Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 8 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Wacana Jembatan Melaka–Riau, Antara Integrasi Ekonomi dan Risiko Eksploitasi
Nasional

Wacana Jembatan Melaka–Riau, Antara Integrasi Ekonomi dan Risiko Eksploitasi

Nisa-OWRITEAmin Suciady
Last updated: Desember 25, 2025 5:02 pm
Anisa Aulia
Amin Suciady
Share
(Gambar ilustrasi) Sejumlah pekerja menyelesaikan pengecatan pagar pengaman Jembatan Teluk Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara
(Gambar ilustrasi) Sejumlah pekerja menyelesaikan pengecatan pagar pengaman Jembatan Teluk Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara (ANTARA FOTO/Andry Denisah/bar).
SHARE

Pemerintah negara bagian Melaka, Malaysia berencana membangun jembatan yang menghubungkan wilayahnya dengan Provinsi Riau, Indonesia. Jembatan ini akan dibangun sepanjang lebih dari 47 kilometer (km).

Pengamat infrastruktur dan tata kota, Yayat Supriatna, menilai rencana pembangunan ini bukanlah baru. Menurutnya, ide pembangunan jembatan sudah ada sejak masa Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie, dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Rencana pembangunan jembatan ini sebetulnya sudah lama ada sejak zamannya Pak SBY. Bahkan di zamannya Pak Habibie juga pernah ada ide untuk mengintegrasikan pembangunan antara wilayah Melaka dengan wilayah Kepulauan Riau,”

kata Yayat kepada owrite Kamis, 25 Desember 2025.

Belum terealisasinya pembangunan jembatan saat itu, sambungnya, lantaran ada perdebatan antara manfaat dan risiko. Dikhawatirkan akan terjadi eksploitasi sumber daya alam. 

Contohnya begini, perkebunan sawitnya dibangun di Indonesia, Kepulauan Riau atau di Riau lah, kemudian pabriknya ada di Malaysia. Artinya kita enggak mendapatkan apa-apa dengan hilirisasi yang terjadi di wilayah Malaysia gitu,”

jelasnya.

Namun demikian, Yayat menilai perlu menjadi perhatian adanya kepentingan dibalik rencana pembangunan jembatan Melaka hingga Riau, yang dicanangkan oleh Malaysia.

Tapi kalau melihat rencana ini menjadi bagian dari skenario apa ya, kepentingan Malaysia. Tentu ini juga perlu dicatat ada apa dibalik rencana ini,”

ujarnya.

Ia mengatakan, rencana pembangunan jembatan tidak bisa dilepaskan dari kepentingan geopolitik dan ekonomi regional. Karena bila jembatan ini dibangun, maka akan tersambung dari Indonesia ke Malaysia, dan terhubung ke Thailand, Vietnam hingga China. Sehingga jalur tersebut akan menjadi bagian dari koridor darat perdagangan Asia.

Ini memang bagian dari sabuk ekonomi Cina kalau dilihat dari pola arah perdagangan. Jadi memang di satu sisi akan merubah ya konsep perdagangan dari berbasis laut, kemudian berubah ke wilayah daratan,”

katanya.

Siapa Diuntungkan?

Yayat mengatakan, penting dilihat siapa yang akan lebih diuntungkan dengan adanya jembatan ini, apakah Malaysia atau justru Indonesia. Hal ini sejalan dengan belum terealisasikannya rencana ini sejak dulu.

Dia menekankan, Indonesia perlu berhati-hati karena Malaysia dinilai lebih siap dari sisi industri, hilirisasi, dan permodalan. Sedangkan Indonesia masih bertumpu pada pengembangan sumber daya alam.

Memang ada kecenderungan jembatan ini akan cenderung membuat Malaysia lebih diuntungkan, karena mereka sudah lebih maju dari sistem hilirisasinya, industrinya, pemodalannya. Sementara di kita itu cenderung lebih banyak pada potensi pengembangan sumber daya alam,”

tuturnya.

Yayat mengingatkan, potensi dampak lanjutan seperti perubahan bentang wilayah, perluasan perkebunan sawit di Sumatera, meningkatnya migrasi penduduk, hingga risiko penyelundupan.

Tapi menurut saya ini kan gagasan yang mungkin harus kita matangkan kembali, yang perlu kita lihat sejauh mana sebetulnya nilai manfaat dari sisi kedua belah pihak,”

ujarnya.

Jangan sampai jembatan ini juga membuat potensi migrasi penduduknya tinggi, penyelundupan meningkat. Tapi nilai manfaat lain adalah, kalau misalnya ini bisa mengurangi biaya logistik akan punya manfaat besar ke depannya,”

sambungnya.

Adapun melansir Free Malaysia Today, Ketua Menteri Melaka Ab Rauf Yusoh pada pekan lalu mengatakan bahwa jembatan sepanjang 47 km akan menghubungkan Pantai Pengkalan Balak di Masjid Tanah, Malaka, ke Indonesia

Studi tentang proyek yang diusulkan akan dimulai pada Januari, dengan pemerintah negara bagian menganggarkan RM500.000 (asumsi Rp2 miliar), untuk perusahaan konsultan guna meneliti aspek teknis, ekonomi, dan logistik dari proposal tersebut.

Diungkapkan Rauf, jembatan tersebut akan memiliki dampak positif yang kuat bagi ekonomi Melaka. Menurutnya, akan ada konversi lahan seluas 5.000 hektar lahan di Masjid Tanah menjadi kawasan industri baru.

Tag:editoralindonesiajembatanmalaysiamelakariauyayat supriyatna
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi anak bersama keluarga
Hype

Psikolog: Revisi UU Perlindungan Anak Harus Menyentuh Keluarga

Psikolog Meity Arianty menyambut baik adanya revisi UU Perlindungan Anak. Namun ia menekankan revisi tersebut perlu memperluas pendekatan, tidak hanya ke anak tapi juga keluarga. Perlu diketahui, bahwa banyak kasus…

By
Syifa Fauziah
Ivan
1 Min Read
Megapolitan

BMKG: Cuaca Jakarta 8 Mei 2026 Berawan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Jumat, 8 Mei 2026. Dilansir dari laman BMKG, wilayah DKI Jakarta diprediksi akan berawan.…

By
Syifa Fauziah
Ivan
1 Min Read
Ilustrasi Darurat Kesehatan Mental
Kesehatan

Psikolog: Anak Indonesia Darurat Kesehatan Mental, Revisi UU Harus Menyeluruh

Psikolog Meity Arianty memberi tanggapan terkait wacana revisi UU Perlindungan Anak. Menurut Meity, revisi tersebut tidak hanya fokus pada aspek hukuman atau perlindungan fisik semata, tetapi juga menyentuh akar sosiopsikologis…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo menggunakan “Maung” dalam kunjungan kerjanya pada KTT ke-48 ASEAN yang berlangsung pada 7-8 Mei 2026.
Nasional

Cetak Sejarah! Maung Mejeng di Filipina Jadi Tunggangan Prabowo di KTT ASEAN

Presiden Prabowo Subianto tiba di Cebu, Filipina pada Kamis, 7 Mei 2026,…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
13 jam lalu
Petugas menyusun ompreng berisi makanan bergizi gratis ke dalam mobil sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ternate di Ternate, Maluku Utara
Nasional

SPPG Masuk Kampus Tuai Kritik, Perguruan Tinggi Dinilai Terancam Kehilangan Marwah

Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan perguruan tinggi untuk mendukung…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
16 jam lalu
Kapolri Sigit mengatakan ada fenomena celah hukum baru akibat eskalasi global saat ini.
Nasional

Kapolri Ingatkan Bareskrim Antisipasi Modus Kejahatan Transnasional Baru

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap banyak modus baru bermunculan akibat dinamika…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
16 jam lalu
Kepala Badan Intelijen Srategis (Kabais) TNI, Letjen Robi Herbawan
Nasional

Profil Roby Herbawan, Kabais Pengganti Letjen Yudi Abrimantyo

Teka-teki siapa yang menjabat Kepala Badan Intelijen Srategis (Kabais) TNI akhirnya terjawab.…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
16 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up