Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Wacana Jembatan Melaka–Riau, Antara Integrasi Ekonomi dan Risiko Eksploitasi
Nasional

Wacana Jembatan Melaka–Riau, Antara Integrasi Ekonomi dan Risiko Eksploitasi

Nisa-OWRITEAmin Suciady
Last updated: Desember 25, 2025 5:02 pm
Anisa Aulia
Amin Suciady
Share
(Gambar ilustrasi) Sejumlah pekerja menyelesaikan pengecatan pagar pengaman Jembatan Teluk Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara
(Gambar ilustrasi) Sejumlah pekerja menyelesaikan pengecatan pagar pengaman Jembatan Teluk Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara (ANTARA FOTO/Andry Denisah/bar).
SHARE

Pemerintah negara bagian Melaka, Malaysia berencana membangun jembatan yang menghubungkan wilayahnya dengan Provinsi Riau, Indonesia. Jembatan ini akan dibangun sepanjang lebih dari 47 kilometer (km).

Pengamat infrastruktur dan tata kota, Yayat Supriatna, menilai rencana pembangunan ini bukanlah baru. Menurutnya, ide pembangunan jembatan sudah ada sejak masa Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie, dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Rencana pembangunan jembatan ini sebetulnya sudah lama ada sejak zamannya Pak SBY. Bahkan di zamannya Pak Habibie juga pernah ada ide untuk mengintegrasikan pembangunan antara wilayah Melaka dengan wilayah Kepulauan Riau,”

kata Yayat kepada owrite Kamis, 25 Desember 2025.

Belum terealisasinya pembangunan jembatan saat itu, sambungnya, lantaran ada perdebatan antara manfaat dan risiko. Dikhawatirkan akan terjadi eksploitasi sumber daya alam. 

Contohnya begini, perkebunan sawitnya dibangun di Indonesia, Kepulauan Riau atau di Riau lah, kemudian pabriknya ada di Malaysia. Artinya kita enggak mendapatkan apa-apa dengan hilirisasi yang terjadi di wilayah Malaysia gitu,”

jelasnya.

Namun demikian, Yayat menilai perlu menjadi perhatian adanya kepentingan dibalik rencana pembangunan jembatan Melaka hingga Riau, yang dicanangkan oleh Malaysia.

Tapi kalau melihat rencana ini menjadi bagian dari skenario apa ya, kepentingan Malaysia. Tentu ini juga perlu dicatat ada apa dibalik rencana ini,”

ujarnya.

Ia mengatakan, rencana pembangunan jembatan tidak bisa dilepaskan dari kepentingan geopolitik dan ekonomi regional. Karena bila jembatan ini dibangun, maka akan tersambung dari Indonesia ke Malaysia, dan terhubung ke Thailand, Vietnam hingga China. Sehingga jalur tersebut akan menjadi bagian dari koridor darat perdagangan Asia.

Ini memang bagian dari sabuk ekonomi Cina kalau dilihat dari pola arah perdagangan. Jadi memang di satu sisi akan merubah ya konsep perdagangan dari berbasis laut, kemudian berubah ke wilayah daratan,”

katanya.

Siapa Diuntungkan?

Yayat mengatakan, penting dilihat siapa yang akan lebih diuntungkan dengan adanya jembatan ini, apakah Malaysia atau justru Indonesia. Hal ini sejalan dengan belum terealisasikannya rencana ini sejak dulu.

Dia menekankan, Indonesia perlu berhati-hati karena Malaysia dinilai lebih siap dari sisi industri, hilirisasi, dan permodalan. Sedangkan Indonesia masih bertumpu pada pengembangan sumber daya alam.

Memang ada kecenderungan jembatan ini akan cenderung membuat Malaysia lebih diuntungkan, karena mereka sudah lebih maju dari sistem hilirisasinya, industrinya, pemodalannya. Sementara di kita itu cenderung lebih banyak pada potensi pengembangan sumber daya alam,”

tuturnya.

Yayat mengingatkan, potensi dampak lanjutan seperti perubahan bentang wilayah, perluasan perkebunan sawit di Sumatera, meningkatnya migrasi penduduk, hingga risiko penyelundupan.

Tapi menurut saya ini kan gagasan yang mungkin harus kita matangkan kembali, yang perlu kita lihat sejauh mana sebetulnya nilai manfaat dari sisi kedua belah pihak,”

ujarnya.

Jangan sampai jembatan ini juga membuat potensi migrasi penduduknya tinggi, penyelundupan meningkat. Tapi nilai manfaat lain adalah, kalau misalnya ini bisa mengurangi biaya logistik akan punya manfaat besar ke depannya,”

sambungnya.

Adapun melansir Free Malaysia Today, Ketua Menteri Melaka Ab Rauf Yusoh pada pekan lalu mengatakan bahwa jembatan sepanjang 47 km akan menghubungkan Pantai Pengkalan Balak di Masjid Tanah, Malaka, ke Indonesia

Studi tentang proyek yang diusulkan akan dimulai pada Januari, dengan pemerintah negara bagian menganggarkan RM500.000 (asumsi Rp2 miliar), untuk perusahaan konsultan guna meneliti aspek teknis, ekonomi, dan logistik dari proposal tersebut.

Diungkapkan Rauf, jembatan tersebut akan memiliki dampak positif yang kuat bagi ekonomi Melaka. Menurutnya, akan ada konversi lahan seluas 5.000 hektar lahan di Masjid Tanah menjadi kawasan industri baru.

Tag:editoralindonesiajembatanmalaysiamelakariauyayat supriyatna
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Pemain Timnas Indonesia
Olahraga

Elkan Baggott Sudah Tiba! Timnas Indonesia Siap Tempur di FIFA Series

Para pemain Timnas Indonesia mulai tiba di hotel tempat tim menginap menjelang ajang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pada 27–30 Maret 2026. Kedatangan para pemain ini diketahui melalui unggahan…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 Min Read
Pengunjung melihat gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) saat berwisata di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta
Megapolitan

Libur Lebaran Wisata Jabodetabek Diserbu Pengunjung, Puncak Melonjak 50 Persen

Libur Lebaran dimanfaatkan masyarakat sebagai momentum berharga untuk melepas penat sekaligus mempererat kebersamaan dengan keluarga. Sejumlah destinasi wisata di area Jabodetabek pun dipadati pengunjung yang datang dari berbagai wilayah.  Antusiasme…

By
Iren Natania
Amin Suciady
3 Min Read
Sumber foto: Jasa Marga
Nasional

H+1 Lebaran 2026: Lalu Lintas Jabodetabek-Bandung Melonjak Tajam

Pada H+1 libur Idulfitri 1447H/2026M yang jatuh pada Minggu, 22 Maret 2026, volume kendaraan di sejumlah ruas tol masih menunjukkan peningkatan signifikan. Melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT), pihak…

By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Nasional

(Part II) Tarif Meroket, Driver Ojol Nyaris Kolaps “Dicekik” Aplikator, Pemerintah Kemana?

Perubahan Pola Pemesanan Di sisi lain, salah satu perusahaan ojek online terbesar…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
7 jam lalu
Acara GoMudik di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta
Nasional

(Part I) Tarif Meroket, Driver Ojol Nyaris Kolaps “Dicekik” Aplikator, Pemerintah Kemana?

Sejak beberapa minggu terakhir, banyak masyarakat yang mengeluhkan soal susahnya memesan ojek…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
7 jam lalu
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 lokasi di seluruh Indonesia
Nasional

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, yang dilaksanakan…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
8 jam lalu
Ilustrasi penumpang yang akan berangkat menggunakan kereta
Nasional

Data Terbaru, Kereta Jadi Favorit Pemudik Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat jumlah penumpang…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up