Kabar gembira bagi masyarakat yang berencana untuk mudik di momen Lebaran 2026. Sebab, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi mengumumkan pemberian stimulus diskon tarif transportasi untuk Lebaran 2026.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah nyata pemerintah untuk meringankan beban biaya perjalanan masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengatakan bahwa stimulus ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memfasilitasi mobilitas masyarakat agar lebih terjangkau, aman, dan nyaman.
Berikut daftar diskon tarif Transportasi pada Lebaran 2026:
1. Tiket Pesawat (Angkutan Udara)
Pemerintah memberikan diskon tarif sebesar 17 persen hingga 18 persen untuk tiket pesawat kelas ekonomi pada penerbangan domestik. Periode keberangkatan antara 14 Maret hingga 29 Maret 2026 selama 16 hari. Pembelian tiket dimulai tanggal 10 Februari 2026.
2. Kereta Api (PT KAI)
Pada moda transportas kereta api, masyarakat mendapatkan stimulus yang signifikan. Diskon tarif kereta api mencapai 30 persen untuk tiket ekonomi pada periode 14-29 Maret 2026 selama 16 hari.
3. Transportasi Laut (PELNI)
Bagi pemudik antar-pulau, PT Pelni juga memberlakukan diskon tiket sebesar 30 persen. Diskon ini diberikan untuk seluruh trayek kapal PSO PELNI kelas ekonomi, pada periode 11 Maret-5 April 2026 selama 26 hari.
4. Penyeberangan (ASDP)
Diskon juga diberikan pada lintas penyeberangan utama 100 persen untuk tarif jasa kepelabuhan atau setara 21,9 persen dari tiket terpadu, pada periode 12-31 Maret 2026 selama 20 hari.
Persiapan Sarana dan Prasarana Transportasi Pendukung Angkutan Lebaran 2026
Kemenhub juga mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung untuk angkutan Lebaran 2026, di antaranya transportasi darat dipersiapkan 31 ribu unit bus dengan kapasitas angkut 1,25 juta penumpang. Transportasi laut dipersiapkan 829 unit kapal dengan kapasitas angkut 3,26 juta penumpang, dan prasarana sebanyak 636 pelabuhan laut.
Transportasi penyeberangan dipersiapkan sebanyak 255 unit kapal dengan kapasitas angkut 6,15 juta penumpang dan 770 ribu kendaraan melalui 15 lintas penyeberangan dan 29 pelabuhan. Transportasi udara dipersiapkan 392 unit pesawat (serviceable) dengan 257 bandar udara. Transportasi kereta api dipersiapkan 3.821 unit sarana dengan prasarana sebanyak 668 stasiun.


