Penyerang tim nasional Iran, Mehdi Taremi, dikabarkan akan menghentikan karier sepak bolanya untuk bergabung dengan tentara Iran di tengah memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat–Israel.
Laporan media Turki, Haberler, menyebutkan bahwa Taremi yang kini memperkuat klub Yunani, Olympiacos, bersiap meninggalkan klub dan pulang ke negaranya.
Ini adalah momen di mana negara saya sangatlah membutuhkan saya. Saudara saya dan rumah saya berada dalam situasi bahaya, dan saya harus berada di sana,”
kata Taremi dikutip Haberler, Selasa.
Mantan pemain Inter Milan tersebut dikabarkan masih dalam tahap negosiasi untuk mengakhiri kontraknya bersama Olympiacos.
FFIRI Dikabarkan Bujuk Taremi Bertahan
Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) disebut berupaya membujuk striker berusia 33 tahun itu agar tetap melanjutkan kariernya di Yunani, mengingat faktor keamanan di tengah konflik yang semakin memanas.
Sumber media Iran menyebut keputusan akhir tetap berada di tangan Taremi, meski federasi berharap sang pemain tetap fokus pada sepak bola profesionalnya.
Musim ini, eks penyerang FC Porto tersebut tampil impresif. Di Liga Super Yunani, ia mencatatkan 10 gol dan tiga assist dari 16 pertandingan. Sementara di Liga Champions, Taremi mengoleksi dua gol dan dua assist.
Agen Taremi Bantah Isu Gabung Tentara
Kabar yang sempat viral itu akhirnya dibantah oleh agen Taremi, Federico Pastorello, pemilik agensi P&P Sport Management. Pastorello menegaskan bahwa kliennya tetap fokus pada karier profesionalnya di Yunani dan tidak ada rencana bergabung dengan militer Iran.
Ini adalah momen negara saya paling membutuhkan saya. Rakyat (di negara) saya dan tanah air saya dalam bahaya, dan saya harus berada di sana,”
ucap Taremi.
Namun, Pastorello menyatakan bahwa pernyataan yang beredar tidak mencerminkan situasi sebenarnya.
Dalam beberapa jam terakhir, pernyataan yang dikaitkan dengan Mehdi Taremi beredar dan tidak mencerminkan realita yang sebenarnya,”
jelasnya.
Pemain tersebut sepenuhnya fokus pada pekerjaannya di Athena dan jalur profesionalnya, dengan komitmen dan tekad yang kuat.”
Hindari Informasi Tak Akurat
Pastorello juga mengimbau publik untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama di tengah situasi geopolitik yang sensitif.
Di saat yang genting seperti ini, penting untuk menghindari interpretasi di luar konteks atau rekonstruksi yang tidak akurat. Kami percaya pada rasa tanggung jawab dan rasa hormat setiap orang,”
Dengan adanya klarifikasi dari sang agen, spekulasi mengenai Mehdi Taremi meninggalkan sepak bola untuk bergabung dengan tentara Iran sejauh ini belum terbukti benar.
Penyerang andalan Iran tersebut disebut masih berkomitmen penuh membela Olympiacos dan melanjutkan performa positifnya di kompetisi domestik maupun Eropa.
