Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 18 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Jika Disingkirkan dari Gerindra, KDM-Anies Berpeluang Tantang Prabowo di Pilpres 2029
Politik

Jika Disingkirkan dari Gerindra, KDM-Anies Berpeluang Tantang Prabowo di Pilpres 2029

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 18, 2026 6:24 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) berjalan menuju ruangan setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) berjalan menuju ruangan setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/12/2025). (Sumber: Antara Foto/Sulthony Hasanuddin/nym)
SHARE

Peluang Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM berpindah partai dan membangun poros baru pada Pilpres 2029 dinilai terbuka, termasuk kemungkinan berpasangan dengan Anies Baswedan. 

Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai, KDM dan Anies memiliki karakter politik yang berbeda tetapi dapat saling melengkapi jika dipertemukan dalam satu kontestasi nasional.

Salah satunya bisa saja Dedi bergabung dengan Anies Baswedan untuk maju pada Pilpres 2029,”

katanya kepada Owrite, Selasa, 18 Agustus 2026.
Popularitas Dedi Mulyadi Tembus ‘Sidratul Muntaha’, Kualitas Hidup Jabar Malah ‘Membumi’

Menurut Jamiluddin, duet KDM dan Anies berpotensi menjadi kekuatan politik yang signifikan. Ia mengatakan, keduanya dapat menjangkau kelompok pemilih yang berbeda, terutama kalangan nasionalis dan religius.

Dua sosok ini akan sangat kuat bila bersatu. Setidaknya dua sosok ini dapat membius kalangan religius dan nasionalis untuk mendukung mereka,”

ucapnya.

Dijelaskan Jamiluddin, kemungkinan tersebut dapat terbuka apabila KDM tidak memperoleh ruang yang cukup di internal Gerindra untuk melanjutkan ambisi politiknya menuju Pilpres 2029. 

Jika Gerindra menutup peluang bagi KDM, lanjutnya, mantan Bupati Purwakarta itu memiliki opsi untuk mencari kendaraan politik lain.

Jadi, hal itu berpeluang terjadi bila Dedi diperlakukan tidak baik di internal Gerindra. Dedi bisa saja berlabuh ke partai lain untuk mewujudkan ambisi politik,”

jelasnya.

Dikatakan Jamiluddin, perpindahan KDM ke partai lain tidak hanya akan menjadi persoalan pergantian kendaraan politik. 

Langkah tersebut berpotensi berkembang menjadi pembentukan poros baru apabila KDM kemudian memilih berkolaborasi dengan Anies.

Baca juga:
Elektabilitas Jadi Ancaman Prabowo, Akankah KDM Diasingkan dari Partai? Menguatnya elektabilitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mulai membuka potensi gesekan…
Prabowo Minta Buku Pelajaran Dievaluasi, Komisi X: Jangan Jadi Proyek… Komisi X DPR RI mengingatkan pemerintah agar usulan Presiden RI Prabowo Subianto…
Prabowo Pamer Angkat Kesejahteraan Hakim, tapi Nasib Nakes dan PPPK… Direktur The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research Adinda Tenriangke Muchtar…
  • Elektabilitas Jadi Ancaman Prabowo, Akankah KDM Diasingkan dari Partai?
  • Prabowo Minta Buku Pelajaran Dievaluasi, Komisi X: Jangan Jadi Proyek Pengadaan
  • Prabowo Pamer Angkat Kesejahteraan Hakim, tapi Nasib Nakes dan PPPK Malah jadi…

Pasangan Alternatif

Ia menilai kombinasi KDM dan Anies dapat menjadi alternatif dalam peta persaingan Pilpres 2029, terutama jika keduanya mampu membangun basis dukungan yang kuat dan mendapatkan dukungan partai politik.

Dedi bisa saja melakukan perlawanan dengan bersama Anies untuk melawan Prabowo pada Pilres 2029,”

tutupnya.

Jamiluddin melihat peluang tersebut sangat bergantung pada dinamika internal Gerindra dan perkembangan politik nasional dalam beberapa tahun ke depan. 

Jika hubungan KDM dengan partainya tetap baik dan ruang politiknya terbuka, skenario tersebut mungkin tidak terjadi. Namun, apabila KDM merasa dibatasi, opsi membangun kekuatan baru bersama Anies dapat menjadi salah satu jalan politik.

Tag:Anies BaswedanDedi MulyadigerindraJamiluddin RitongaPasangan Pilpres 2029Prabowo Subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Doa Menag di Istana Saat HUT RI ke-81 Viral, Netizen: “Kok Ada Persentase?”
By Ani Ratnasari
Menag Nasaruddin Umar dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
1
Prabowo Diapit Jokowi-Gibran di HUT RI, Sinyal Hubungan Kertanegara-Solo Baik-Baik Saja?
By Hardani Triyoga
Presiden RI Prabowo Subianto duduk diapit Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Merdeka. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S).
2
BEM UI Demo, Bawa 8 Tuntutan “Merebut Kemerdekaan”
By Rahmat Baihaqi
Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Yatalathof Imawan.
3
Praperadilan Febrie Adriansyah Dimulai: Prosedur Penetapan Tersangka Masuk Ruang Uji
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Febri Diansyah (tengah) dan Firman Wijaya (kiri) menyampaikan keterangan pers di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
4
BEM UI Gagal Long March ke Bundaran HI, Massa Tertahan di Depan Gedung UOB
By Rahmat Baihaqi
Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI tertahan aparat di depan gedung UOB saat ingin unjuk rasa menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat.
5

BERITA LAINNYA

Gedung Museum Bank Indonesia. (Sumber: Unsplash/Aini Rahmadini)
Politik

Surpres Calon Pengganti Gubernur BI Sudah Masuk DPR, Siapa yang Akan Dipilih?

Surat Presiden (Surpres) terkait calon pengganti Gubernur Bank Indonesia (BI), Deputi Gubernur…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
2 jam lalu
Ilustrasi Pemilu
Politik

Guru dan Nakes Sering Jadi Kendaraan Politik, Pengamat: Jangan Cuma Didekati Saat Butuh Suara

Direktur The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research, Adinda Tenriangke Muchtar,…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) berfoto dengan warga terdampak penutupan operasional tambang saat pemberian bantuan di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/11/2025). Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyalurkan dana kompensasi sebesar Rp3 juta kepada 9.300 warga di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang di Kabupaten Bogor yang terdampak kebijakan penutupan tambang, kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi langkah awal pemulihan ekonomi setelah penutupan tambang diberlakukan.
Politik

Elektabilitas Jadi Ancaman Prabowo, Akankah KDM Diasingkan dari Partai?

Menguatnya elektabilitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mulai membuka potensi gesekan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian
Politik

Prabowo Minta Buku Pelajaran Dievaluasi, Komisi X: Jangan Jadi Proyek Pengadaan

Komisi X DPR RI mengingatkan pemerintah agar usulan Presiden RI Prabowo Subianto…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up