Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hasil Riset Ilmuwan Temukan Hajar Aswad Bukan dari Bumi
Hype

Hasil Riset Ilmuwan Temukan Hajar Aswad Bukan dari Bumi

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Januari 21, 2026 6:16 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Hajar Aswad
Hajar Aswad (Foto: Instagram/@pilgrimsocial)
SHARE

Hajar Aswad merupakan batu hitam suci yang terletak di sudut tenggara Ka’bah di Masjidil Haram, Mekah.

Daftar isi Konten
  • Asal Usul Hajar Aswad
  • Hajar Aswad Batu Mulia
  • Antara Keyakinan dan Penelitian Ilmiah

Batu ini dipercaya berasal dari surga dan merupakan bagian penting dari ibadah haji dan umrah.

Para ilmuwan Elsebeth Thomsen dari University of Copenhagen melakukan penelitian untuk membuktikan mengenai asal muasal Hajat Aswad.

Banyak yang meyakini bahwa Hajar Aswad berasal dari luar angkasa, hal itu yang membuat para peneliti melakukan observasifisik.

Hasil dari penelitian itu ditulis dalam sebuah karya beriudul: New Light on the Origin of the Holy Black Stone of the Ka’ba.

Dalam buku tersebut salah satu peneliti bernama Thomsen menemukan beberapa fakta menarik:

  1. Kemiripan dengan Kaca Impaksi

Thomsen mengemukakan bahwa Hajar Aswad memiliki karakteristik yang serupa dengan kaca impaksi. Material ini terbentuk akibat hantaman meteorit besar ke permukaan bumi yang menghasilkan panas luar biasa.

  1. Kaitan dengan Kawah Wabar

Penelitian ini menghubungkan Hajar Aswad dengan Kawah Wabar di gurun Rub’ al Khali, Arab Saudi. Kawah ini ditemukan oleh penjelajah Inggris Harry St, John Philby pada 1932.

Berdasarkan penelitian EI Goresy et al. (1968), material di kawah tersebut berupa kaca hasil lelehan pasir silika yang memiliki permukaan hitam mengkilap namun bagian dalam yang putih berpori.

  1. Sifat Fisik yang Unik

Menurut penjelasan Dietz dan McHone (1974), Hajar Aswad saat ini terdiri dari delapan potongan kecil yang disatukan dalam bingkai perak.

Beberapa ciri fisiknya antara lain, berwarna hitam berkilau di luar, namun putih seperti susu di bagian dalam.

Hajar Aswad juga dapat mengapung di air. Ciri ini yang jarang ditemukan pada batuan bumi biasa, namun identik dengan kaca impaksi yang memiliki rongga udara.

Asal Usul Hajar Aswad

Pada awalnya, Hajar Aswad merupakan salah satu batu yang ditemukan oleh Nabi Ibrahim AS dan Ismail AS, pada saat mereka sedang membangun Ka`bah.

Lima tahun sebelum diangkat sebagai Nabi dan Rasul, dilakukan pemugaran Ka`bah karena adanya beberapa kerusakan.

Pemugaran dilakukan berdasarkan kesepakatan para pemuka kabilah suku Quraisy yang ada di kota Mekah.

Dalam pemugaran itu terjadi perselisihan yang makin memuncak di antara tokoh masyarakat Quraisy saat menentukan siapa yang berhak untuk menempatkan kembali batu tersebut usai pemugaran.

Nabi Muhammad kemudian menjadi penengah, menghamparkan kainnya dan menempatkan Hajar Aswad di atas bentangan kain tersebut.

Rasulullah SAW meminta setiap pemuka kabilah Quraisy memegang masing-masing sudut dan sisi kain tersebut dan bersama-sama mengangkatnya untuk membawa Hajar Aswad ke tempatnya semula.

Hajar Aswad Batu Mulia

Dalam setiap ayat-ayatnya yang jelas dan kekal di dalamnya, Allah menunjukkan berbagai aneka rahasia yang besar.

Sebagian dari tanda-tanda yang tampak dan dapat dilihat secara kasat mata adalah batu mulia agung yang turun dari surga, Hajar Aswad.

Hajar Aswad adalah satu di antara batu mulia surga. Dahulu warnanya lebih putih dari susu namun seiring berjalannya waktu berubah menjadi hitam akibat dosa-dosa manusia. Batu itu ibarat ‘tangan kanan’ Allah SWT di muka bumi.

Saat umat muslim menjalankan ibadah Umroh dan Haji, mereka akan memulai tawaf dari Hajar Aswad dengan menyentuh dan menciumnya.

Menyentuh Hajar Aswad atau melakukan isyarat dengan tangan menjadi tanda dimulainya tawaf.

Hajar Aswad juga jadi tempat yang mustajab untuk berdoa. Tak heran bila para jamaah Haji dan Umroh rela berdesak-desakan demi memegang dan mencium Hajar Aswad

Antara Keyakinan dan Penelitian Ilmiah

Dalam sejarah Islam, Hajar Aswad dibawa oleh malaikat Jibril kepada Nabi Ibrahim AS untuk diletakkan di Ka’bah.

Batu ini kemudian kembali dipasang oleh Nabi Muhammad SAW saat renovasi bangunan suci tersebut. Hingga kini, mencium atau menyentuhnya menjadi bagian dari sunnah dalam ibadah tawaf.

Menariknya, keyakinan ini kini bersinggungan dengan hasil riset modern. Salah satu penelitian datang dari Elsebeth Thomsen, ilmuwan asal University of Copenhagen, dalam studinya “New Light on the Origin of the Holy Black Stone of the Ka’ba.”

Dari penelitian itu, Thomsen mendapati bahwa Hajar Aswad memiliki kemiripan dengan kaca impaksit, material yang terbentuk akibat tumbukan meteorit besar di permukaan bumi.

Batu ini bahkan dikaitkan dengan kawah Wabar di wilayah Rub’ al Khali, Arab Saudi, yang ditemukan penjelajah Inggris Harry St. John Philby pada tahun 1932.

Temuan ilmiah yang mengaitkan Hajar Aswad dengan meteorit Wabar dianggap memberi penjelasan ilmiah tanpa mengurangi nilai spiritualnya.

Kesamaan ciri fisik justru memperkuat pandangan bahwa batu ini memang bukan berasal dari bumi, melainkan benar-benar memiliki “jejak langit”.

Tag:Batu Hitam SuciEditorialHajar AswadIbadah hajiKa'bahMasjidil HaramRiset Ilmuwan
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Pemain Timnas Indonesia
Olahraga

Elkan Baggott Sudah Tiba! Timnas Indonesia Siap Tempur di FIFA Series

Para pemain Timnas Indonesia mulai tiba di hotel tempat tim menginap menjelang ajang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pada 27–30 Maret 2026. Kedatangan para pemain ini diketahui melalui unggahan…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 Min Read
Pengunjung melihat gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) saat berwisata di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta
Megapolitan

Libur Lebaran Wisata Jabodetabek Diserbu Pengunjung, Puncak Melonjak 50 Persen

Libur Lebaran dimanfaatkan masyarakat sebagai momentum berharga untuk melepas penat sekaligus mempererat kebersamaan dengan keluarga. Sejumlah destinasi wisata di area Jabodetabek pun dipadati pengunjung yang datang dari berbagai wilayah.  Antusiasme…

By
Iren Natania
Amin Suciady
3 Min Read
Sumber foto: Jasa Marga
Nasional

H+1 Lebaran 2026: Lalu Lintas Jabodetabek-Bandung Melonjak Tajam

Pada H+1 libur Idulfitri 1447H/2026M yang jatuh pada Minggu, 22 Maret 2026, volume kendaraan di sejumlah ruas tol masih menunjukkan peningkatan signifikan. Melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT), pihak…

By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
3 Min Read

BERITA LAINNYA

ilustrasi
Hype

20 Ucapan Hari Raya Nyepi 2026, Cocok Dibagikan Saat Hari Hening

Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 pada 2026 kembali menjadi…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
5 hari lalu
8 Spot Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh
Hype

Wajib Tahu! 8 Spot Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Jelang Hari Raya Nyepi 2026

Menjelang Hari Raya Nyepi, masyarakat Hindu di Bali diramaikan dengan tradisi pawai…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
5 hari lalu
Prediksi Puncak arus mudik kereta api
Hype

Penumpang Kereta di Daop 1 Jakarta Tembus 54 Ribu Jelang Lebaran 2026

Mobilitas masyarakat yang menggunakan kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta terus…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
6 hari lalu
Hype

Resep Kue Kacang Renyah: Pilihan Favorit Keluarga untuk Hari Raya Idulfitri

Kue kacang menjadi salah satu sajian klasik yang hampir selalu hadir di…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
6 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up