Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 31 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / Kritik Penanganan Bencana Dibalas Teror, Aktivis Greenpeace dan Konten Kreator Lapor Polisi
Hukum

Kritik Penanganan Bencana Dibalas Teror, Aktivis Greenpeace dan Konten Kreator Lapor Polisi

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Januari 15, 2026 10:24 am
By
Rahmat Baihaqi
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
7 bulan lalu
Share
Aktivis Greenpeace, Iqbal Damanik melaporkan kasus teror yang dialaminya ke Polri
Aktivis Greenpeace, Iqbal Damanik melaporkan kasus teror yang dialaminya ke Polri. (Foto: istimewa)
SHARE

Aktivis Greenpeace Indonesia Iqbal Damanik, dan konten kreator Yansen alias Piteng, melaporkan kasus teror yang dialaminya ke Bareskrim Mabes Polri, Rabu, 14 Januari 2026.

Mereka melaporkan kasus teror tersebut setelah sebelumnya mereka mengkritik pemerintah soal penanganan banjir di Aceh dan Sumatera.

Laporan tersebut telah teregister dengen nomor LP/B/20/I/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI dan LP/B/19/I/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI.

Yansen menceritakan teror pertama kali diterimanya pada 20 Desember 2025. Seseorang yang tak dikenal meminta dirinya untuk menghapus konten mengkritisi penanganan bencana di Aceh dan Sumatera.

Konten yang dimaksud pemerintah dianggapnya lamban saat menangani bencana itu sekaligus membela warga yang dituding melakukan penjarahan.

Konten-konten yang saya ajukan itu adalah satu, saya tidak menyerang pemerintah tentunya ya. Saya bukan hanya cuma menyerang itu. Tapi saya mengkritisi, mengapa penanganan di Sumatera itu terkesan ditutup-tutupi dan mengapa penanganannya lambat? Itu yang saya kritisi, saya bukan menyerang, menghina, atau seperti apa,”

cerita Yansen di Mabes Polri, Rabu, 14 Januari 2026.

Meski sudah tegas menolak menghapus konten yang diminta, berbagai teror yang diterimanya justru semakin menjadi. Contohnya, pembajakan nomor handphone YANG dialami ibu dan adiknya. Nomor tersebut malah dipakai peneror melakukan pengancaman terhadap Yansen.

Tak sampai disitu, peneror bahkan menyebarluaskan data pribadi keluarganya seperti alamat dan foto ibunya yang diedit seolah pelaku kriminal.

Sementara adiknya, dibuatkan sebuah gambar dengan teknologi AI kemudian disebar ke grup sekolah dan kampus.

Dan dia menghancam saya, ‘karena lo nggak mau hapus, gue sebarin’. Dan itu disebarin sama dia di grup-grup sekolah, grup-grup segala macam,”

beber dia.

Hal serupa juga dirasakan Iqbal Damanik yang mendapat teror berkali-kali. Teror pertama terjadi 20 Desember 2025, banyak akun-akun tidak jelas menyerang dirinya dengan mengirim pesan bernada intimidasi, hingga kepala hewan di akun media sosialnya.

Puncaknya, aktivis Greenpeace itu diteror kepala bangkai ayam disertai pesan ‘menjaga ucapan’ di kediamannya.

Jadi memang pesan ini secara jelas diberikan kepada saya untuk berhenti melakukan kritik-kritik, terutama untuk bencana Sumatera dan lingkungan hidup di Indonesia. Kapan terjadinya itu? Itu sekitar tanggal 20-an Desember 2025,”

ujar Iqbal.

Terakhir adalah yang pengiriman bangkai ayam ke rumah. Itu sekitar 30 Desember 2025, serangkaian dengan DJ Joni dan Sherly,”

Iqbal menambahkan.

Iqbal tidak gentar meski teror ikut menyerang keluarganya juga. Dia menegaskan akan terus bersuara, menyampaikan kritik terhadap penanganan bencana dan lingkungan justru bagian dari upaya menjaga akuntabilitas dan keselamatan warga.

Jadi kita tetap harus bersuara. Dan ini pesan kepada seluruh masyarakat sipil, dan kepada para advancer, bahkan kepada masyarakat siapapun yang tetap bersuara. Kita harus tetap bersuara, karena negara menjamin melindungi kebebasan berpendapat di Indonesia,”

tegasnya.

Teror yang Terus Berulang

Sementara itu Anggota Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) yang mendampingi pelaporn, Alif Fauzi Nurwidiastomo, mengatakan ancaman yang dialami kliennya tidak lain karena mereka keras menyuarakan kritik kepada pemerintah soal penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh-Sumatera pada akhir tahu lalu. Mereka kerap mendapat intimidasi dan teror dari orang tak dikenal.

Menurut Alif, pola teror yang dialami mereka sudah sering terjadi, berulang, dan terstruktur. Sebetulnya, aksi teror ini sudah sering dijumpai terhadap mereka yang kritis bersuara, seperti halnya yang pernah dialami wartawan Tempo.

Di mulai dari teror yang dialami oleh kawan-kawan Tempo dan polanya sama. Sama-sama bangkai yang dikirimkan,”

katanya.

Koordinator Advokasi LBH Pers, Gema Gita Persada menduga kuat intimidasi yang dialami Yansen dan Iqbal ada motif politis, sebab mereka kerap mengkritisi pelabagai kebijakan pemerintah dan terakhir kali mengenai banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera.

Klien kami atas nama Yansen disini kerap menyuarakan suara-suara kritisnya terkait dengan pengelenggaran negara, khususnya dalam beberapa waktu kebelakang terkait dengan isu-isu Sumatera,”

bilang dia

Dan kemudian klien satu lagi, Mas Iqbal, sebagai aktivis lingkungan yang kemudian juga memberikan pandangan-pandangan kritisnya sesuai dengan kapasitasnya sebagai aktivis lingkungan, menanggapi beberapa isu-isu di Sumatera juga, kemudian mendapatkan ancaman yang serupa,”

Gema menambahkan.
Tag:greenpeacekonten kreatorTeror
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun 2022.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Lima Rekomendasi Sepatu Brand Lokal yang Cocok untuk Berdiri Lama di KRL
By Ani Ratnasari
Ilustrasi sepatu yang biasa digunakan saat beraktivitas
1
Deddy Sitorus Bantah Hina ‘Wartawan Sirkus’ saat Rapat di DPR: Saya Berharap Dapat Diluruskan
By Rika Pangesti
Politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus
2
Gibran Tak Perlu Disandingkan dengan Dedi Mulyadi, Selisih Elektabilitas Terlalu Jauh
By Rahmat Tunny
Wakil Presiden Gibran Rakabuming
3
Nama-nama Ini Muncul! Kejagung Bongkar 7 Perusahaan Terkait Pengondisian Kasus Besar
By Rahmat Baihaqi
Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan Rudi Margono.
4
6 Hakim Dilaporkan ke KY, Diduga Putus Perkara Pakai UU yang Dianulir MK
By Rahmat Baihaqi
Gedung Komisi Yudisial
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi staf KPK menghapus otomatis percakapan dalam aplikasi.
Hukum

Trik Ayah-Anak Urus Bupati Pemalang: Kejanggalan Staf KPK Hapus Pesan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan kejanggalan pada ponsel milik staf administrasinya, Setya…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 jam lalu
Ilustrasi penggalian jejak digital ponsel.
Hukum

Berburu Petunjuk di Kaca Gawai: Polisi Sisir Jejak Digital Karumga Sutrimo

Polda Metro Jaya mendalami jejak digital Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
3 jam lalu
Ilustrasi Ferry Boboho dan aparat penegak hukum.
Hukum

Mencari Perisai di Tengah Badai TPPU: LPSK Kaji Perlindungan Ferry Boboho

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menerima permohonan perlindungan bagi saksi kasus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
4 jam lalu
Ilustrasi penemuan korban tergeletak di depan klinik yang tak beroperasi.
Hukum

Menembus Kabut Kematian Sutrimo: Polisi Cecar Lima Saksi Demi Pecahkan Teka-Teki

Pengusutan kasus kematian misterius Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jampidsus Febrie…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up