Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Diplomasi Prabowo-Singapura Disorot, Kepentingan Nasional Indonesia Jangan Sampai Terabaikan

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Menteri Luar Negeri Singapura di Hambalang, Bogor, perlu ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym.)

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang, Bogor, perlu ditindaklanjuti dengan langkah konkret yang mengutamakan kepentingan nasional.

Menurut Dave, hubungan baik antara Indonesia dan Singapura tak cukup hanya dijaga melalui komunikasi diplomatik.

“Menurut saya, pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Menteri Luar Negeri Singapura di Hambalang menunjukkan pentingnya komunikasi langsung di tingkat pimpinan negara untuk memperkuat hubungan bilateral,”

kata Dave dalam keterangannya, Kamis, 29 Oktober 2026.

Dave menyampaikan Indonesia dan Singapura memiliki kepentingan strategis di kawasan sehingga perlu membangun hubungan yang terbuka dan saling menguntungkan. Namun, hubungan itu juga mesti memastikan kepentingan Indonesia tetap menjadi prioritas.

Iklan

Politisi Partai Golkar itu menyoroti persoalan karhutla yang menjadi salah satu isu penting dalam hubungan kedua negara. Indonesia dan Singapura sebelumnya telah membahas pembentukan satuan tugas bersama untuk memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, dan penegakan hukum terkait karhutla.

Menurut Dave, kerja sama itu perlu menghasilkan tindakan nyata, bukan berhenti pada pembahasan diplomatik.

Langkah konkret yang dimaksud seperti aksi pencegahan, pertukaran informasi, hingga penindakan terhadap pihak yang terbukti melanggar hukum, harus menjadi bagian dari tindak lanjut kerja sama.

Namun, hubungan Indonesia–Singapura juga mencakup kerja sama ekonomi, energi, pertahanan, dan berbagai kepentingan strategis lainnya,”

ujarnya.

Di luar persoalan karhutla, Dave menilai pemerintah perlu memastikan kerja sama ekonomi dan energi memberikan keuntungan bagi Indonesia. Salah satunya melalui investasi berkualitas, penguatan kapasitas nasional, serta penciptaan peluang ekonomi bagi masyarakat.

Dia mengingatkan, hubungan baik dengan negara tetangga harus menjadi modal untuk memperluas kerja sama regional. Meski demikian, setiap kesepakatan tetap perlu berlandaskan kepentingan nasional dan prinsip saling menghormati.

Dave juga meminta publik tidak berspekulasi mengenai agenda yang dibahas dalam pertemuan Prabowo dengan Menlu Singapura tersebut.

Sebab, pertemuan di Hambalang berlangsung tertutup dan substansi pembicaraannya belum dijelaskan secara resmi oleh pemerintah.

“Karena pertemuan di Hambalang berlangsung tertutup, kita perlu menunggu penjelasan resmi pemerintah mengenai substansi pembicaraannya tanpa berspekulasi mengenai agenda yang dibahas,”

kata politikus Partai Golkar itu.

Dia mengatakan diplomasi yang efektif bukan sekadar menjaga komunikasi dan hubungan baik dengan negara sahabat. Pemerintah juga harus memastikan setiap kerja sama memiliki arah yang jelas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, diplomasi yang efektif bukan hanya tentang menjaga komunikasi dan hubungan baik dengan negara sahabat.

Melainkan juga tentang memastikan setiap kerja sama memiliki arah dan manfaat yang jelas,”

ujarnya.

Maka itu, Dave berharap pertemuan tersebut ditindaklanjuti dengan kebijakan dan kerja sama yang terukur.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.