Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 7 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sikap RI ‘Normatif’ di Konflik AS-Israel Vs Iran, Strategi Diplomasi atau Tanda Kebingungan?
Internasional

Sikap RI ‘Normatif’ di Konflik AS-Israel Vs Iran, Strategi Diplomasi atau Tanda Kebingungan?

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: Maret 3, 2026 3:48 pm
Adi Briantika
Dusep
Share
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika (Dokumen istimewa)
SHARE

Sikap kehati-hatian pemerintah Indonesia dalam merespons eskalasi militer antara Amerika Serikat- zionis Israel dan Iran menjadi sorotan.

Meski terkesan lamban, Dosen Hubungan Internasional dari Universitas Pelita Harapan Edwin Tambunan berpendapat bahwa Jakarta sebenarnya tidak diam, melainkan tengah menavigasi posisi netralnya melalui pendekatan yang lebih personal.

Dalam pengamatan saya, Indonesia tidaklah diam. Pemerintahan Prabowo sudah memberi respons. Namun, sikap dan posisi Indonesia tidak dinyatakan secara formal dan institusional, melainkan lebih bersifat personal,”

kata Edwin kepada owrite, Selasa, 3 Maret 2026.

Sikap personal tersebut salah satunya terlihat dari tawaran Presiden Prabowo yang bersedia menjadi fasilitator dialog atau mediator bagi pihak berkonflik. Langkah ini sebagai sinyal kuat bahwa Indonesia menolak memihak.

Pernyataan Prabowo yang bersedia menjadi mediator sudah mengindikasikan sikap Indonesia yang tidak mendukung atau pro siapapun, dan posisi pemerintahannya netral dalam urusan perang AS-Israel dan Iran. Tidak mungkinkan menawarkan diri menjadi mediator kalau posisinya tidak netral,”

sambung dia.

Edwin melanjutkan, cuitan Menteri Luar Negeri Sugiono di X hari ini, setelah berbicara lewat telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, juga menjadi indikasi kuat sikap Indonesia. Sugiono tidak berani tegas mengecam dan menyatakan penolakan terhadap serangan AS-Israel.

Pernyataan yang disampaikan sangat normatif, “Indonesia urges all parties to exercise maximum restraint and pursue immediate de-escalation. Respect for international law and the UN Charter must be upheld. Dialogue and diplomacy are the only viable path to regional stability.” 

Edwin menyoroti bahwa pernyataan tersebut sangat normatif. 

Sugiono tidak berani tegas mengecam dan menyatakan penolakan terhadap serangan AS/Israel,”

ujar Edwin. 

Sikap dan posisi yang disampaikan secara personal oleh Prabowo dan Sugiono, bagi Edwin menunjukkan tiga hal:

  1. Lemahnya koordinasi di Kemlu dan kementerian terkait untuk dapat menyatakan posisi Indonesia yang jelas. Patut diduga di dalam pemerintahan sendiri tidak ada sikap yang bulat tentang hal ini.
  2. Prabowo dan jajarannya memang menghadapi kesulitan luar biasa untuk menegaskan posisi Indonesia. Serangan AS/Israel ke Iran persis terjadi tidak lama berselang setelah kesepakatan dengan AS ditandatangani di bawah tajuk yang memuat kata aliansi. Akibatnya, Prabowo tidak bisa “mengkhianati” kesepakatan ini dengan memosisikan Indonesia secara tegas berlawanan dengan AS.
  3. Dengan dua masalah di atas, saat ini pemerintah sepertinya sedang buying time, wait and see, mencermati angin perang akan bertiup ke mana. Apabila sudah agak jelas, baru menyatakan sikap dan posisi secara tegas.

Singkatnya, mengapa belum bersikap? Karena Jakarta memang tidak siap,”

tegas Edwin.

Respons Pemerintah

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Vahd Nabyl berkata pemerintah siap mengambil langkah konkret secara langsung jika para pihak berkonflik menyetujui mediasi.

Bahwa pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, telah resmi menyampaikan kesiapan memfasilitasi dialog guna membantu terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif. Apabila disetujui oleh para pihak, Presiden Republik Indonesia menyatakan kesediaannya untuk bertolak ke Teheran dalam rangka upaya mediasi dan de-eskalasi,”

ucap Vahd kepada owrite.

Hal ini sejalan dengan prinsip Indonesia mengenai pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara, serta tentunya kepatuhan terhadap hukum internasional dan nilai-nilai yang terkandung dalam Piagam PBB.

Kemudian, prioritas utama pemerintah saat ini ialah perlindungan WNI di kawasan Timur Tengah. Sejak awal meningkatnya eskalasi keamanan, Menlu RI telah berkomunikasi secara intensif dengan para Kepala Perwakilan RI di kawasan untuk memastikan langkah-langkah perlindungan yang diperlukan dilakukan secara cepat dan tepat sesuai dinamika di lapangan. 

Imbauan pada seluruh WNI juga dilakukan, untuk memantau informasi resmi dari otoritas setempat dan perwakilan RI, menjaga komunikasi intensif dengan perwakilan setempat, membatasi aktivitas non-esensial dan menunda rencana perjalanan keluar/masuk wilayah terdampak, hingga situasi keamanan dan operasional penerbangan kembali kondusif,”

jelas Vahd.

Eskalasi perang terbuka ini pecah hanya berselang sehari setelah kolapsnya perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran di Jenewa. Pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026, Israel dengan dukungan armada militer Amerika Serikat secara mendadak melancarkan operasi militer gabungan bersandi Lion’s Roar atau Epic Fury.

Gempuran udara dan rudal tersebut secara beruntun menghantam tiga fasilitas nuklir utama Iran termasuk situs Fordo, pangkalan militer, hingga area pusat pemerintahan di Teheran, serta merambah ke beberapa kota vital lainnya seperti Isfahan, Tabriz, dan Qom.

Dampak operasi gabungan ini memukul telak pucuk pimpinan tertinggi Iran. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dinyatakan tewas setelah salah satu gempuran menghancurkan area di dekat kantornya di Teheran, yang seketika membuat Iran menetapkan 40 hari masa berkabung nasional.

Tag:AS-Israel vs Iranberita pilihaniranIsraelKemluPiagam PBBprabowoSerangan ASSugionotimur tengah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Sefruit

Shio Kambing di 2026: Hindari Hal Ini Kalau Gak Mau Capek Sendiri

Shio Kambing 2026 punya tantangan tersembunyi yang bikin energi cepat habis — bukan dari luar, tapi dari kebiasaan sendiri. Mulai dari susah bilang tidak, sering nahan perasaan, hingga terus balik…

By
Salsabillah Irwanda
5 Min Read
Gambar Ilustrasi Jakarta berawan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Kamis 7 Mei 2026, Jakarta Diprediksi Berawan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Kamis, 7 Mei 2026, dilansir dari laman BMKG, wilayah DKI Jakarta akan berawan. Wilayah…

By
Syifa Fauziah
Ivan
1 Min Read
Gedung Sate
Hype

5 Rekomendasi Kuliner Bandung yang Bikin Kamu Balik Lagi

Rekomendasi kuliner Bandung selalu dicari banyak orang yang ingin liburan ke kota dengan julukan Kota Kembang itu. Pasalnya, Bandung merupakan salah satu destinasi favorit warga ibu kota yang ingin menikmati…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
5 Min Read

BERITA LAINNYA

Serangan Rudal dan Dron
Internasional

Iran Bantah Terlibat dalam Serangan Rudal dan Dron ke UEA

Kementrian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan terjadi serangan rudal dan dron…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
14 jam lalu
Petugas tiba di lokasi kejadian penembakan di K Towne Plaza di Carrollton, Texas, 5 Mei. AP-Yonhap
Internasional

Penembakan Beruntun di Koreatown Texas, 2 Tewas dan 3 Terluka

Dua orang tewas dan tiga lainnya terluka dalam aksi penembakan beruntun yang…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
18 jam lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Operasi “Epic Fury” Berakhir, AS Tangguhkan Misi Pengawalan Kapal di Selat Hormuz

Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi mengakhiri operasi militernya terhadap Iran. Tidak hanya…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
18 jam lalu
Gedung Kedutaan Iran di Qatar
Internasional

Konflik Iran-AS: Teheran Tinjau Proposal Damai, Siapkan Jawaban Lewat Pakistan

Pemerintah Iran telah menerima tanggapan Amerika Serikat terhadap proposal 14 poin demi…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up