Satu unit mobil pick up milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menabrak puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Kejadian itu pun viral di media sosial.
Dari video yang beredar di media sosial, suasana panik mewarnai lingkungan sekolah setelah beberapa siswa tergeletak di lapangan sekolah. Sementara itu seorang guru terlihat ingin mengangkat sisi samping mobil karena ada siswa yang tersangkut di dalam mobil.
Di rekaman video yang lainnya, awalnya para siswa SD terlihat sedang berkumpul di tengah lapangan. Suasana tersebut langsung berubah menjadi mencekam saat mobil SPPG tersebut menerobos gerbang sekolah dan menabrak siswa yang ada di lapangan.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz mengatakan insiden itu terjadi di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara Kamis 11 September 2025 pagi tadi. Sebanyak dua orang telah diamankan.
Sopir sama pendampingnya (diamankan),”
kata Erick saat dikonfirmasi Kamis 11 Desember 2025.
Erick mengatakan mobil tersebut tengah mengangkut menu makan MBG untuk didistribusikan ke sekolah tersebut. Hanya saja untuk penyebab pasti kecelakaan itu, polisi masih melakukan olah TKP.
Beruntung tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut, hanya saja ada 19 orang yang mengalami luka-luka terdiri dari guru dan siswa yang telah dievakuasi di rumah sakit terdekat.
Sementara masih 19 yang terdata untuk yang masuk rumah sakit. Ada 15 korban yang di bawa ke Rumah Sakit Cilincing dan ada 4 orang yang ada di Rumah Sakit Koja,”
ucapnya.
Mobil MBG Sopir Pengganti
Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jakarta Utara, Sahrul Gunawan Siregar mengakui bahwa peristiwa tersebut terjadi lantaran sopir yang mengemudikan mobil penganggut MBG bukan sopir tetap.
Sopir kendaraan bukan sopir sebenarnya tapi sopir pengganti, SPPG tersebut di bawah Yayasan Darul Esti,”
ujar Sahrul dikutip dalam keterangan tertulisnya, Kamis 12 Desember 2025.
Sedangkan, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas tragedi ini.
Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian tragis yang menimpa para siswa dan guru di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara. Insiden ini merupakan musibah yang sangat mengejutkan,”
ungkap Dadan.
Dadan memastikan bahwa BGN akan mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan oleh kepolisian.
Kami juga akan bekerja sama penuh dengan kepolisian dalam proses penyelidikan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang,”
ujarnya.
BGN Evaluasi Prosedur Operasional Pengangkutan
Kemudian, Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasional pengangkutan MBG, termasuk aspek keselamatan dan kelayakan mulai dari pengemudi hingga kendaraan yang digunakan.
Kami memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai ketentuan. BGN akan memperketat standar pengawasan, termasuk verifikasi sopir, penyedia armada, serta kedisiplinan implementasi SOP di lapangan,”
tegas Nanik.
Perlu diketahui, peristiwa terjadi saat para guru menyiapkan barisan siswa untuk kegiatan literasi membaca di halaman sekolah. Mobil berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) yang bertugas mendistribusikan paket makanan ke sekolah tersebut, tiba-tiba melaju tak terkendali menabrak pagar, siswa dan guru.
Data awal mencatat sedikitnya 19 orang menjadi korban insiden, salah satunya merupakan guru di sekolah tersebut. Dari kejadian itu, para korban langsung mendapatkan perawatan di RSUD terdekat.

