Keberadaan rusa di kota Nara juga berkaitan dengan kuil Kasuga Taisha. Pada 768 Masehi, salah satu dewa yang dipercaya datang ke Nara dari Kashima tiba dengan menunggangi rusa putih.
Karena dianggap sebagai hewan suci, rusa di Nara pada masa lalu mendapatkan perlindungan khusus. Bahkan, membunuh rusa di kawasan tersebut pernah dianggap sebagai pelanggaran berat yang dapat dikenai hukuman mati.
Kini, rusa menjadi salah satu daya tarik utama Nara Park. Wisatawan dapat melihat rusa berjalan di sekitar taman, jalanan, hingga kawasan kuil.
Selain itu, rusa yang berada di Nara Park masih dianggap sebagai hewan liar. Keberadaan mereka juga dilindungi karena memiliki nilai budaya dan sejarah bagi masyarakat setempat.
Rusa Nara bahkan telah ditetapkan sebagai Natural Monument atau Monumen Alam di Jepang. Pengunjung juga dapat membeli shika senbei atau biskuit khusus untuk diberikan kepada rusa selama berada di kawasan wisata tersebut.
Dengan keberadaan rusa yang hidup berdampingan dengan aktivitas wisatawan, Nara Park menjadi salah satu destinasi Jepang yang menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan tempat wisata pada umumnya.
Eksplorasi Alam
Selain melihat rusa berkeliaran bebas, wisatawan juga bisa melakukan aktivitas seru lainnya selama berada di kota tersebut.
Wisatawan dapat menyaksikan pertunjukan barongsai, menginap di tempat tradisional bernama ryokan, berendam di air panas, hingga menikmati eksplorasi alam yang sejuk.
Dalam laman resminya, kota Nara menawarkan empat aktivitas sesuai dengan musim kunjungan:
- Musim Semi: Ketika datang pada musim semi, pengunjung bisa menikmati pepohonan dan bunga-bunga yang beraneka warna di beberapa tempat. Kuil-kuil di sana juga mengadakan festival warna-warni.
- Musim Panas: Ketika datang pada musim panas, hal terbaik yang dapat dilakukan adalah mengikuti festival musim panas yang terdiri dari berbagai kegiatan seperti berenang, mencoba arung jeram, hingga mendaki gunung.
- Musim Gugur: Musim gugur menjadi salah satu waktu kunjungan terbaik ketika mendatangi kota Nara. Pengunjung dapat menikmati pemandangan gugurnya daun-daun berwarna-warni dengan lebih jelas serta melihat pemandangan dari atas puncak pendakian.
- Musim Dingin: Meskipun sedikit yang datang pada musim ini, para pengunjung yang hadir tetap bisa menikmati kegiatan bersantai bersama warga lokal, berendam di onsen, hingga bermain salju.