Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 14 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Jalan Abu-Abu Thomas Djiwandono ke BI: Mundur dari Partai, Tetap di Lingkar Penguasa
Ekonomi Bisnis

Jalan Abu-Abu Thomas Djiwandono ke BI: Mundur dari Partai, Tetap di Lingkar Penguasa

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Januari 21, 2026 6:25 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. (Sumber: Dok. Biro KLI Kemenkeu)
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. (Sumber: Dok. Biro KLI Kemenkeu)
SHARE

Undang-undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) menegaskan bahwa anggota dewan gubernur Bank Indonesia (BI) saat pencalonan bukan merupakan pengurus atau anggota partai politik. Kondisi ini sejalan dengan pencalonan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Daftar isi Konten
  • Kepentingan Dibalik Mundurnya Thomas
  • Moneter Benteng Terakhir Perekonomian RI
  • Keponakan Presiden Tapi Usulan Gubernur BI

Menteri Sekretaris Negara sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Prasetyo Hadi memastikan Thomas Djiwandono sudah mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Gerindra. Ia menyebut, pencalonan Thomas sudah memenuhi persyaratan. 

Ya, pada saat dicalonkan sudah memenuhi persyaratan-persyaratan, sudah mengundurkan diri dari keanggotaan partai,”

ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Rabu, 21 Januari 2026.

Kepentingan Dibalik Mundurnya Thomas

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menilai, mundurnya Thomas akan tetap memberikan sentimen negatif terhadap independensi BI. Sebab mundurnya Thomas karena ada kepentingan untuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Mundur karena ada kepentingan lainnya yang menurut saya juga sama saja, ada kepentingan partai yang dibawa. Meskipun menggugurkan larangan seperti di UU P2SK, tapi sentimen negatif independensi tetap jalan,”

ujar Huda kepada owrite.

Menurut Huda, sebelum masuk ke sektor moneter, seharusnya Thomas sudah mundur dari keanggotaan partai dari beberapa tahun sebelumnya, dengan menjadi profesional non partai.

“Harusnya sudah tidak aktif dari beberapa tahun yang lalu. Bekerja di pemerintahan non partai. Tahun kemarin saja masih jadi bendahara umum (Gerindra), mundur tanpa ada kepentingan ya membodohi masyarakat namanya,” tekannya.

Moneter Benteng Terakhir Perekonomian RI

Gedung Bank Indonesia.
Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)

Huda khawatir, masuknya Thomas ke dalam tubuh Bank Indonesia akan merusak tatanan sistem moneter. Sebab ketika kinerja fiskal buruk, maka sektor moneter akan menjadi benteng terakhir perekonomian nasional untuk menopang.

Saya khawatir masuknya Tommy ke BI bisa merusak tatanan sistem moneter yang sudah kita bangun selama ini. Sektor fiskal rusak, sektor moneter rusak, krisis akan mengintai,”

tuturnya.

Huda menilai, selama menjabat sebagai wakil menteri keuangan, Thomas telah terbukti gagal. Hal ini tercermin dari defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang melebar. Ia menduga, masuknya Thomas di bursa pencalonan untuk kelak menduduki posisi Gubernur Bank Indonesia.

Tommy juga selama ini mengurus fiskal dan terbukti gagal, defisit melebar, namun ini justru didorong untuk menduduki posisi Gubernur BI kelak. Jelas pemikiran yang tidak logis, hanya kepentingan pribadi dan partai Gerindra saja yang membenarkan hal tersebut,”

ujarnya.

Menurut Huda, Thomas seharusnya membuktikan diri di sektor fiskal dengan mampu mengurus anggaran negara. Sehingga publik tidak bertanya-tanya akan kemampuannya.

Buktikan terlebih dahulu mampu mengurus anggaran dengan baik dan benar meskipun hanya Wamenkeu. Baru publik menilai apakah ada perbaikan atau tidak,”

katanya.

Keponakan Presiden Tapi Usulan Gubernur BI

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad didampingi didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi dan Seskab Letkol Inf Teddy Indra Wijaya
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad didampingi didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi dan Seskab Letkol Inf Teddy Indra Wijaya (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merespons status Thomas sebagai keponakan dari Presiden Prabowo, ia mengatakan bahwa pengusulan Thomas merupakan usulan Gubernur BI Perry Warjiyo.

Pengusulan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI itu adalah pilihan dari Gubernur BI sendiri. Nah, sehingga kalau dikatakan ada intervensi misalnya dari presiden pengusulan itu kemudian dari gubernur BI,”

tuturnya.

Ia mengatakan, keputusan pencalonan Thomas itu dilakukan dengan melibatkan unsur yang ada di Bank Indonesia. Sehingga, pencalonan sudah melalui persetujuan bersama di BI. 

Kemudian tentunya masyarakat perlu tahu bahwa pengambilan keputusan di BI itu adalah kolektif kolegial. Jadi ya bagaimana kemudian seorang deputi bisa mengambil keputusan-keputusan penting tanpa disetujui oleh yang lain itu tidak mungkin,”

katanya.
Saat Politik Masuk ke Jantung Moneter: Pencalonan Thomas Djiwandono Perburuk Citra BI di Pasar
Tag:Bank IndonesiaDeputi Gubernur BIPartai GerindraThomas Djiwandono
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Update Kasus Ijazah Palsu: Polisi Segera Rilis Keputusan Kelengkapan Perkara Roy Suryo cs
By Rahmat
Roy Suryo Notodiprojo memberikan keterangan kepada wartawan usai sidang uji materi pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (23/2/2026).
1
Viral Pembubaran Nobar Film “Pesta Babi”, DPR Bakal Panggil Pihak Terkait
By Hadi Febriansyah
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke-18 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
2
Harga Emas Antam Melemah pada Rabu, 13 Mei 2026, Buyback Ikut Anjlok
By Syifa Fauziah
Pramuniaga menunjukkan emas Atntambatangan
3
Ramai Soal Larangan Fotokopi e-KTP, Begini Penjelasan Dukcapil
By Ani Ratnasari
Fotokopi e-KTP
4
Prabowo Klaim Juni 2026 Negara Akan Terima Setoran Rp49 Triliun, Uang Apa?
By Rahmat
Presiden Prabowo Subianto
5

BERITA LAINNYA

Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
Ekonomi Bisnis

Pertamina Bangkit di Kalimantan? Produksi Migas PHI Kuartal I-2026 Lampaui Target

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan capaian positif pada Kuartal I-2026 dengan…

dusep-malik
By
Dusep
4 jam lalu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Menteri ESDM melaporkan hasil pertemuan dengan utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri ESDM Rusia kepada Presiden Prabowo Subianto, antara lain mengenai Indonesia akan mendapat pasokan minyak mentah Rusia serta kerja sama pembangunan infrastruktur strategis untuk meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional.
Ekonomi Bisnis

Purbaya-Bahlil Resmi Tunda Kenaikan Royalti dan Tarif Bea Keluar Komoditas Tambang, Ini Alasannya

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa rencana kenaikan tarif…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
5 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Rupiah Anjlok Lagi ke Rp17.500, Purbaya Pede Tak Akan Sejelek 1998

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, anjloknya nilai tukar rupiah saat ini…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
5 jam lalu
Ilustrasi belanja online
Ekonomi Bisnis

Kemendag Minta Marketplace Transparan Soal Biaya Admin ke Seller

Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta platform marketplace atau Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE)…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up