus diperluas.

Baca juga:
DPR Dorong RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan! Aturan Papua Jangan… Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat kembali didorong agar tak berlarut-larut. Anggota…
Ganjar Minta DPR Gercep, Pansus Revisi UU Politik Bisa Jadi… Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (DPP PDIP) Ganjar Pranowo mendesak DPR…
DPR Desak Purbaya Segera Tambah Transfer ke Daerah, Gaji ASN… Anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Kholid mendesak pemerintah segera memutuskan tambahan…
  • DPR Dorong RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan! Aturan Papua Jangan Sampai Ditabrak
  • Ganjar Minta DPR Gercep, Pansus Revisi UU Politik Bisa Jadi Jalan Bongkar…
  • DPR Desak Purbaya Segera Tambah Transfer ke Daerah, Gaji ASN Terancam Tersendat

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Vita bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Magelang menggelar sosialisasi kepada petani tembakau, petani kopi, tokoh masyarakat, dan pekerja nonformal di Kabupaten Temanggung.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Magelang Verry Kristoforus Boekan mengakui masih banyak pekerja sektor informal yang belum menyadari pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

Ia mengingatkan risiko kerja bisa terjadi kapan saja. Pun, ia menegaskan BPJS Ketenagakerjaan merupakan program pemerintah yang memberikan perlindungan bagi seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal.

Tag:Berita Pentingbpjs ketenagakerjaanDPRPDIPPekerjaRUU Ketenagakerjaan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Injak dan Banting Genteng Sabut Kelapa BRIN: Cikal Bakal ‘Gentengnisasi’ Rumah Rakyat?
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
1
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
2
Kapolresta Banda Aceh Diamankan Propam Mabes Polri, Dugaan Kasus Narkoba Bikin Geger!
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi Mabes Polri amankan perwira polisi.
3
Gianni Infantino Tertekan, FIFA Akui Kesalahan soal Rencana Jual Saham Piala Dunia
By Hadi Febriansyah
Gianni Infantino
4
Rupiah Dibuka Loyo ke Level Rp17.935! Ancaman dari Timur Tengah Mulai Menghantui Pasar
By Anisa Aulia
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi (kedua kiri), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat (kanan) menyapa massa buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Politik

Prabowo Harus Paham, Oposisi Justru Bisa Menyelamatkan Pemerintahannya

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengingatkan Presiden Prabowo Subianto, agar tidak…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
46 menit lalu
Ilustrasi Kabinet Bayangan.
Politik

Kabinet Bayangan Bukan Ancaman, Justru Koreksi bagi Pemerintah dan DPR

Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai, kemunculan kabinet bayangan yang…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat kabinet di Ostana Negara.
Politik

Koalisi Gemuk Bikin Demokrasi Sakit, Pemerintahan Berisiko Lumpuh

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana, mengkritik konfigurasi politik pemerintahan saat ini…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 jam lalu
Ilustrasi kotak suara pada pemilihan umum. (Sumber: Unsplash/Element5 Digital)
Politik

Demokrasi Dibajak Duitokrasi: Pemilu Makin Rusak, Mau Menang Harus Pakai Duit

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana menilai, persoalan terbesar demokrasi Indonesia saat…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up