Menjalani puasa bukan berarti harus menghentikan rutinitas olahraga. Justru dengan strategi yang tepat, aktivitas fisik bisa membantu tubuh tetap bugar dan tidak mudah lemas sepanjang hari.
Kuncinya terletak pada pemilihan waktu, jenis latihan, serta pengaturan intensitas agar energi tetap terjaga selama berpuasa.
Banyak orang ragu berolahraga saat puasa karena khawatir dehidrasi atau kehabisan tenaga. Padahal, olahraga ringan hingga sedang tetap aman dilakukan, terutama menjelang waktu berbuka atau setelah berbuka puasa.
Dengan durasi yang terkontrol dan gerakan yang tidak terlalu menguras stamina, tubuh tetap aktif tanpa membuat kondisi drop.
Selain itu, asupan nutrisi saat sahur dan berbuka juga berperan penting dalam menunjang performa tubuh.
Konsumsi makanan bergizi seimbang, cukup cairan, serta waktu istirahat yang memadai menjadi kombinasi ideal agar olahraga tetap nyaman dijalani. Dengan persiapan yang tepat, puasa bukan penghalang untuk tetap aktif dan sehat.
Nah kali ini owrite akan merangkum tips olahraga anti lemas saat puasa, berikut ulasannya dari berbagai sumber, Rabu, 25 Februari 2026.
- Pilih Waktu Olahraga yang Tepat
Saat berolahraga sebaiknya dilakukan menjelang berbuka puasa atau setelah berbuka. Olahraga yang dilakukan sebelum berpuasa membantu menurunkan berat badan, karena saat itu tubuh menggunakan lemak untuk membakar energi.
- Olahraga dengan Intensitas Ringan
Sebaiknya saat berpuasa lakukan olahraga dengan intensitas ringan. Anda bisa lakukan jalan santai, jogging santai stretching, yoga, atau bersepeda santai. Tujua dari olahraga ini adalah menjaga kebugaran dan mempertahankan massa otot, bukan menguras energi secara berlebihan.
- Jangan Melewatkan Sahur
Selama berpuasa, tubuh tidak boleh mendapatkan asupan apapun selama kurang lebih 14 jam. Untuk itu penting untuk sahur agar tubuh tidak lemas. Perhatikan juga asupan yang dikonsumsi selama sahur, disarankan untuk perbanyak protein agar kenyang lebih lama.
- Konsumsi Makanan yang Berserat dan Berprotein
Selama berpuasa, tubuh juga kehilangan sejumlah mineral penting, yang berpotensi menimbulkan gejala seperti kepala pusing, kelelahan, atau mual. Namun semua itu bisa dicegah bila asupan saat berbuka dan sahur diperhatikan. Penting konsumsi makanan berserat dan berprotein untuk mengembalikan mineral kita yang terkuras akibat berpuasa seharian.
- Cukupi Waktu Istirahat
Saat Ramadan, jam tubuh terasa berantakan karena waktu tidur yang berubah. Namun Anda tetap harus mengontrol waktu tidur agar tidak mudah cepat lelah. Pastikan waktu istirahat cukup agar proses pemulihan tubuh berjalan optimal sehingga aktivitas fisik tetap terasa ringan dan menyenangkan.
Foto: Freepik
