Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 5 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • DPR
  • Spill
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Drama Perbatasan RI-Malaysia Memanas, PM Anwar Sebut Hoax dan Ini Fakta Sebenarnya
Internasional

Drama Perbatasan RI-Malaysia Memanas, PM Anwar Sebut Hoax dan Ini Fakta Sebenarnya

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
Last updated: Februari 11, 2026 5:46 pm
Hadi Febriansyah
Dusep
Share
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. (Sumber: Instagram/anwaribrahim_my)
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. (Sumber: Instagram/anwaribrahim_my)
SHARE

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menepis tudingan bahwa pemerintahannya telah menyerahkan sekitar 5.207 hektare lahan kepada Indonesia sebagai kompensasi atas tiga desa di kawasan perbatasan Sabah–Kalimantan.

Daftar isi Konten
  • Sengketa Perbatasan dan Proses OBP Malaysia–Indonesia
  • Klarifikasi Indonesia: Bukan Keputusan Sepihak
  • Isu Teritorial Sangat Sensitif
  • Pentingnya Kearifan Politik dan Komunikasi Publik
- Advertisement -

Dalam pengarahan khusus di Parlemen Malaysia pada 4 Februari 2026, Anwar menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai fakta. Ia menekankan bahwa penetapan batas wilayah kedua negara tetap mengacu pada perjanjian resmi yang berlaku sejak 1915.

Dalam pernyataannya, Anwar menyebut klaim tersebut sebagai “tidak benar” dan “kebohongan”, seraya menegaskan bahwa kedua negara tetap terikat pada perjanjian perbatasan yang telah ada sejak 1915.

Sengketa Perbatasan dan Proses OBP Malaysia–Indonesia

Menurut Anwar, garis batas yang selama ini menjadi bahan perdebatan sebenarnya telah dituangkan secara jelas dalam dokumen serta peta resmi berdasarkan kesepakatan lama.

Isu ini kembali mencuat di tengah proses penyelesaian Outstanding Border Problems (OBP) antara Malaysia dan Indonesia, terutama di wilayah Pulau Sebatik yang secara geografis terbagi antara dua negara.

Anwar menjelaskan bahwa sebagian wilayah Kampung Kabulangalor, Kampung Lepaga, dan Kampung Tetagas di Nunukan, Kalimantan Utara, kini tercatat sebagai bagian dari Malaysia setelah dilakukan pengukuran ulang dan penegasan batas bersama. Meski begitu, sejumlah segmen perbatasan lainnya masih dalam tahap pembahasan lanjutan.

Pemerintah Malaysia menyebutkan masih terdapat lima area pasang surut di sektor Sabah–Kalimantan Utara serta empat titik OBP di sektor Sarawak–Kalimantan Barat yang belum mencapai keputusan final.

Anwar pun mengingatkan agar isu kedaulatan wilayah tidak dipolitisasi demi kepentingan jangka pendek. Ia menekankan bahwa pembahasan batas negara harus dilakukan secara hati-hati, berdasarkan data teknis, peta resmi, serta mekanisme diplomasi yang berlaku, guna menjaga stabilitas hubungan bilateral.

Klarifikasi Indonesia: Bukan Keputusan Sepihak

Ilustrasi Batas Negara Indonesia dan Malaysia. (Gambar dibuat AI)
Ilustrasi Batas Negara Indonesia dan Malaysia. (Gambar dibuat AI)

Di Indonesia, isu ini turut menjadi perhatian setelah Badan Pengelola Perbatasan memaparkan perkembangan penyelesaian OBP kepada DPR RI. Disebutkan bahwa sebagian persoalan telah dibahas melalui nota kesepahaman dalam Pertemuan Bersama Indonesia–Malaysia ke-45 di Pulau Sebatik pada Februari 2025.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa perubahan pencatatan wilayah merupakan hasil verifikasi lapangan, survei teknis, dan proses redemarkasi bersama, bukan keputusan sepihak. Bahkan terdapat area yang kini tercatat masuk wilayah Indonesia setelah dilakukan klarifikasi teknis.

Pejabat Indonesia juga menegaskan bahwa penyelesaian batas darat merupakan agenda jangka panjang yang dilakukan bertahap melalui koordinasi antar-kementerian, survei lapangan, dan negosiasi diplomatik.

Pendekatan ini dinilai selaras dengan praktik internasional yang mengedepankan akurasi geospasial, kepastian hukum, serta stabilitas hubungan antarnegara.

Selain menyangkut aspek kedaulatan, kawasan perbatasan juga diarahkan untuk pengembangan ekonomi, pembangunan pos lintas batas, serta peningkatan kerja sama perdagangan guna mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.

Isu Teritorial Sangat Sensitif

Terkait polemik tersebut, pengamat hubungan internasional Edwin Tambunan menilai bahwa isu wilayah selalu memiliki sensitivitas tinggi dalam politik domestik maupun hubungan antarnegara.

Tekanan terhadap Perdana Menteri Anwar Ibrahim di Parlemen Malaysia dapat dilihat sebagai upaya oposisi memanfaatkan sentimen kedaulatan tersebut. Oposisi memperoleh momentum untuk mempertanyakan keputusan Anwar, bahkan hingga melontarkan tudingan pengkhianatan, akibat berkembangnya ketidakjelasan informasi yang beredar, khususnya dari pemberitaan di media Indonesia,”

ujar Edwin kepada owrite.id.

Edwin menambahkan bahwa sebagian pemberitaan di Indonesia memberi kesan seolah-olah Malaysia telah menyerahkan wilayah kedaulatannya, padahal secara legal wilayah tersebut belum pernah ditetapkan sebagai bagian dari Malaysia.

Iya juga menilai statusnya masih termasuk Outstanding Boundary Problem, yakni wilayah yang garis batasnya belum disepakati dan ditetapkan secara resmi oleh kedua negara,”

ujar Edwin.

Menurutnya, transparansi proses dan pengumuman resmi setelah tercapainya kesepakatan menjadi langkah penting untuk meredam spekulasi publik.

Dalam konteks ini, transparansi proses serta pengumuman resmi kepada publik setelah tercapainya kesepakatan menjadi sangat penting. Menurut hemat saya, langkah tersebut dapat menjadi cara efektif untuk meredam spekulasi sekaligus mengurangi potensi serangan politik yang memanfaatkan isu perbatasan,”

tuturnya.

Pentingnya Kearifan Politik dan Komunikasi Publik

Baik di Malaysia maupun Indonesia, para politisi dinilai perlu berhati-hati dalam menyikapi isu perbatasan. Pernyataan yang kurang tepat atau framing yang keliru berpotensi memicu sentimen publik dan memperbesar ketegangan bilateral.

Kuala Lumpur dan Jakarta sama-sama menegaskan komitmen untuk menyelesaikan Outstanding Border Problems secara damai, transparan, serta berbasis data teknis. Kedua negara juga mendorong verifikasi lapangan lanjutan dan komunikasi publik yang lebih cermat agar tidak menimbulkan disinformasi.

Dengan pendekatan tersebut, penyelesaian perbatasan Sabah–Kalimantan diharapkan mampu memperkuat kepastian hukum wilayah, menjaga stabilitas kawasan, serta mempererat kemitraan strategis Malaysia–Indonesia.

Tag:Anwar IbrahimBatas negaraHoaxIndonesia-Malaysiapulau sebatiksengketa perbatasanSpill
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi Buah buhan
Hype

Deretan Buah yang Cocok Dikonsumsi Saat Berbuka Puasa

Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh membutuhkan asupan yang mampu mengembalikan energi sekaligus menyegarkan kembali kondisi tubuh. Salah satu pilihan terbaik saat berbuka puasa adalah buah-buahan. Buah-buahan segar mengandung…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko
Nasional

Lagi, Polisi di Makassar Tembak Remaja hingga Tewas Gegara Main Perang Peluru Gel

Kasus kematian sipil oleh anggota Polri terjadi lagi, kali ini di Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo (18) tewas ditangan Iptu N setelah tertembak senjata api. Karo…

By
Rahmat
Dusep
3 Min Read
Ilustrasi petugas Kepolisian saat mengamankan aksi
Nasional

(Part I) Pemberitahuan Bukan Izin: Telaah Putusan MK Pasal 256 KUHP dan Nasib Kemerdekaan Demonstrasi

Kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional yang dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945. Hak ini, yang mencakup pawai, demonstrasi, atau unjuk rasa, telah lama menjadi alat penting bagi…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
9 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,
Internasional

Gara-gara Iran, Trump Ngambek dan Ancam Putus Hubungan Perdagangan dengan Spanyol

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Selasa melontarkan ancaman keras kepada Spanyol…

Editor Owritehadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Editor Owrite
Hadi Febriansyah
Ivan
35 menit lalu
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei
Internasional

Menguak Kematian Ayatollah Ali Khamenei, Israel Retas CCTV Jalan Iran hingga Gunakan AI

Kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu, 28 Februari 2026,…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
1 jam lalu
Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Mariano Grossi. (Sumber: Dok. IAEA)
Internasional

Fakta Mencengangkan Usai Serangan AS dan Israel, IAEA: Tak Ada Bukti Iran Bangun Bom Nuklir

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Mariano Grossi, mengatakan tidak ada…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
4 jam lalu
Mojtaba Hosseini Khamenei resmi terpilih jadi pemimpin tertinggi Iran mengganti peran sang ayah Ayatollah Ali Khamenei. (Sumber: Iran International)
Internasional

Mojtaba Khamenei Dikabarkan Terpilih Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Lanjut Perang atau Damai?

Iran dikabarkan telah menentukan calon Pemimpin Tertinggi baru setelah Ayatollah Ali Khamenei…

dusep-malik
By
Dusep
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up