Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 16 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Prabowo Mau Buka Dwi Kewarganegaraan, Gerindra Ungkap Syarat yang Tak Bisa Ditawar
Politik

Prabowo Mau Buka Dwi Kewarganegaraan, Gerindra Ungkap Syarat yang Tak Bisa Ditawar

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 16, 2026 5:38 pm
By
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
57 menit lalu
Share
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso (Foto: Dok. Gerindra)
SHARE

Partai Gerindra menilai usulan Presiden Prabowo Subianto untuk membuka peluang kewarganegaraan ganda secara terbatas merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap diaspora Indonesia yang memiliki keahlian strategis.

Daftar isi Konten
  • Diaspora Berkeahlian Strategis
  • Harus Lewat Revisi UU

Juru Bicara Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mengatakan kebijakan tersebut bisa jadi jalan bagi talenta Indonesia yang berkarier di luar negeri untuk tetap berkontribusi bagi Tanah Air tanpa terbentur persoalan status kewarganegaraan.

Negara tidak boleh lagi memaksa anak-anak bangsa yang hebat untuk memilih dilema antara mengejar karier internasional dan kecintaan mereka pada Tanah Air,”

kata Sugiat dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu, 16 Agustus 2026.
Baca juga:
Prabowo Bongkar Masalah Dokter Gigi di RI, 6.000 Puskesmas Bakal… Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung soal kekurangan dokter gigi di Indonesia dalam…
Istana Buka-bukaan soal 'Dokter Terbang' Ala Prabowo: Ada Helikopter untuk… Presiden Prabowo Subianto melempar wacana konsep ambulans udara hingga 'dokter terbang' untuk…
Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg,… Pernah kebayang nggak punya pendapatan Rp700 ribu hanya dengan ngupas satu kilogram…
  • Prabowo Bongkar Masalah Dokter Gigi di RI, 6.000 Puskesmas Bakal Jadi Sasaran…
  • Istana Buka-bukaan soal 'Dokter Terbang' Ala Prabowo: Ada Helikopter untuk Unit Reaksi…
  • Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Netizen Langsung…

Menurut Sugiat, usulan tersebut bukan berarti pemerintah akan membuka kewarganegaraan ganda bagi seluruh masyarakat. Ia bilang kebijakan itu ditujukan secara selektif kepada talenta yang dinilai dibutuhkan untuk dukung pembangunan nasional.

Pemerintah tentu akan merancang regulasi dengan mekanisme screening ketat, uji integritas, serta penentuan kewajiban yang jelas tanpa mengorbankan kedaulatan atau keamanan nasional,”

jelas Sugiat.

Diaspora Berkeahlian Strategis

Sugiat menyampaikan sejumlah negara sudah memanfaatkan diaspora untuk menarik kembali sumber daya manusia dengan keahlian tertentu.

Maka itu, Indonesia dinilai perlu memberikan ruang bagi diaspora berprestasi agar dapat ikut membangun negeri, terutama di sektor-sektor strategis.

Menurutnya, kebijakan tersebut dapat jadi solusi agar warga Indonesia yang memiliki karier internasional tak harus memilih antara kesempatan profesional di luar negeri dan ikatan kewarganegaraan dengan Indonesia.

Kami menghormati pandangan kritis dari para akademisi hukum internasional. Justru karena itulah usulan ini dibawa ke ranah legislatif untuk digodok bersama,” katanya.

jelas Sugiat.

Selain menarik talenta diaspora, Sugiat menyebut pembahasan perubahan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia juga bisa jadi momentum untuk mengevaluasi sejumlah persoalan kewarganegaraan. Salah satunya terkait status kewarganegaraan anak hasil perkawinan campuran.

Prabowo Buka Peluang Kewarganegaraan Ganda, Pemain Bola Kelas Dunia Bisa Perkuat Timnas Indonesia

Harus Lewat Revisi UU

Sugiat menyampaikan kebijakan kewarganegaraan ganda terbatas tak bisa diterapkan secara langsung. Pemerintah bersama DPR mesti membahasnya melalui mekanisme pembentukan peraturan perundang-undangan.

Pemerintah tidak mengambil jalan pintas. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas telah menegaskan bahwa proses ini akan ditempuh melalui revisi UU Nomor 12 Tahun 2006 bersama DPR RI,”

katanya.

Lebih lanjut, dia bilang rancangan kebijakan nantinya mesti memperhatikan sejumlah aspek penting. Hal itu mulai dari keamanan, integritas, loyalitas terhadap negara hingga pembatasan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sugiat kembali menyampaikan konsep yang diusulkan pemerintah merupakan kewarganegaraan ganda secara terbatas. Bukan kebijakan kewarganegaraan ganda yang berlaku secara umum.

Baca juga:
Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan Pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2026 dinilai…
Prabowo Turunkan 50 Ribu Paket Sembako untuk Warga yang Terdampak… Presiden Prabowo Subianto menggelontorkan 50 ribu paket sembako untuk warga yang terdampak…
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Istana Siagakan Bantuan dari Halim Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons bencana gempa bumi magnitudo 7,7…
  • Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan
  • Prabowo Turunkan 50 Ribu Paket Sembako untuk Warga yang Terdampak Gempa NTT
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Istana Siagakan Bantuan dari Halim

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya mengusulkan perubahan peraturan perundang-undangan untuk kewarganegaraan ganda secara terbatas. Aturan kewarnegaraan ganda itu berlaku untuk talenta tertentu yang dinilai bisa memberikan kontribusi bagi kepentingan nasional.

Saran kami untuk kita izinkan dwi kewarganegaraan bagi talenta-talenta tertentu yang dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia,”

kata Prabowo saat menyampaikan keterangan pemerintah mengenai RAPBN Tahun Anggaran 2027 di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Prabowo mengatakan Indonesia punya jutaan diaspora yang tersebar di berbagai negara. Diaspora itu mulai dari ilmuwan, ahli kecerdasan buatan, peneliti, pengusaha, hingga atlet.

Menurut Prabowo, keahlian yang dimiliki diaspora itu bisa jadi sumber daya manusia untuk perkuat pembangunan Indonesia.

Tag:AtletDwi KewarganegaraangerindraprabowoSyarat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan DPR 2026. (Sumber: Dok. DPR)
1
Gempa M 7,7 NTT Picu Tsunami, Badan Geologi Ungkap Jejak Mengerikan Sesar Flores
By Hardani Triyoga
Foto udara sejumlah tenda pengungsian bencana gempa berdiri di Stadion Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. (ANTARA FOTO/Mega Tokan).
2
Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Netizen Langsung Ramai Cari Lowongan
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyalami Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto (tengah) disaksikan Ketua DPR Puan Maharani (kiri) seusai pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
3
Gempa NTT Bikin Pelabuhan Rusak, Dermaga Roboh hingga Terminal Penumpang Retak
By Natania Longdong
Sarana dermaga di NTT rusak pasca gempa.
4
Tragedi Gempa NTT: 51 Tewas, 132 Luka-luka, Basarnas Sisir Wilayah Terdampak
By Hardani Triyoga
Warga berada di dekat anggota keluarganya yang terluka akibat gempa bumi di RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
5

BERITA LAINNYA

Politikus Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin.
Politik

Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ditagih: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Angka Statistik

Politikus Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin menyoroti usia panjang negara RI semestinya…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
11 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan DPR 2026. (Sumber: Dok. DPR)
Politik

Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan

Pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2026 dinilai…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
14 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyalami Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto (tengah) disaksikan Ketua DPR Puan Maharani (kiri) seusai pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Politik

Puan Ungkap Sikap PDIP Usai Dipuji Prabowo: Kami akan Bahu Membahu

Ketua DPR Puan Maharani merespons pujian Presiden Prabowo Subianto terhadap PDI Perjuangan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 hari lalu
pemerintah dalam menghormati jasa para pendahulu dan pemimpin bangsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi negara.
Politik

MK Tegaskan Aturan Baru Penghinaan Presiden: Keluarga hingga Relawan Tak Bisa Lagi Melapor

Mahkamah Konstitusi (MK) persempit ruang pelaporan perkara penghinaan terhadap Presiden dan Wakil…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up