Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 21 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / DPR Semprot Penanganan Karhutla: Kegiatan Banyak, Tak Satu pun Ada Indikator Outcome Keberhasilan
Politik

DPR Semprot Penanganan Karhutla: Kegiatan Banyak, Tak Satu pun Ada Indikator Outcome Keberhasilan

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Agustus 21, 2026 5:45 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 jam lalu
Share
Sinyal krisis karhutla telah dimulai secara masif jauh sebelum musim kemarau.
Sinyal krisis karhutla telah dimulai secara masif jauh sebelum musim kemarau. (Sumber: Multi Media Center Kalimantan Tengah)
SHARE

DPR mengkritik pola penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pemerintah yang dinilai masih sibuk dengan banyak kegiatan, tetapi minim keberhasilan.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS dari daerah pemilihan NTB I Johan Rosihan minta pemerintah tak lagi menunggu api berkobar untuk bergerak. Tapi, melainkan punya rencana mitigasi yang jelas dan terukur sejak awal.

Ini memuat catatan saya lebih dari 13 jenis kegiatan, surat edaran, rakor, apel, posko, war room, dan sebagainya. Namun, tidak satu pun disertai indikator outcome yang membuktikan efektivitasnya,”

kata Johan, Jumat, 21 Agustus 2026.
Baca juga:
Karhutla Kalimantan Makin Ganas, Airlangga: Aktivitas Ekonomi Daerah Mulai Terganggu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…
Karhutla Kalimantan Makin Gawat: 66 Ribu Warga Kena ISPA, Tetapkan… Pemerintah pusat didesak segera menetapkan status bencana nasional untuk kebakaran hutan dan…
BNPB Perang Lawan Karhutla, 6 Provinsi Dipasok Helikopter Patroli hingga… Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…
  • Karhutla Kalimantan Makin Ganas, Airlangga: Aktivitas Ekonomi Daerah Mulai Terganggu
  • Karhutla Kalimantan Makin Gawat: 66 Ribu Warga Kena ISPA, Tetapkan Bencana Nasional!
  • BNPB Perang Lawan Karhutla, 6 Provinsi Dipasok Helikopter Patroli hingga Water Bombing

Johan menilai penanganan karhutla yang terus berulang perlu dievaluasi secara menyeluruh. Ia menyoroti sederet kegiatan yang dilakukan pemerintah dalam penanganan karhutla.

Menurut Johan, persoalan tersebut membuat pemerintah perlu menyusun rencana mitigasi yang lebih konkret.

Rencana itu bukan hanya jadi dokumen internal kementerian. Namun, juga harus bisa jadi acuan bersama sekaligus dasar DPR dalam melakukan pengawasan.

Harapan saya, kita ingin mendapat satu rencana mitigasi dari pemerintah dan itu menjadi pegangan kita bersama-sama untuk kita awasi,”

ujar Johan.
Karhutla di Kalimantan Makin Mengganas dalam Sehari terdeteksi 518 Hotspot

Sorotan berikutnya diarahkan pada penentuan wilayah prioritas penanganan karhutla. Johan mempertanyakan dasar pemerintah dalam menentukan daerah yang mendapatkan berbagai intervensi utama. Hal itu terutama karena ada daerah dengan luas karhutla cukup besar tapi tidak memperoleh sejumlah dukungan penanganan.

NTB jadi salah satu contoh yang dipersoalkan Johan. Dia menyebut NTB berada di posisi keempat berdasarkan luas karhutla.

Namun, tak masuk dalam sejumlah kegiatan utama pemerintah seperti posko siaga darurat, operasi pemadaman satgas darat, distribusi sarana dan prasarana, maupun operasi modifikasi cuaca.

NTB tidak masuk walaupun luas lahannya cukup besar. Apa dasar pemerintah dan kementerian untuk menentukan daerah-daerah dalam kegiatan utama ini?”

ujar Johan.

Menurut Johan, penentuan prioritas seharusnya tak dilakukan tanpa ukuran risiko yang transparan. Ia menekankan pemerintah perlu menjelaskan mengapa suatu daerah masuk prioritas.

Namun, daerah lain dengan luasan karhutla yang signifikan justru tidak mendapatkan intervensi serupa.

Ia juga meminta pemerintah memperjelas pembagian luasan karhutla berdasarkan status kawasan. Hal itu mencakup kawasan konservasi maupun kawasan yang berada di wilayah pemegang izin.

Menurut Johan, kejelasan status kawasan penting karena berkaitan langsung dengan siapa yang semestinya bertanggung jawab terhadap pencegahan dan penanganan kebakaran.

Kata dia, negara jangan sampai menanggung biaya untuk kebakaran yang terjadi di kawasan yang menjadi tanggung jawab pemegang izin.

Jangan sampai APBN kita keluar pada kawasan-kawasan yang terbakar di kawasan pemegang izin. Jangan sampai mereka membakar hutan kita, kita keluarkan uang untuk menyelesaikan apa yang mereka kerjakan,”

ujarnya.

Johan juga menyoroti kebutuhan Taman Nasional Tambora di NTB terhadap perangkat deteksi dini, khususnya drone thermal.

Baca juga:
Keterwakilan Perempuan di Parlemen Mandek 16-22 Persen, Target 30 Persen… Target keterwakilan perempuan minimal 30 persen di parlemen belum juga tercapai. Kementerian…
DPR Soroti Dugaan Wajib Lepas Jilbab di Unhan: Ini Bisa… Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PKS Yanuar Arif Wibowo minta Universitas…
Sumber Air Makin Terbatas, Pemerintah Genjot Sumur Bor untuk Padamkan… Pemerintah bersama sejumlah unsur gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan…
  • Keterwakilan Perempuan di Parlemen Mandek 16-22 Persen, Target 30 Persen Masih Jauh…
  • DPR Soroti Dugaan Wajib Lepas Jilbab di Unhan: Ini Bisa Menjadi Bentuk…
  • Sumber Air Makin Terbatas, Pemerintah Genjot Sumur Bor untuk Padamkan Karhutla di…

Menurutnya, teknologi tersebut dapat bantu pemerintah mendeteksi potensi kebakaran lebih awal. Dengan demikian, penanganan tak selalu dilakukan setelah api terlanjur meluas.

Ia mendorong pemerintah mengubah orientasi penanganan karhutla dengan memperkuat pencegahan.

Anggaran juga dinilai perlu diarahkan berdasarkan tingkat risiko masing-masing wilayah, bukan semata berdasarkan pola kegiatan yang sama dari tahun ke tahun.

Dengan prinsip alokasi seharusnya mengikuti konsentrasi risiko,”

tutur Johan.

Tag:DPRHeadlineKalimantanKarhutlaPemerintah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Lampu Hijau di Rumah Sakit Ternyata Punya Makna Mengharukan, Ada Kaitannya dengan Donor Organ?
By Ani Ratnasari
Hospital Seberang Jaya, Pulau Pinang, Malaysia
1
Rektor Unsoed Kena OTT KPK, DPR Bongkar Masalah Besar Penerimaan Mahasiswa
By Rika Pangesti
Gedung KPK di Jakarta Selatan.
2
Rektor dan Warek Unsoed Terjaring OTT, KPK Dalami Keterlibatan Pihak Lain
By Rahmat Baihaqi
Sel tahanan KPK
3
Gerbang Mahasiswa Baru: KPK Ungkap Dugaan Modus Rektor Unsoed Sodiq
By Rahmat Baihaqi
Sel tahanan KPK
4
Baru Tiga Bulan Jadi Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq Dijaring KPK
By Rahmat Baihaqi
Akhmad Sodiq terpilih kembali menjadi rektor dalam sidang senat tertutup yang digelar pada 1 April 2026 di Auditorium Laboratorium Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman.
5

BERITA LAINNYA

Kapal perang Ki Hajar Dewantara.
Politik

Prabowo Mau Jual KRI Ki Hajar Dewantara Karena Sudah Tua, DPR Malah Bilang Begini!

Presiden Prabowo Subianto disebut mengusulkan penjualan KRI Ki Hajar Dewantara karena kapal…

Rika PangestiRahmat Tunny OWRITE
By
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
36 menit lalu
Anggota Komisi XIII DPR RI, Yanuar Arif Wibowo
Politik

DPR Soroti Dugaan Wajib Lepas Jilbab di Unhan: Ini Bisa Menjadi Bentuk Diskriminasi

Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PKS Yanuar Arif Wibowo minta Universitas…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
47 menit lalu
Ilustrasi Gedung DPR
Politik

Keterwakilan Perempuan di Parlemen Mandek 16-22 Persen, Target 30 Persen Masih Jauh dari Harapan

Target keterwakilan perempuan minimal 30 persen di parlemen belum juga tercapai. Kementerian…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) bersama Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kedua kiri) berjalan menuju lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,
Politik

Gibran Ajak Mahasiswa UI ke NTT, Pengamat: Strategi Halus ‘Menundukkan’ Kelompok Kritis

Keputusan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up