Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memberikan vaksin Human Papillomavirus atau HPV kepada anak laki-laki 11 tahun mulai 2027.
Hal ini dilakukan untuk menekan angka penyangkit kanker rahim atau serviks di Indonesia.
Direktur Imunisasi Kemenkes dr Indri Yogyaswari mengatakan, sebelumnya imunisasi HPV diberikan secara gratis untuk anak perempuan kelas 5 SD/sederajat (11 tahun) dan telah dimulai secara nasional sejak tahun 2023.
Imunisasi ini diberikan serentak di setiap bulan Agustus saat bulan imunisasi anak sekolah (BIAS),”
ujar dr Indri saat dihubungi owrite, Rabu 18 Februari 2026.
Dokter Indri menjelaskan, Kemenkes menargetkan imunisasi HPV dapat diberikan minimal 90 persen untuk anak perempuan dan laki-laki di kelas 5 SD/sederajat (11 tahun) setiap tahunnya.
Ini untuk mendukung upaya eliminasi kanker leher rahim pada wanita di Indonesia,”
katanya.
Sementara itu, vaksin HPV yang diberikan ke anak laki-laki memiliki alasan tersendiri. Meskipun laki-laki tidak bisa mengidap kanker serviks, tetapi mereka bisa menjadi pembawa atau carrier. Pada akhirnya, akan menularkan virus HPV penyebab kanker serviks ke pasangan seksualnya.
