Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 15 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • Sepak Bola
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / SEA Games 2025 Usai: Krisis Fair Play dan Ambisi Juara Menghalalkan Segala Cara
Nasional

SEA Games 2025 Usai: Krisis Fair Play dan Ambisi Juara Menghalalkan Segala Cara

Syifa FauziahAmin Suciady
Last updated: Desember 21, 2025 12:51 pm
Syifa Fauziah
Amin Suciady
Share
Penari menampilkan atraksi saat upacara Penutupan SEA Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand
Penari menampilkan atraksi saat upacara Penutupan SEA Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (20/12/2025). SEA Games 2025 Thailand resmi berakhir dan selanjutnya Malaysia menjadi tuan rumah SEA Games ke-34 pada tahun 2027. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc)
SHARE

SEA Games 2025 resmi ditutup, perjuangan kontingen Indonesia berakhir sebagai runner-up di ajang dua tahunan tersebut. Indonesia berhasil meraih 333 medali, yang terdiri atas 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu.

Daftar isi Konten
  • Marak Kecurangan
  • Kebangkitan Indonesia

Namun, gelaran SEA Games 2025 di Thailand menuai banyak kontroversi, mulai dari kurangnya logistik yang dikeluhkan kontingen, kecurangan yang dilakukan atlet, hingga sorotan kinerja wasit yang dianggap tidak netral dalam mengendalikan jalannya pertandingan. 

Kabar wasit yang dianggap curang ini dirasakan hampir di semua cabang olahraga, yang memicu perasaan kecewa dari delegasi negara-negara peserta, termasuk Vietnam, Malaysia, Indonesia dan Filipina.

Misalnya saat pertandingan sepak bola wanita antara Vietnam melawan Filipina. Dalam pertandingan itu, wasit menolak memberikan penalti yang jelas saat handball terjadi di kotak terlarang, serta menganulir gol yang sah karena dianggap offside.

Kekecewaan juga dirasakan oleh peserta bela diri dari Vietnam, Vu Van Kien yang didiskualifikasi secara membingungkan saat memimpin poin atas lawannya dari Thailand. Wasit menuduhnya melakukan tendangan ke wajah, sebuah keputusan yang memicu perdebatan panas.

Marak Kecurangan

Atlet esports Thailand Naphat Warasin, yang dikenal dengan nama panggung Tokyogurl, resmi dikeluarkan dari ajang SEA Games ke-33 setelah terbukti melakukan kecurangan dalam pertandingan Arena of Valor (AOV) putri. 

Naphat diketahui menggunakan perangkat lunak unauthorised third-party software or hardware modification. Insiden itu terjadi dalam laga tim putri Arena of Valor antara Thailand dan Vietnam pada 15 Desember 2025. Dalam pertandingan itu, ia melakukan modifikasi pada perangkat gaming secara ilegal.  

Dengan banyaknya kontroversi yang terjadi dalam pertandingan di SEA Games 2025, event yang berlangsung di Thailand itu terancam dikenang sebagai salah satu event terburuk dalam sejarah.

Kebangkitan Indonesia

Indonesia berhasil meraih 333 medali, yang terdiri atas 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Koleksi 91 emas ini adalah jumlah medali emas terbanyak ketiga yang dibawa pulang oleh kontingen Indonesia ketika tidak menjadi tuan rumah penyelenggara, sejak pertama kali berpartisipasi di SEA Games 1977 hingga saat ini.

Pengamat olahraga Gatot S. Dewa Broto menilai Indonesia sudah dalam trek yang tepat untuk kembali ke masa jaya di pentas olahraga Asia Tenggara. Ia mengakui, ketika tampil di SEA Games bukan menjadi tuan rumah menjadi tantangan tersendiri.

Sejak SEA Games Singapura 1993, kita tidak pernah lagi berhasil membawa pulang lebih dari 88 emas. Di SEA Games Kamboja sebelumnya, kita hanya bisa mendekati saja dengan jumlah 87 emas. Jika selama ini kita hanya bisa bermimpi kapan kita akan kembali ke masa kejayaan di kancah olahraga Asia Tenggara, inilah saatnya. Kita sudah berhasil lepas dari mimpi buruk selama 32 tahun terakhir saat menjadi peserta tamu SEA Games,” 

ujar Gatot dalam keterangan resmi Kemenpora, Minggu 22 Desember.

Cabang olahraga atletik menjadi penyumbang emas terbanyak dengan koleksi sembilan medali. Selanjutnya ada panahan dengan enam medali, wushu, kano, kayak, dan dayung menyumbang lima medali. 

Selain itu, empat medali emas masing-masing diraih oleh cabang olahraga panjat tebing, judo, pencak silat,  dan senapan dan pistol, perahu naga. Beberapa cabor juga masing-masing menyumbang tiga medali, yakni aquathlon, bulu tangkis, renang, tenis, dan angkat besi.

Tag:indonesiaolahragaSEA Gamesthailand
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Trending di OWRITE
Viral! Anggota DPRD Jember Diduga Main Game dan Merokok saat Rapat, Tuai Sorotan Warganet
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Achmad Syahri As Siddiqi
1
Rupiah Amblas Lagi ke Rp17.614 per Dolar AS dan Cetak Rekor, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
2
Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
3
Trump Bongkar Obrolan Rahasia dengan Xi Jinping Soal Iran
By Iren Natania
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
4
Trump Klaim China Sepakat Beli Minyak AS, Harga Minyak Terbang ke US$107,30 per Barel
By Anisa Aulia
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
5

BERITA LAINNYA

Jamaah calon haji menaiki bus Shalawat di Syisyah untuk menuju Masjidil Haram, di Makkah, Arab Saudi, Jumat (1/5/2026). Kementerian Haji dan Umrah mengoperasikan sebanyak 452 unit bus Shalawat untuk melayani jamaah calon haji Indonesia di Makkah selama 24 jam penuh mencakup 21 rute dari hotel menuju Masjidil Haram melalui tiga terminal utama Ajyad, Jabal Ka'bah, dan Syib Amir. (ANTARA FOTO/Citro Atmoko)
Nasional

Promosi Haji Ilegal hingga Rekam Perempuan Lokal, 19 WNI Diamankan di Arab Saudi

Konsul Jenderal (Konjen) Republik Indonesia Jeddah Yusron B Ambary, membeberkan bahwa 19…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
3 jam lalu
Kapolda Asep Edi Suheri
Nasional

Tanpa Reformasi Kultural, Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Berisiko Kikis Kebebasan Sipil

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mendapat kenaikan pangkat satu…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
6 jam lalu
Eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo
Nasional

Wow! Eks Kadiv Propam Ferdy Sambo Dapat Gelar S2 di dalam Rutan, Kok Bisa?

Mantan Kadiv Propam Mabes Polri, Ferdy Sambo jadi perbincangan setelah mendapat gelar…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
23 jam lalu
Gambar ilustrasi love scamming
Nasional

Jangan Suka Curhat di Medsos! Love Scammer Mengintai Orang Kesepian dan Patah Hati

Pakar Komunikasi Digital Universitas Indonesia (UI) Firman Kurniawan mengatakan kelompok yang rentan…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
23 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up