Keberadaan mata elang atau debt collector kian meresahkan masyarakat. Mereka kerap beroperasi di jalan raya, pusat perbelanjaan, hingga kawasan permukiman, membuntuti kendaraan yang dianggap bermasalah dengan kredit.
Tak jarang, cara yang digunakan mereka dinilai melakukan intimidatif dan menimbulkan rasa takut, meski pemilik kendaraan belum tentu menunggak pembayaran.
Banyak warga mengaku dihentikan secara paksa, dipaksa menunjukkan dokumen kendaraan, bahkan diancam akan ditarik kendaraannya. Padahal, secara hukum, penarikan kendaraan tidak bisa dilakukan sembarangan dan harus mengikuti prosedur yang jelas.
Di tengah maraknya praktik mata elang tersebut, masyarakat perlu memahami hak dan langkah yang tepat saat menghadapi situasi ini. Pengetahuan yang cukup bukan hanya dapat mencegah tindakan sewenang-wenang, tetapi juga membantu pengendara bersikap tenang dan aman.
Nah, kali ini owrite akan merangkum tata cara menghindari mata elang. Berikut rangkumannya dari berbagai sumber, Senin 15 Desember 2025.
- Jangan Panik
Tidak bisa dipungkiri, saat bertemu mata elang pasti perasaan menjadi takut dan panik. Namun Anda harus tetap merasa tenang saat menghadapi mata elang. Anda harus menanyakan maksud dan alasan mereka menghentikan kendaraan.
- Berhenti di Tempat Ramai
Saat diberhentikan mata elang, sebaiknya berhenti di tempat aman. Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah meminta tolong.
- Amankan Kunci Kendaraan
Beberapa mata elang akan melakukan penarikan paksa dengan mengambil kunci kendaraan. Untuk itu, ketika diberhentikan mata elang, sebaiknya Anda lebih dulu mengamankan kunci kendaraan. Kemudian beri mereka waktu untuk untuk mengecek kendaraan anda, untuk keperluan administrasi dan bukti, jangan lupa difoto.
- Jangan Memberikan Surat Kendaraan
Saat dihentikan mata elang, jangan pernah memberikan secara spontan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bemotor (STNK) ke mereka. Jika Anda benar-benar masuk kategori gagal bayar alias nggak sanggup bayar, mintalah SPK atau Surat Penarikan Kendaraan (SPK).
