Ada momen yang bikin netizen salah fokus atau salfok saat Presiden Prabowo Subianto menjajal LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai pada Rabu, 16 September 2026.
Bukannya fokus ke LRT baru, netizen malah soroti Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang sedang mendampingi Presiden Prabowo.
Dalam potongan video yang diunggah akun Instagram @nusand_tara, memperlihatkan Teddy meminta sejumlah orang di dalam gerbong untuk berpindah tempat. Postingan ini pun viral. Kurang dari 24 telah ditonton lebih dari 1,5 juta kali dan mendapat 24,8 ribu komentar, 3,7 ribu likes, serta 4,1 ribu share.
Di video tersebut, Teddy terlihat mengarahkan beberapa orang untuk bergeser ke bagian depan gerbong saat Presiden Prabowo berada di dalam LRT.
Momen itu terjadi saat Prabowo akan menjajal perjalanan LRT Jakarta sebelum meresmikan operasional jalur Kelapa Gading-Manggarai.
Informasi yang beredar menyebut orang-orang yang diarahkan untuk berpindah tersebut merupakan Direktur Utama PT LRT Jakarta dan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai alasan mereka diminta berpindah tempat dalam gerbong tersebut.
Potongan video itu kemudian memicu berbagai reaksi dari netizen. Sebagian menyoroti cara Teddy memberikan arahan terutama dari nada bicara dan gesturnya.
Salah satunya datang dari akun @chitrachef yang mengaku tak nyaman melihat gestur Teddy saat minta orang-orang tersebut berpindah.
Jujur gak suka banget dengan nadanya, nunjuk-nunjuknya. Gak ada sikap rendah hati, kaya nyuruh babu pindah,”
komentar @chitrachef.

Sorotan serupa juga muncul dari akun @mussa13087. Ia menilai gestur Teddy dalam video tersebut terlihat kurang sopan dan terkesan angkuh.
Gak sopan dan keliatan angkuhnya. Ntahlah kalau wowo lengser bakal banyak yang serang dia,”
tulis akun itu.
Di tengah komentar yang mengkritik, ada pula netizen yang justru coba melihat kejadian tersebut dari sisi protokoler VVIP.
Akun @latife_muntilan menduga pemindahan posisi orang-orang di dalam gerbong berkaitan dengan kebutuhan protokoler selama perjalanan berlangsung.
Itu hal biasalah dalam protokoler VVIP, tapi ya harusnya yang ngurus ajudan presiden bukan seskab,”
tulis @latife_muntilan.
Sementara itu, akun @widia1962 justru menanggapi video tersebut dengan sindiran yang lebih keras.
Mecat orang lewat HP, ngusir yang punya hajatan adalah kelakuan ngga beradab.. dan pemujanya bangga,”
sindir @widia1962.
Ada pula netizen yang menanggapi momen tersebut dengan nada bercanda. Akun @arisarfianto088 justru mempertanyakan mengapa orang yang berada di dalam gerbong harus berpindah ketika rombongan Presiden datang.
Seharusnya para penumpang jgn mau suruh pindah sama si Tedy itu, kok malah kebalik bos nya malah yg suruh keluar,”
tulis @arisarfianto088.






