Setiap masuk bulan Agustus, Indonesia kayak punya playlist wajib yang tiba-tiba muncul di mana-mana. Di jalan, sekolah, acara 17-an, sampai media sosial, beberapa lagu lawas mendadak comeback dan bikin suasana langsung terasa Indonesia banget.
Uniknya, lagu-lagu ini bukan lagu nasional atau lagu perjuangan. Tapi entah kenapa, setiap bulan kemerdekaan datang, mereka selalu punya tempat sendiri. Apa aja?
1. “Bendera” – Cokelat
Kalau lagu ini mulai terdengar, rasanya Agustus resmi dimulai.
Dirilis oleh Cokelat pada 2001, “Bendera” memang bukan lagu nasional, tetapi liriknya punya semangat kebangsaan yang kuat. Lagu ini juga sering dipakai dalam berbagai acara bertema nasionalisme, sehingga akhirnya melekat banget dengan suasana Kemerdekaan.
Bagian “Merah putih teruslah kau berkibar” mungkin sudah jadi salah satu lirik yang paling gampang ikut dinyanyikan meski cuma dengar dari kejauhan.
2. “Gebyar-Gebyar” – Gombloh
Lagu ciptaan Gombloh ini sebenarnya sudah berumur puluhan tahun, tetapi energinya masih susah ditandingi.
“Gebyar-Gebyar” pertama kali populer pada era 1970-an dan punya nuansa cinta terhadap Indonesia yang terasa kuat tanpa terdengar seperti lagu upacara.
Makanya, lagu ini sering muncul ketika suasana mulai nasionalis tapi tetap ingin terdengar grand.
3. “Rumah Kita” – God Bless
Nah, yang satu ini agak beda.
“Rumah Kita” lebih banyak berbicara tentang rasa memiliki terhadap tempat yang kita sebut rumah. Karena itu, lagu ini sering terasa cocok ketika dipakai dalam konteks Indonesia dan kebersamaan.
Dengar lagu ini sambil melihat pemandangan Indonesia? Auto berasa sedang masuk montage film perjalanan.
4. “Kugadaikan Cintaku” – Gombloh
Oke, yang ini memang bukan lagu kemerdekaan. Bahkan temanya lebih dekat ke percintaan.
Tapi lagu-lagu Gombloh memang punya karakter yang sangat lekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Musiknya sederhana, liriknya mudah diingat, dan masih sering terdengar dalam berbagai acara atau pertunjukan.
Jadi kalau tiba-tiba lagu ini muncul di tengah acara Agustusan, jangan heran.
5. “Nusantara” – Koes Plus
Koes Plus punya banyak lagu yang menggambarkan kehidupan Indonesia dengan cara yang sederhana dan mudah diterima.
Lagu-lagunya juga sudah menjadi bagian dari sejarah musik populer Indonesia. Karena itu, ketika memasuki bulan kemerdekaan, karya mereka sering kembali diputar untuk membawa suasana nostalgia.
Menariknya, lagu-lagu tersebut menunjukkan bahwa musik bertema Indonesia nggak selalu harus berupa lagu nasional.
Ada lagu pop, rock, bahkan lagu cinta yang akhirnya punya tempat sendiri dalam budaya kita.
Mungkin itu juga alasan kenapa setiap Agustus, lagu-lagu lama ini seperti punya jadwal comeback tahunan.
Nggak perlu promosi, nggak perlu teaser. Cukup kalender menunjukkan bulan Agustus, langsung on repeat.
Jangan lupa share artikel ini dan follow Instragram @sefruitmedia untuk artikel menarik lainnya, yah!










