Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 31 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Soal 24 WNI yang Tertahan di Yordania Akibat Eskalasi Timur Tengah, Ini Penjelasan Kemlu 
Internasional

Soal 24 WNI yang Tertahan di Yordania Akibat Eskalasi Timur Tengah, Ini Penjelasan Kemlu 

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Maret 5, 2026 8:22 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
SHARE

Eskalasi konflik di Timur Tengah setelah serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran memicu pembatalan massal penerbangan internasional di kawasan. Dampaknya merembet pada sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang sedang melakukan perjalanan keagamaan, termasuk rombongan ziarah rohani yang tertahan di Amman, Yordania.

Di tengah situasi tersebut, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia meluruskan informasi yang menyebutkan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amman tidak merespons kondisi WNI yang terjebak di kota tersebut sejak Minggu, 1 Maret 2026.

Isu itu mencuat setelah beredar sebuah video yang diunggah oleh tour leader rombongan ziarah rohani berjumlah 24 orang. Dalam video tersebut, ia mengaku kebingungan setelah penerbangan yang seharusnya membawa rombongan pulang ke Indonesia dibatalkan. Ia juga menyebut telah mencoba menghubungi KBRI Amman, namun tidak mendapat respons.

Menanggapi hal itu, Kemlu RI menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Terkait informasi yang menyatakan perwakilan RI tidak merespons, KBRI Amman menyatakan informasi tersebut tidak benar. Yang meng-upload juga menyampaikan permohonan maaf karena hanya mencoba dengan berbagai cara secara paralel,”

kata Kemlu dalam pernyataan tertulis, Kamis, 5 Maret 2026.

Kemlu menjelaskan bahwa komunikasi antara rombongan WNI dan KBRI telah berlangsung sejak Senin, 2 Maret 2026. Saat itu, rombongan sedang dalam perjalanan dari Petra menuju Amman dan berencana terbang kembali ke Indonesia pada 4 Maret 2026 melalui maskapai Etihad Airways.

KBRI Amman pada Senin sore (2/3) telah menerima komunikasi dengan salah satu rombongan tersebut. Mereka sampaikan bahwa mereka sedang dalam perjalanan pulang dari Petra ke Amman dan akan terbang dengan Etihad (rute Amman – Jakarta) tanggal 4 Maret 2026. Sehubungan dengan situasi banyaknya penerbangan di cancel, mereka sampaikan concern-nya kepada KBRI terkait kepulangan mereka,”

beber Kemlu.

Kemlu menyebut KBRI segera merespons komunikasi itu dengan memberikan sejumlah opsi penerbangan alternatif yang juga telah disampaikan kepada rombongan wisatawan rohani lainnya yang mengalami situasi serupa.

KBRI langsung merespons dan sampaikan opsi penerbangan alternatif yang bisa diambil oleh rombongan tersebut sebagaimana KBRI sampaikan ke rombongan wisatawan rohani lain (yang berbeda), yang juga menghubungi KBRI sebelumnya,”

tegas Kemlu.

Namun, pada Selasa, 3 Maret 2026, rombongan kembali menghubungi KBRI Amman karena penerbangan lain yang mereka pesan juga dibatalkan.

Pada Selasa (3/3), rombongan tersebut kembali menghubungi KBRI dan sampaikan bahwa penerbangan mereka dengan Emirates telah di cancel dan mereka mengaku kesulitan mendapatkan opsi penerbangan alternatif yang disarankan. Mereka meminta Pemerintah Indonesia mengevakuasi mereka. Mereka juga meminta informasi tentang pesawat charter yang available di Yordania,”

ungkap Kemlu RI.

Menanggapi permintaan tersebut, KBRI menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada rencana evakuasi WNI wisatawan yang tertahan di Amman. KBRI juga menanyakan kondisi kesehatan rombongan dan akan membantu fasilitasi obat-obatan sekiranya dibutuhkan.

Kementerian juga memaparkan sejumlah langkah tindak lanjut yang telah dilakukan KBRI Amman. Salah satunya adalah terus memantau kondisi para WNI dan membantu mencari alternatif kepulangan.

Sejauh ini, tercatat sudah ada 27 WNI wisatawan rohani dari rombongan berbeda yang berhasil meninggalkan Yordania melalui penerbangan alternatif via Kairo.

Selain itu, KBRI juga menindaklanjuti permintaan bantuan obat-obatan dari rombongan yang masih tertahan, serta tengah mencari informasi mengenai kemungkinan penyediaan pesawat charter di Yordania. Sebagai bentuk bantuan langsung, KBRI juga menyiapkan konsumsi bagi rombongan tersebut.

Kemlu menjelaskan bahwa penyebab utama para WNI tersebut tertahan di Amman adalah pembatalan mendadak sejumlah penerbangan internasional akibat memburuknya situasi keamanan di Timur Tengah.

Tag:AS-Israel vs IranKBRIKemluPenerbanganWNIYordania
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Sistem Satu Suara Diganti AHWA
By Hardani Triyoga
Pelaksaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur
1
Bos Kasino Batam Suwanda Alias Akau Dijerat Pasal TPPU, Polisi Sita Rp1,04 Miliar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi tersangka dijebloskan ke penjara.
2
Gempa Susulan Flores NTT Tembus 9.278 Kali, BMKG Mulai Petakan Wilayah Rawan
By Dusep Malik
Update gempa susulan di Flores NTT. (Sumber: BMKG)
3
Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil DTSEN
By Natania Longdong
Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya/wsj)
4
Gus Yahya Bantah Prabowo Tolak Dirinya Pimpin PBNU: “Tidak Masuk Akal”
By Natania Longdong
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dalam Sidang Pleno Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Syaiful Arif/wsj)
5

BERITA LAINNYA

Banjir besar landa Nepal.
Internasional

Gletser Runtuh Picu Banjir Maut Terjang Nepal, 669 Tewas dan Ribuan Orang Masih Hilang

Nepal meminta bantuan internasional untuk menangani banjir dahsyat yang menewaskan ratusan orang.…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
13 jam lalu
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
Internasional

Demo Rusuh Jakarta Disorot Media Singapura, CNA Sebut Ujian Besar Prabowo

Kerusuhan yang mewarnai aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis malam, 27 Agustus…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Banjir Bandang di Nepal-China. (Sumber: X)
Internasional

Banjir Bandang Nepal-Tibet: Hampir 900 Wisatawan Masih Hilang

Hampir 900 wisatawan asing masih dinyatakan hilang di Nepal dan wilayah Tibet,…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
3 hari lalu
Banjir Bandang di Nepal-China. (Sumber: X)
Internasional

Banjir Bandang Perbatasan Nepal – China, Kemlu Konfirmasi 45 WNI Dalam Kondisi Aman

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI angkat suara terkait kondisi warga negara Indonesia…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up